• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, 11 Maret 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Inkonsistensi Kebijakan Warnai 200 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran

oleh Redaksi
9 Mei 2025, 21:17 WIB
Ilustrasi/ Asyani Rahayu Simantupang

Ilustrasi/ Asyani Rahayu Simantupang

ShareShareShareShare
Ilustrasi/ Asyani Rahayu Simantupang

Oleh: Asyani Rahayu Simatupang 

Memasuki 200 hari masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hasil evaluasi yang dilakukan oleh The Indonesian Institute (TII) menunjukkan sejumlah catatan serius terhadap kinerja pemerintah, khususnya dalam hal konsistensi kebijakan dan partisipasi publik. Penilaian ini dilakukan melalui pendekatan metode campuran, yaitu gabungan antara penilaian kuantitatif berupa skor dan analisis kualitatif yang didasarkan pada riset pustaka serta wawancara mendalam dengan para akademisi, pengamat, pelaku usaha, hingga aktivis kebijakan publik. Lima indikator utama yang menjadi dasar penilaian tersebut adalah Key Performance Indicator (KPI), konsistensi kebijakan, kolaborasi lintas sektor, partisipasi publik, dan komunikasi publik. Dari lima indikator itu, dua di antaranya mencatat skor terendah, yaitu konsistensi kebijakan sebesar 44,27 persen dan partisipasi publik sebesar 42,71 persen.

Menurut Direktur Eksekutif TII, Adinda Tenriangke Muchtar, banyak kebijakan pemerintah dinilai tidak konsisten, cenderung berubah-ubah mengikuti tekanan publik, bersifat seremonial, dan kerap tidak dilandasi strategi jangka panjang yang jelas. Contoh yang disorot adalah kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen serta kebijakan impor mobil listrik yang dinilai inkonsisten dan minim kajian data. Di sisi lain, pemerintah justru dinilai mengambil langkah-langkah yang bertentangan dengan prinsip efisiensi yang mereka gembar-gemborkan sendiri, seperti penunjukan figur publik sebagai staf khusus di kementerian maupun pembentukan berbagai satuan tugas baru yang berimplikasi pada penambahan beban anggaran negara.

Baca Juga  Unand Laksanakan Tes Kesehatan untuk Mahasiswa SNMPTN 2022

Selain itu, partisipasi publik dalam proses perumusan kebijakan juga dinilai sangat minim. Keterlibatan masyarakat hanya bersifat formalitas dan tidak benar-benar mencerminkan proses deliberatif yang inklusif. Pemerintah lebih sering bersikap reaktif ketimbang proaktif dalam melibatkan masyarakat sejak awal pembahasan kebijakan. Pelibatan kelompok rentan seperti masyarakat adat, penyandang disabilitas, perempuan, lansia, maupun kelompok ekonomi bawah sangat terbatas. Beberapa kebijakan yang disorot karena minim partisipasi adalah pembentukan Badan Pengelola Investasi Danantara, program Makan Bergizi Gratis, serta revisi Undang-Undang TNI.

Baca Juga  PIMNAS 2021: Unand Raih Juara Favorit dan Penghargaan Setara Emas

Sementara itu, indikator lain seperti kolaborasi lintas sektor mendapat skor 55,73 persen, KPI sebesar 60,94 persen, dan komunikasi publik mencatat skor tertinggi yaitu 77,60 persen. Meski secara umum rapor pemerintah masih dinilai lemah, terdapat beberapa catatan positif, seperti langkah Kementerian Kesehatan dalam membangun kebijakan berbasis data. Beberapa kebijakan Kemenkes yang diapresiasi adalah pemerataan layanan kesehatan, deteksi dini penyakit tidak menular, serta penanggulangan penyakit seperti TBC.

Kendati demikian, Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 5 Mei 2025 mengklaim bahwa kinerja pemerintahannya berjalan baik dan timnya bekerja secara kompak. Pemerintah berencana meluncurkan 53 Sekolah Rakyat dan melanjutkan berbagai program subsidi. Total anggaran subsidi saat ini mencapai sekitar Rp500 triliun per tahun, belum termasuk program Makan Bergizi Gratis yang ditargetkan menyerap dana hingga Rp170 triliun pada akhir 2025.

Penulis merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas 

Editor: Nurul Ilmi Ramadhani 

BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

Rusak dan Kerap Banjir, MNB FIB UNAND Ganggu Kegiatan Seni Mahasiswa

8 Maret 2026, 12:28 WIB
Ketua Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Andalas menandatangani Surat Keputusan (SK) di hadapan Rektor dalam prosesi pelantikan kepengurusan Ormawa di Universitas Andalas, Kamis (5/3/2026) (Genta Andalas/Pitri Yani).

Pengurus Ormawa Universitas Andalas Resmi Dilantik

6 Maret 2026, 22:44 WIB
Mahasiswa menyampaikan orasi dan tuntutan dalam aksi Benahi Institusi Polri di depan Kantor Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Rabu (4/3/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

Seruan Aksi Mahasiswa, Tuntut Pembenahan Polri di Sumatera Barat

4 Maret 2026, 23:48 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

Terekam CCTV, Mahasiswa UNAND Curi Motor Teman Sekamar Demi Pasang Kawat Gigi

3 Maret 2026, 15:41 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

UNAND Targetkan Buka Prodi Kedokteran Hewan

1 Maret 2026, 19:59 WIB
(Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah)

FIB Unand Wacanakan Konversi SKS bagi Ketua BEM Terpilih

28 Februari 2026, 21:36 WIB

TERPOPULER

  • (Ilustrasi/Tantri Pramudita)

    Terekam CCTV, Mahasiswa UNAND Curi Motor Teman Sekamar Demi Pasang Kawat Gigi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Seruan Aksi Mahasiswa, Tuntut Pembenahan Polri di Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pengurus Ormawa Universitas Andalas Resmi Dilantik

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rusak dan Kerap Banjir, MNB FIB UNAND Ganggu Kegiatan Seni Mahasiswa

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • UNAND Targetkan Buka Prodi Kedokteran Hewan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak