foto liputan robotik

Kreativitas Melalui Lomba Robotik

Selasa (22/4), Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HMTE) Universitas Andalas mengadakan lomba Robotik di ruang seminar Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) l...

10269448_788794361133346_6073949329469852208_n

PETI di Mata Hukum dan Sosial

 Selasa (22/04), Pusat Studi Manajemen Pembangunan dan Kebijakan Publik mengadakan kuliah umum di Pasca Sarjana Universitas Andalas pukul 10.00 pagi....

Agus Nahkodai Mapala Unand Satu Tah...

Musyawarah Besar (Mubes) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Unand menghasilkan Ketua Umum baru, Agus Dwi Santoso. Terpilihnya Agus Menggantikan Andra, Ke...

IMG_4806i

Peringati Hari Bumi, EnSc Adakan Ta...

Dalam rangka Memperingati hari bumi se-dunia pada  22 April, Environmentalist Student Community (EnSc) mengadakan  penanaman seribu pohon di belakan...

Berita

foto liputan robotik

Kreativitas Melalui Lomba Robotik

Selasa (22/4), Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HMTE) Universitas Andalas mengadakan lomba Robotik di ruang seminar Pusat Kegiatan Mahasis...

Kolom

orde baruuu

PENYAKIT ORDE BARU MENGGOROTI SUMBAR

ARIFKI Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Andalas, Sumatra Barat Seorang pemimpin sejati harus m...

Aneka Ragam

menawatttt

Sukses Menawar Harga, Ini Caranya

Oleh : Desi Marina Bukankah menyenangkan saat kita bisa mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga yang pas di kantong? Banyak pembe...

Sastra & Budaya

orangggg

Wahai Orang yang Lembut Hatinya

Oleh: Fitri Muthmainnah   Wahai orang yang lembut hatinya Aku tiada siapa selain Allah di hatiku Hatiku untuk hamba hanya ber...

Laporan

sfffsfdsfdsfd

Aturan Masih “Abu-Abu”, Keamanan Rumah Kos Dipertanyakan

Fasilitas penyewaan tempat tinggal  seperti kos-kosan dan  kontrakan di  daerah sekitar kampus menjamur. Berdasarkan data rekapitulasi ru...

Kreativitas Melalui Lomba Robotik

foto liputan robotikSelasa (22/4), Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HMTE) Universitas Andalas mengadakan lomba Robotik di ruang seminar Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) lantai 1. Acara yang berlangsung sekitar pukul 11.15 hingga pukul 13.00 WIB ini merupakan salah satu rangkaian acara Pekan Elektro (PE) yang digelar selama sepekan.

Robot yang dilombakan adalah robot yang memiliki dua buah roda dimana masing-masing roda dikontrol oleh motor DC. Robot juga dilengkapi dengan roll on yang dapat bergerak kesegala arah saat motor yang berada pada roda dibelakangnya berputar. Robot memiliki sensor yang dapat membaca logika seperti saat melewati jalur garis putus-putus, terhubung dan bercabang.

Masing-masing robot umumnya ada yang menggunakan PID yang digunakan untuk kontrol sensor sebagai pengatur gelombang. Selain itu ada juga yang menggunakan Fuzzy atau logika kabur serta kombinasi antara PID dan Fuzzy yang disebut Hybrid. “Penggunaan jenis logika tergantung kepada masing-masing peserta. Ada peserta yang berhasil dan ada yang tidak,” ujar Muhammad Salam Farsani, salah satu panitia yang merancang jalur perlintasan untuk lomba.

Lebih lanjut Salam menambahkan umumnya peserta yang berhasil menggunakan metode algoritma. “Umumnya peserta yang berhasil itu karena algoritma. Algoritma adalah metode yang digunakan untuk  mencapai titik akhir,” tambahnya.

Dalam perlombaan ini, robot diberi tantangan dengan perlintasan yang memiliki jalur yang berbeda-beda. Tempat start dan finish baru diberitahukan kepada peserta saat lomba. Disini dituntut kelihaian masing-masing tim untuk memanfaatkan algoritma yang baik. Ada suatu metode yang harus dicari dalam jalur tersebut. “Sebenarnya ada suatu rahasia dalam jalur tersebut, meskipun bentuknya rumit tapi dengan metode yang pas dari hasil analisa programmer yang mengetahui algoritmanya akan membuat robot tetap mencapai finish,” tutur pria yang biasa dipanggil Salam ini.

Pemenang dinilai dari kecepatan robot mencapai finish dengan  menggunakan sistem check point. Jika robot dari salah satu tim mencapai check point pertama lebih dahulu namun masih jauh tertinggal dari robot tim lainnya, maka tim yang berhasil mencapai check point pertama lebih dahulu adalah pemenangnya dengan syarat robot tim lain tersebut belum mencapai check point kedua.

Perlombaan ini diikuti oleh tiga tim yang berasal dari Politeknik Negeri Padang dan Universitas Lancang Kuning. Beberapa tim lainnya akan turut serta dalam perlombaan karena akan diadakannya lomba robot Regional Sumatera pada 15 Mei mendatang.

Lomba yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dan ajang silaturahim antar jurusan yang berhubungan dengan elektronika atau robotik ini, dimenangkan oleh tim Bismillah dari Politeknik Negeri Padang, disusul juara kedua tim dari Universitas Lancang Kuning dan juara ketiga oleh tim Minangkabau dari Politeknik Negeri Padang.

Selain meningkatkan kreativitas, Yazid, Penanggung Jawab acara mengatakan diangkatnya lomba robot ini juga untuk memberikan informasi bahwa Jurusan Teknik Elektro Unand memiliki minat terhadap robotik. Lebih lanjut Yazid berharap agar mahasiswa yang tertarik dengan robot tidak hanya membuat robot untuk dilombakan saja, namun juga dipasarkan. “ Seandainya bisa memproduksi robot dan mengahasilkan keuntungan seperti untuk mainan anak-anak itu lebih bagus,” ujar mahasiswa asal Pekanbaru ini mengakhiri. (Yuni, Fiza)