• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, 29 April 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Terekam CCTV, Mahasiswa UNAND Curi Motor Teman Sekamar Demi Pasang Kawat Gigi

oleh Redaksi
3 Maret 2026, 15:41 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com – Seorang mahasiswa Universitas Andalas (UNAND) diduga mencuri sepeda motor milik teman sekamarnya sendiri di asrama kampus pada Kamis (19/2/2026). Aksi tersebut terungkap setelah pihak keamanan kampus memantau rekaman CCTV dan melakukan interogasi bersama kepolisian. Kasus ini sempat ditangani aparat sebelum akhirnya diselesaikan melalui mediasi internal.

Korban, berinisial E, menyadari sepeda motornya hilang usai menyelesaikan perkuliahan sekitar pukul 14.30 WIB. Ia sempat mencari kendaraannya di sekitar area parkir Gedung I namun tidak membuahkan hasil. Setelah itu, ia melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan kampus.

“Setelah dicari satpam di sekitar Gedung I tapi tidak ada, kami langsung dibawa ke pos di rektorat untuk melihat CCTV yang ada di dekat parkiran,” ungkap E saat diwawancarai Genta Andalas Sabtu (28/2/2026). Dari rekaman CCTV tersebut, korban mulai mencurigai seseorang yang dikenalnya dari helm yang digunakan pelaku. Kecurigaan itu muncul karena helm yang terlihat di CCTV terasa familiar baginya.

“Sebenarnya setelah lihat CCTV itu, aku langsung kepikiran sama satu orang karena helm yang dia pakai familiar,” tambahnya. Kecurigaan itu semakin kuat ketika pada malam hari terduga pelaku kembali ke kamar dengan membawa helm yang sama seperti yang terekam CCTV. Terduga pelaku diketahui merupakan mahasiswa UNAND sekaligus teman sekamar korban.

“Helmnya langsung aku foto dan kukirim sebagai barang bukti,” ujar E. Foto tersebut kemudian dijadikan dasar laporan lanjutan kepada pihak keamanan kampus. Pihak keamanan pun segera menindaklanjuti laporan tersebut pada malam yang sama.

Kepala Satpam UNAND, Asril, mengatakan pihaknya awalnya mengedepankan pendekatan persuasif agar kasus dapat diselesaikan secara internal. Terduga pelaku dipanggil pada malam (19/2/2026) untuk dimintai keterangan. Namun, pada tahap awal tersebut pelaku belum mengakui perbuatannya.

Baca Juga  Revisi Peraturan Rektor, UNAND Bakal Tak Wajibkan Skripsi Jadi Tugas Akhir

“Malamnya kita panggil, kita bujuk supaya ngaku biar bisa diselesaikan secara internal secara kekeluargaan saja, tidak perlu diserahkan ke polisi. Tapi malam itu dia belum mau ngaku,” jelas Asril saat diwawancarai pada Rabu (25/2/2026). Karena terduga pelaku mengelak, pihak keamanan kembali memantau rekaman CCTV asrama pada (20/2/2026). Pemantauan ulang dilakukan untuk memastikan keterlibatan pelaku dalam kejadian tersebut.

Dari hasil pemantauan ulang, terlihat terduga pelaku berada di kawasan asrama sebelum dan saat kejadian berlangsung. Asril menjelaskan bahwa pelaku tidak merusak kendaraan karena menggunakan kunci yang telah diduplikat sebelumnya. Tindakan tersebut dinilai sebagai aksi yang telah direncanakan.

“Pelaku menggunakan kunci yang sudah diduplikat. Kunci tersebut diduplikat saat korban ketiduran usai sahur. Jadi dia tinggal membawa kabur motor tersebut tanpa merusak stang. Tindakan ini memang sudah terencana,” tegas Asril.

Berdasarkan bukti tersebut, pihak kepolisian dari Polsek setempat melakukan interogasi lebih lanjut terhadap terduga pelaku. Dalam proses itu, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. Menurut keterangan korban, hasil penjualan motor digunakan untuk kepentingan pribadi pelaku. “Uang dari jual motor itu digunakan sama dia untuk periksa gigi dan DP (Uang Muka) pemasangan behel,” tutur E.

Selain sepeda motor, pelaku juga diketahui mengambil dompet korban yang berisi STNK dan kartu ATM. Sebelumnya, pelaku juga pernah mengambil uang tunai Rp200.000 milik korban. Dompet tersebut akhirnya ditemukan kembali di area parkir, namun kartu ATM korban telah hilang. Kasus ini sempat ditangani oleh kepolisian sebelum akhirnya korban mencabut laporannya. Penyelesaian kemudian dilakukan melalui mediasi secara internal.

Baca Juga  BEM KM Desak Evaluasi 4 Tahun PTN-BH yang Dinilai Gagal

Mediasi dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) dengan melibatkan keluarga korban, keluarga pelaku, serta pihak fakultas. Dalam kesepakatan tersebut, pelaku diwajibkan bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan. Motor korban dikembalikan sebagai bagian dari tanggung jawab tersebut.

“Hasil akhir diselesaikan dengan cara internal. Pihak pelaku wajib bertanggung jawab atas tindakan dan kerugian yang ditimbulkan (mengembalikan motor),” ujar E. Korban juga menyebut mediasi tersebut turut dihadiri langsung oleh dekan fakultas.

Terkait status pelaku di asrama, pihak asrama UNAND menyatakan kepada korban bahwa pelaku kemungkinan akan dipindahkan dan tidak lagi sekamar dengannya jika kembali berkuliah. Saat ini, pelaku dikabarkan masih berada di kantor polisi dan akan dibawa pulang oleh keluarganya. Informasi tersebut diperoleh korban dari pihak asrama.

Peristiwa ini meninggalkan dampak psikologis bagi korban yang mengaku menjadi lebih waspada setelah kejadian tersebut. Ia menyatakan tidak ingin lagi satu kamar dengan orang lain untuk sementara waktu. Korban juga mengingatkan mahasiswa lain agar lebih berhati-hati menjaga barang pribadi.

“Mungkin karena kejadian ini aku jadi lebih waspada dan tidak mau satu kamar lagi dengan orang lain. Pesan saya untuk mahasiswa lain, barang selalu dijaga dan jangan terlalu percaya sama orang, belum tentu orang itu akan baik juga ke kita,” tutupnya.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak keamanan UNAND mengimbau mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang bulan Ramadan yang dinilai rawan aksi pencurian. Mahasiswa diminta selalu menggunakan kunci ganda pada kendaraannya sebagai langkah pencegahan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Reporter: Nabila Ramadhani dan Tantri Pramudita 

Editor: Auryn Dzakirah

Tag: Genta AndalasMahasiswaPencurianUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Kebijakan Negara Dinilai Picu Ekstraktivisme dan Ketimpangan Lingkungan

29 April 2026, 09:54 WIB
Suasana diskusi peserta pada gelaran acara Temankita Leadership Summit 2026 di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Minggu (26/4/2026) (Pitri Yani)

LEADSUM TemanKita 2026 Satukan Pemimpin Organisasi Mahasiswa Sumbar

26 April 2026, 23:22 WIB
Suasana salah satu boots beasiswa fair 2026 yang dipadati oleh mahasiswa di Convention Hall, Universitas andalas, pada Kamis (23/4/2026) (Tantri Pramudita)

Beasiswa Fair UNAND Dorong Mahasiswa Coba dan Siap Bersaing

24 April 2026, 00:51 WIB
Suasana pameran FRAGTION oleh UKM Sinematografi di Lapau Bakawan, Tarandam, Kota Padang, Rabu (22/4/2026) (Ulya Nur Fadillah)

UKM Sinematografi UNAND Gelar Pameran FRAGTION Bertajuk “People of Many Roles”

23 April 2026, 20:51 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

UTBK UNAND Terapkan Sistem Baru, Celah Kecurangan Diperketat

22 April 2026, 00:42 WIB
Suasana Forum Transisi Energi Sumatera Barat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Rabu (15/4/2026) (Tantri Pramudita)

Transisi Energi Sumbar Disorot, Regulasi dan Keadilan Manfaat Dipertanyakan

15 April 2026, 22:23 WIB

Populer

  • Kondisi kamar kos penemuan jenazah mahasiswa PNP di Jalan Jawa Gadut, Kecamatan Pauh, Padang pada Sabtu (11/4/2026) (Nasywa Luthfiyyah Edfa)

    Tak Ada Pertanda, Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kamar Kos

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Buntut Postingan Presiden Pakak, Andre Rosiade Hadiri Forum Diskusi BEM KM UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 10.391 Peserta Laksanakan UTBK 2025 di Universitas Andalas

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 128 Kampus Putuskan Walk Out, Munas BEM SI XIV Tetap Lanjut

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Transisi Energi Sumbar Disorot, Regulasi dan Keadilan Manfaat Dipertanyakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Forum Evaluasi BEM KM UNAND Memanas, Mahasiswa Desak Transparansi dan Inklusivitas

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Sumbang Duo Baleh, Kode Etik dalam Kebudayaan Minangkabau

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Nasionalisme Mahasiswa yang Mulai Terkikis

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak