Padang, gentandalas.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sinematografi Universitas Andalas (UNAND) kembali menunjukkan eksistensinya di dunia kreatif dengan menggelar pameran foto bertajuk FRAGTION (Fragment Exhibition). Acara yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) ini dipusatkan di Lapau Bakawan, kawasan Tarandam, Kota Padang, yang dijadikan ruang pameran. Pada tahun ini, para sineas muda tersebut mengangkat tema “People of Many Roles”, sebuah narasi visual yang menyoroti kehidupan individu yang memiliki berbagai pekerjaan atau peran ganda dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Ketua Pelaksana Pameran, Kevin, menyatakan bahwa agenda tahunan ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah ruang refleksi bagi masyarakat urban. Ia menegaskan bahwa melalui lensa kamera, para anggota UKM ingin menangkap esensi dari perjuangan manusia modern yang sering kali terjebak dalam ekspektasi sosial yang beragam.
Secara konseptual, pemilihan kata “Fragment” merujuk pada potongan atau bagian kecil dari suatu kesatuan yang jauh lebih besar. Tema “People of Many Roles” ingin menegaskan bahwa keberagaman peran tersebut bukanlah sesuatu yang harus dipandang sebagai keterpecahan, melainkan proses pembentukan identitas yang terus berkembang secara organik.
Salah satu daya tarik utama dalam pameran ini adalah keberadaan instalasi seni di titik sentral ruangan. Kevin menjelaskan terdapat patung setengah badan berjas formal yang terbelit ribuan benang tipis sebagai simbol keterikatan pada aturan sosial. “Tak hanya menyajikan berbagai foto pameran, di tengah ruangan juga ada patung setengah badan yang memakai jas yang terjerat benang-benang tipis ke tulisan suatu peran,” jelas Kevin.
Kehadiran pameran ini pun mendapat apresiasi positif dari pengunjung. H, salah seorang pengunjung, mengungkapkan ketertarikannya karena isu yang diangkat terasa sangat personal. “Menurut saya pameran foto kali ini membawakan isu sosial yang sangat dekat dengan kita, khususnya di kalangan mahasiswa di mana sangat relevan dengan yang terjadi di sekitar. People Of Many Roles ini menurut saya mewakilkan dari beberapa kalangan kecil yang harus memiliki banyak kegiatan atau peran yang kita tau hanya satu orang melakukannya. Dan di pameran ini juga pengunjung dapat melihat lebih jauh ternyata banyak alasan-alasan seseorang memiliki banyak peran di kehidupannya,” ujar H saat diwawancarai pada Rabu (22/4/2026).
Mengenai kualitas karya yang ditampilkan, H memberikan kesan yang impresif terhadap estetika visual pameran. “Foto-fotonya menarik sih, banyak variasi dari peran yang ada juga, serta pengambilannya yang cukup bagus membuat foto ini tidak hanya sekadar foto dokumentasi biasa melainkan ada estetik visual juga. Mungkin bisa lebih dieksplore juga banyak foto dan lebih menyampaikan makna pesan dari fotonya,” tambahnya.
Meskipun lokasi acara di Lapau Bakawan dirasa sedikit jauh oleh H, ia tetap merasa tempat tersebut “cukup nyaman” untuk menikmati setiap karya yang dipajang. Ketika diminta mendeskripsikan pameran ini dalam satu kata, H memilih kata “Menarik”. Menurutnya, sangat jarang ada pameran fotografi yang berfokus pada narasi sosial yang kuat. “Jujur menarik sih pameran kali ini, dikarenakan cukup sedikit pameran khususnya fotografi yang membahas isu sosial dan membuat fotonya lebih bercerita,” tuturnya.
”Pameran Andalas Sinematografi merupakan sebuah agenda yang bertujuan untuk menampilkan karya, kreativitas, serta wadah apresiasi dan pengembangan minat di bidang sinematografi dan produksi karya visual,” lanjut Kevin. Ia juga menambahkan bahwa pada malam hari akan diadakan sesi talk show bersama praktisi profesional, Rafdi Rahmadi, untuk memperdalam pengetahuan pengunjung di bidang fotografi.
Dengan rangkaian acara yang komprehensif ini, FRAGTION mengundang setiap pengunjung untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan menyadari bahwa setiap individu adalah sosok yang jauh lebih luas dan mendalam daripada sekadar satu peran yang tampak di mata dunia.
Reporter: Nabila Ramadhani dan Ulya Nur Fadillah
Editor: Nasywa Luthfiyyah Edfa







