• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, 29 April 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Rusak dan Kerap Banjir, MNB FIB UNAND Ganggu Kegiatan Seni Mahasiswa

oleh Redaksi
8 Maret 2026, 12:28 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com – Kondisi Medan Nan Balindung (MNB) di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB UNAND) kembali menuai sorotan. Hal ini dikarenakan kondisi fasilitas tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai ruang untuk pertunjukan seni bagi mahasiswa, terutama saat hujan deras. Sejumlah mahasiswa dan dosen menyebut kerusakan pada bangunan tersebut kerap mengganggu kegiatan latihan maupun pertunjukan seni mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa dan dosen sudah sering mengeluhkan kondisi MNB yang sering mengalami kerusakan, seperti kebocoran dan banjir sehingga mengganggu kegiatan latihan ataupun pertunjukan seni mahasiswa. Kondisi tersebut membuat kegiatan seni yang seharusnya menjadi bagian dari proses pembelajaran di FIB tidak dapat berjalan optimal. Beberapa kegiatan bahkan harus disesuaikan dengan kondisi cuaca.

Salah seorang dosen Jurusan Sastra Indonesia, Syafril, menyebutkan bahwa MNB pada awalnya memang disediakan sebagai fasilitas pertunjukan bagi mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya. Menurutnya, hampir seluruh jurusan yang ada di FIB membutuhkan ruang pertunjukan untuk menunjang kegiatan perkuliahan yang berkaitan dengan seni dan performa. “MNB itu diperuntukkan sebagai fasilitas pertunjukan terutama teater. Hampir setiap mata kuliah di jurusan FIB memerlukan pertunjukan,” ujarnya saat diwawancarai Genta Andalas pada (23/2/2026).

Namun, kondisi bangunan yang tidak terjaga membuat kegiatan yang ada sering terhambat. Syafril mengatakan bahwa atap bangunan kerap bocor ketika hujan, sementara saat cuaca panas mahasiswa harus berlatih dalam kondisi yang sangat terik. Situasi tersebut dinilai tidak mendukung kegiatan seni yang membutuhkan kenyamanan ruang. “Kalau hujan, mahasiswa akan kehujanan saat akan pentas. Kalau panas, mahasiswa juga kepanasan saat latihan,” katanya.

Syafril juga menyebutkan bahwa sebelumnya sudah ada rencana renovasi MNB dengan anggaran Rp125 juta. Ia mengaku sempat diminta menyampaikan masukan mengenai bagian-bagian bangunan yang perlu diperbaiki. Namun hingga kini, rencana tersebut belum juga terealisasikan. “Sejak dana itu habis, saya tidak tahu lagi kelanjutannya. Kita tetap menggunakan MNB karena memang hanya itu yang ada,” ujarnya.

Baca Juga  Tuntut Kejelasan Gaji, CS Unand Adakan Aksi di Depan Rektorat

Imbas dari kondisi tersebut, beberapa jurusan terpaksa harus memindahkan kegiatan pertunjukan ke tempat lain dengan menyewa lokasi di luar kampus. Hal ini tentu menambah beban biaya bagi mahasiswa maupun pihak jurusan. Selain itu, pemindahan lokasi juga membuat kegiatan tidak lagi berlangsung di ruang yang dirancang khusus untuk pertunjukan seni.

Salah seorang mahasiswa FIB berinisial PE turut menyampaikan pengalamannya selama mengikuti latihan maupun tampil di MNB. Ia mengatakan bahwa pada awalnya dirinya merasa arsitektur MNB cukup baik dan mampu menampung banyak penonton. Namun ketika digunakan secara langsung, kondisi bangunan justru menimbulkan kekhawatiran, terutama saat hujan.

“Pada mulanya, saya senang karena melihat tempat yang diperuntukkan benar-benar untuk penampilan dan arsitektur yang bagus untuk menampung banyak pihak. Tetapi ketika sudah menjalankan aktivitas, saya merasa sangat hati-hati, terlebih ketika hujan. Atap dari kejauhan tampak gagah, tapi saat didekati rapuh sekali. Lubang di mana-mana, menyebabkan kebocoran di tempat duduk MNB,” ujar PE saat diwawancarai Genta Andalas (24/2/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi lantai yang retak dan licin sering kali membahayakan para penampil. Menurutnya, salah satu rekannya bahkan sempat tergelincir saat pertunjukan berlangsung di tengah hujan deras dan genangan air di area depan panggung. Situasi tersebut menunjukkan bahwa kondisi bangunan tidak hanya mengganggu kegiatan seni, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan mahasiswa.

Baca Juga  Unit Kegiatan Seni UNAND Angkat Tema Kesehatan Mental di Malam Sejuta Harapan ke-XXI

“Lantainya penuh retakan semen dan menjadi sangat licin ketika hujan karena lumut di atasnya. Rekan saya waktu itu tergelincir saat penampilan sedang berlangsung di hadapan penonton yang banyak. Apalagi kondisi saat itu hujan deras dan bagian depan MNB banjir semata kaki. Sangat membahayakan,” lanjutnya.

Menanggapi keluhan dosen dan mahasiswa tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Ike Revita menyampaikan bahwa pihak fakultas saat ini tengah berupaya mencari sponsor atau donatur untuk memperbaiki fasilitas MNB. Menurutnya, fakultas telah menyiapkan konsep bangunan MNB yang lebih representatif sebagai bagian dari upaya menarik dukungan pendanaan dari pihak luar. “Saat ini kita sedang mencoba mencari sponsor atau donatur karena kalau kita harapkan dari kita maka tidak cukup. Kita sudah melakukan secara bertahap apa hal-hal yang perlu disiapkan untuk menggait dana dari donatur, bahkan sudah ada gambar MNB yang lebih representatif,” ujarnya saat diwawancarai Genta Andalas pada (27/2/2026).

Ia menambahkan bahwa penggunaan dana negara untuk renovasi bangunan memerlukan proses administrasi yang cukup panjang. Meski demikian, pihak fakultas tetap berupaya agar fasilitas tersebut dapat diperbaiki sehingga mahasiswa memiliki ruang yang layak untuk berkegiatan. “Kalau memakai uang negara ada proses dan aturan panjang. Tetapi bagaimanapun juga FIB ini bagian dari UNAND. Ketika FIB tidak bagus maka UNAND juga tidak bagus. Karena itu kita tetap berikhtiar supaya MNB bisa lebih representatif sehingga mahasiswa nyaman beraktivitas di situ,” tutupnya.

Reporter: Nasywa Luthfiyyah Edfa dan Pitri Yani

Editor: Auryn Dzakirah

Tag: fasilitasFIBGenta AndalasUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Kebijakan Negara Dinilai Picu Ekstraktivisme dan Ketimpangan Lingkungan

29 April 2026, 09:54 WIB
Suasana diskusi peserta pada gelaran acara Temankita Leadership Summit 2026 di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Minggu (26/4/2026) (Pitri Yani)

LEADSUM TemanKita 2026 Satukan Pemimpin Organisasi Mahasiswa Sumbar

26 April 2026, 23:22 WIB
Suasana salah satu boots beasiswa fair 2026 yang dipadati oleh mahasiswa di Convention Hall, Universitas andalas, pada Kamis (23/4/2026) (Tantri Pramudita)

Beasiswa Fair UNAND Dorong Mahasiswa Coba dan Siap Bersaing

24 April 2026, 00:51 WIB
Suasana pameran FRAGTION oleh UKM Sinematografi di Lapau Bakawan, Tarandam, Kota Padang, Rabu (22/4/2026) (Ulya Nur Fadillah)

UKM Sinematografi UNAND Gelar Pameran FRAGTION Bertajuk “People of Many Roles”

23 April 2026, 20:51 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

UTBK UNAND Terapkan Sistem Baru, Celah Kecurangan Diperketat

22 April 2026, 00:42 WIB
Suasana Forum Transisi Energi Sumatera Barat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Rabu (15/4/2026) (Tantri Pramudita)

Transisi Energi Sumbar Disorot, Regulasi dan Keadilan Manfaat Dipertanyakan

15 April 2026, 22:23 WIB

Populer

  • Kondisi kamar kos penemuan jenazah mahasiswa PNP di Jalan Jawa Gadut, Kecamatan Pauh, Padang pada Sabtu (11/4/2026) (Nasywa Luthfiyyah Edfa)

    Tak Ada Pertanda, Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kamar Kos

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Buntut Postingan Presiden Pakak, Andre Rosiade Hadiri Forum Diskusi BEM KM UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 10.391 Peserta Laksanakan UTBK 2025 di Universitas Andalas

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 128 Kampus Putuskan Walk Out, Munas BEM SI XIV Tetap Lanjut

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Transisi Energi Sumbar Disorot, Regulasi dan Keadilan Manfaat Dipertanyakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Forum Evaluasi BEM KM UNAND Memanas, Mahasiswa Desak Transparansi dan Inklusivitas

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Sumbang Duo Baleh, Kode Etik dalam Kebudayaan Minangkabau

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Nasionalisme Mahasiswa yang Mulai Terkikis

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak