POLEMIK UKT UNAND

Oleh : Desatmi*

Uang Kuliah Tunggal, kata ini menjadi trending topic bagi segelintir mahasiswa Unand. UKT ini merupakan kebijakan baru yang akan segera diterapkan pada tahun ajaran mendatang. Minimnya sosialisasi mengenai hal ini ditambah lagi kurangnya rasa ingin tahu sebagian besar mahasiswa dengan masalah ini, menyebabkan UKT menjadi suatu kebijakan yang ambigu.

Sebagian kalangan menilai bahwasannya UKT ini merupakan suatu kebijakan yang terkesan terburu-buru dan dipaksakan. Suatu hal yang disayangkan karena mahasiswa tidak dilibatkan dalam program proses pengambilan keputusan diberlakukannya UKT tersebut, bahkan sosialisinya pun juga dinilai terlambat.

Sekarang, apa itu UKT? Berdasarkan penjelasan rektor Universitas Andalas pada saat sosialisasi UKT yang diselenggarakan beberapa waktu lalu,  UKT merupakan proses pembayaran biaya pendidikan berdasarkan ongkos aktivitas yang harus dikeluarkan untuk setiap mahasiswa di masing-masing program studi selama delapan semester atau yang disebut dengan cost activity base.

Namun UKT sendiri juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Terdapatnya beberapa hal dan permasalahan yang akan muncul, seiring jika UKT ini tetap diberlakukan, seperti diantaranya bagaimana jika seorang mahasiswa yang masa studinya melebihi delapan semester, seperti yang telah di tetapkan dalam ketentuan UKT. Bukankah dengan diberlakukannya UKT akan menimbulkan kecurangan dan pemalsuan keterangan pendapatan perekonomian orang tua pada mahasiswa baru, karena adanya pelevelan dalam proses pembayaran UKT, seperti berpedoman pada proses pendataan penerima beasiswa bidik misi.

Namun dibalik kekurangan dari kebijakan tersebut, UKT juga memiliki beberapa kelebihan yang nantinya juga akan dapat menguntungkan berbagai pihak. Mahasiswa tidak akan dikenakan lagi pungutan biaya lain selain dari pembayaran yang berada dalam ketentuan UKT yang telah ada. Mahasiwa dan orang tua mahasiswa juga akan mendapatkan gambaran beserta kejelasan mengenai biaya-biaya yang akan dikeluarkan sampai akhir dari masa studi mahasiswa tersebut. Mahasiswa dan orang tua juga dapat memilih program studi, fakultas dan perguruan tinggi yang mereka inginkan dan minati berdasarkan kemampuan financial dari orang tua mahasiswa itu sendiri. Selain itu, dampak positif dari UKT ini sendiri adalah, bahwasanya mahasiswa tidak akan dipusingkan lagi akan segala bentuk urusan administrasi dan keuangan yang cenderung menyulitkan.

Namun dibalik itu semua, masih terdapat beberapa permasalahan yang berasal dari kelemahan UKT itu sendiri, seperti tidak adanya sosialisasi dan informasi yang jelas kepada siswa ataupun orang tua siswa kelas XII sekolah menengah atas atau sederajat. Sedangkan mereka adalah sasaran utama yang akan dikenakan kebijakan ini. Seperti apa itu UKT, bagaimana bentuk-bentuk penerapannya, sementara kebijakan yang tergolong ambigu ini sudah final akan diterapkan per agustus 2013 mendatang.

Menyikapi keadaan dan permasalahan yang cukup rumit ini, alangkah lebih bijaksananya jika kita para civitas akademika dari kampus hijau ini mencoba untuk selalu saling bahu membahu dalam mengatasi persoalan tersebut, salah satu bentuk tawaran yang dirasa perlu adalah dengan tetap menerima dan menjalankan kebijakan pemberlakuan UKT tersebut dengan syarat harus adanya transparansi yang jelas dari setiap program studi kepada mahasiswa yang ada di lingkup program studi tersebut. Diharapkan transparansi dan sosialisasi ini dapat dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap trustment antara mahasiswa dan para pembuat kebijakan, sehingga dapat meminimalisir adanya asumsi-asumsi negativ dan kecurigaan yang berlebihan kepada sipembuat kebijakan.

*Penulis adalah peneliti muda UKM Penalaran Unand

Fakultas Teknologi Pertanian

Angkatan 2011

2 comments on “POLEMIK UKT UNAND

  1. desatmi says:

    Alhamdulillah ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>