M. Ichsan: Tantangan Pendidikan Ind...

Mengangkat topik “Menilai kualitas pendidikan dalam pelayanan publik komparasi Indonesia dan Belanda”, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengenalan Hu...

Grand Opening Mentoring LMAI Hadirk...

Minggu (31/08), Auditorium Unand kembali diramaikan oleh Mahasiswa Baru (Maba) angkatan 2014. Grand Opening Mentoring Unand mewajibkan mereka hadir me...

BI Gandeng Unand Luncurkan Uang Ele...

Melalui kerjasama Bank Indonesia (BI) dan Universitas Andalas (Unand) hari ini, Senin (1/9) e-money resmi diluncurkan. Uang elektronik merupakan progr...

Pelepasan Wisuda UKPM Genta Andalas...

Padang - Meskipun hujan lebat dan listrik mati, tidak membuat  acara Pelepasan Wisuda Genta Andalas (PW GA) tertunda, (30/8). “Acaranya sedikit mol...

Berita

M. Ichsan: Tantangan Pendidikan Indonesia Terletak pada Sistemnya

Mengangkat topik “Menilai kualitas pendidikan dalam pelayanan publik komparasi Indonesia dan Belanda”, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pen...

Aspirasi

Sayang, Plagiarisme di Universitas Andalas Kini Menjadi Tradisi

Oleh: Ria Febrina, S.S., M.Hum.* —Dahulu, namanya menciplak. Kini, namanya copy paste. Pada prins...

Aneka Ragam

Fakta-Fakta Menarik

Fakta-Fakta Menarik di Sekitar Kita : Asam amino yang terdapat pada rambut manusia dapat digunakan dalam industri kecap. Menemukan helaian...

Sastra Budaya

“Si Pahit Lidah” Karya Ramoun Apta: Parodi Malin Kudang

Oleh Ronidin, SS. MA. (Dosen Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Cerita “Malin Kundang” selalu menarik dibicarakan karena tela...

Laporan

Sistem Baru KKN Beratkan Mahasiswa

Unand merupakan salah satu universitas pelopor diadakannya Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) bersama den...

M. Ichsan: Tantangan Pendidikan Indonesia Terletak pada Sistemnya

Mengangkat topik “Menilai kualitas pendidikan dalam pelayanan publik komparasi Indonesia dan Belanda”, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengenalan Hukum Politik (PHP) Unand gelar diskusi publik pada Senin (01/09). Melibatkan pembina PHP, alumni, dan ketua UKM se-Unand, acara yang berlangsung di Ruang Studio lantai 2 PKM menghadirkan Muhammad Ichsan Kabullah sebagai pembicara.

Mengawali diskusi publik, Ichsan membuka diskusi dengan mengutip kata Paolo yakni, ‘pendidikan adalah instrument untuk memfasilitasi untuk integrasi baik secara fisik maupun nilai -nilai. Indonesia terbiasa menerapkan pola pendidikan mulai Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti pola pikir guru. “Di Indonesia dari SD hingga SMA kita terbiasa mengikuti pola pikir guru, berbeda pendapat dianggap lawan sehingga sikap kritis peserta didik terbatas,” terang laki-laki yang menuntaskan S3 di Radboud University Nijmegen, Belanda ini.

Dosen Administrasi Negara Unand ini menambahkan pendidikan tidak hanya mementingkan nilai semata tetapi, esensi dari pendidikan tersebut berdasarkan rasionalitas pikiran. “Pendidikan jika hanya menilai dari administrasi seperti nilai atau IPK belum tentu bisa menilai rasionalitas dari pikiran orang tersebut. Tapi pendidikan itu melahirkan kita sebagai manusia-manusia yang berpikir rasional,” ujarnya.

Muhammad Ichsan  juga menerangkan dunia pendidikan di Belanda yang berorientasi pada job market dengan memetakan peserta didiknya sesuai keahlian dan bakat yang mereka miliki. “Belanda sudah memetakan peserta didiknya memilih jalur sesuai keahlian dan bakat yang mereka miliki, Ada jalur akademik dan tenaga teknis atau terampil,” jelasnya.

Ichsan mengatakan tantangan pendidikan di Indonesia ke depan terletak pada sistem pendidikan tersebut. “Merupakan tantangan terbesar untuk menyamakan persepsi dan komitmen seluruh lapisan masyarakat mengenai sistem pendidikan. Bersama-sama memperbaiki sistem pendidikan Indonesia lebih baik lagi tanpa unsur komersil ataupun kepentingan di dalamnya,” tutupnya. (Fikri, Michel)

.