• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 7 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Datangkan Pakar Hukum “Dirty Vote,” Ratusan Mahasiswa UNAND Antusias Ikuti Diskusi dan Bedah Film

oleh Redaksi
Jumat, 1 Maret 2024, 00:26 WIB
Sesi Diskusi dan Bedah Film Dirty Vote di Gedung Serbaguna Fakultas Hukum Universitas Andalas, pada Kamis, (29/2/2024). (Genta Andalas/ Zulkifli Ramadhani).

Sesi Diskusi dan Bedah Film Dirty Vote di Gedung Serbaguna Fakultas Hukum Universitas Andalas, pada Kamis, (29/2/2024). (Genta Andalas/ Zulkifli Ramadhani).

ShareShareShareShare
Sesi Diskusi dan Bedah Film Dirty Vote di Gedung Serbaguna Fakultas Hukum Universitas Andalas, pada Kamis, (29/2/2024). (Genta Andalas/ Zulkifli Ramadhani).

Padang Gentaandalas.com-Ratusan mahasiswa memadati Gedung Serbaguna Fakultas Hukum Unversitas Andalas (UNAND) dalam diskusi publik dan bedah film Dirty Vote bersama sutradara dan para pakar hukum di dalam film, pada Kamis (29/2/2024). Acara nonton bersama dan diskusi publik serta bedah film bertajuk “Dirty Vote” diinisiasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik (UKM PHP) UNAND bersama Pusat Studi Konstitusi (PUSAKO) Fakultas Hukum UNAND.

Ketua Umum UKM PHP UNAND, Habli Alhakki mengatakan bahwa diskusi film Dirty Vote dilaksanakan guna mahasiswa mendapatkan pendidikan politik dan hukum serta memberikan pencerahan terkait substansi yang ada pada film. “Agar mahasiswa UNAND dapat pendidikan politik dan hukum, lalu agar substansi film tersampaikan dengan baik pada mahasiswa,” ujar Habli saat diwawancarai Genta Andalas pada kamis (29/2/2024).

Baca Juga  UNAND Resmi Lepas Mahasiswa KKN Kebencanaan ke Dua Lokasi Terdampak

Salah seorang pakar hukum dosen STHI Jentera, Bivitri Susanti mengatakan bahwa pendidikan politik pada masyarakat Indonesia masih sangat kurang sehingga dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh pihak- pihak tertentu untuk melancarkan tujuan politiknya.

“Kondisi politik Indonesia saat ini, pendidikan politik sangat kurang dan itu dimanfaatkan tokoh-tokoh politik dengan cara yang tidak mencerdaskan kehidupan bangsa untuk tujuan mereka meraih kekuasaan,” ujar Bivitri.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa kesadaran politik pada masyarakat mesti dilakuakan setiap waktu bukan hanya dalam masa tertentu saja.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, Zainal Arifin Mochtar menepis tanggapan masyarakat yang menurutnya keliru dalam film Dirty Vote. Salah satunya terkait isu yang mengatakan bahwa adanya film ini bertujuan ingin menjatuhkan salah satu pasangan calon Presiden. Ia menjelaskan bahwa film dirty vote hanya fokus pada kekuasaan pemerintahan yang besar namun dikarenakan pemerintah saat ini berada disisi salah satu pasangan calon, sehingga konsekuensinya film terkesan menekan pasangan calon tersebut.

Baca Juga  Peringati Ulang Tahun ke-36, Genta Andalas Adakan Bakti Sosial ke Panti Asuhan

“Film ini sangat lekat hubungannya dengan kekuasaan pemerintah yang terlalu besar, namun sayangnya dia berkaitan dengan 02 sehingga konsekuensi logis dari film ini terkesan menekan 02,”ujar Zainal menjelaskan

Pakar hukum lainnya Dosen Fakultas Hukum UNAND Feri Amsari mengajak mahasiswa untuk bisa ikut menjaga dan melindungi dengan segala upaya agar demokrasi di Indonesia bisa tetap terus berjalan.

“Mari kita tolong bersama-sama, lindungi segala daya agar demokrasi tetap terus bisa berjalan, sebab hanya mahasiswa yang mampu melawan,” ujar Feri.

Reporter : Zulkifli Ramadhani

Editor : Tiara Juwita

 

 

 

Tag: PadangSumatra BaratUKM PHPUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

Minggu, 1 November 2026, 21:18 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Aksi Massa Lanjutan di DPRD Sumbar Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

Kamis, 29 Oktober 2026, 06:51 WIB
Serah terima jabatan oleh Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas periode 2025/2026 Zaki Latif kepada Pemimpin Umum Genta Andalas periode 2026/2027 Oktavia Ramadhani, Senin (26/10/2026)(Genta Andalas/Syifa Alifa)

Oktavia Ramadhani Terpilih menjadi Pemimpin Umum Genta Andalas 2026/2027

Rabu, 28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026, 01:16 WIB
Nelayan lokal sedang menjala ikan di pinggiran Pantai Carolina, Minggu (30/8/2026) (Tantri Pramudita)

Carolina dalam Riuh Ombak dan Teduh Pepohonan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 23:42 WIB
Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah

Menjelang Akhir Kepengurusan, Struktur Kabinet BEM KM UNAND Tuai Pertanyaan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 00:12 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak