• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 7 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Geopark Silokek, Taman Bumi Rasa Swiss

oleh Redaksi
Selasa, 15 Agustus 2023, 20:37 WIB
Potret gapura "Welcome to Silokek" dengan pemandangan alam dibelakang, Selasa (15/8/2023) (Genta Andalas/Putri Salsabila Eryadi)

Potret gapura "Welcome to Silokek" dengan pemandangan alam dibelakang, Selasa (15/8/2023) (Genta Andalas/Putri Salsabila Eryadi)

ShareShareShareShare
Potret gapura “Welcome to Silokek” dengan pemandangan alam dibelakang, Selasa (15/8/2023) (Genta Andalas/Putri Salsabila Eryadi)

Oleh: Putri Salsabila Eryadi*

Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memiliki beragam tempat wisata yang mampu mencuri perhatian. Beragam tempat di Sumbar memiliki pesonanya yang elok untuk diceritakan. Seperti di salah satu kabupaten yang ada di Sumbar, Kabupaten Sijunjung yang memiliki tempat wisata yang mampu mencuri perhatian para penggemar geologi dan alam. Tempat wisata bernama Geopark Silokek, sebuah tempat wisata yang menjadi laboratorium alam terbuka yang mengungkapkan kisah panjang Sejarah bumi dan kehidupan.

Geopark Silokek memiliki keindahan alam yang serupa dengan pesona pegunungan di Swiss. Tempat ini berada di tengah lanskap yang mengagumkan, menyajikan pemandangan perbukitan hijau dan lembah yang memamerkan keindahan alami yang luar biasa. Formasi batuan kuno yang menakjubkan serta goa-goa yang menyimpan misteri menjadi daya tarik utama, menciptakan nuansa petualangan di zaman dulu. Air terjun yang luar biasa mengalir melalui hutan yang lebat, menambahkan sentuhan pesona alam yang tak terlupakan. Selain itu, ragam tumbuhan dan hewan yang hidup di ekosistem geopark ini memberikan pengalaman alam yang menarik. Dengan menggabungkan warisan geologi yang kaya dan daya tarik alam yang menakjubkan, Geopark Silokek memberikan pengalaman kepada pengunjung seakan mereka berada di dalam keindahan dan daya tarik alam yang memukau seperti di Swiss.

Silokek adalah sebuah nama desa yang berdiri di perbukitan, kurang lebih 200 meter di atas permukaan laut (m.dpl.). Desa Silokek memiliki suhu rata-rata antara 23-24 derajat Celcius. Desa Silokek memiliki luas sekitar 1.918 hektar dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian dengan bercocok tanam. Geopark Silokek membentang seluas 130.000 hektar dan meliputi dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Sumpur Kudus dan Sijunjung yang berada di Kabupaten Sijunjung.

Baca Juga  Perpustakaan Unand Akan Sediakan Fasilitas The Gade Creative Lounge

Geopark Silokek memiliki 25 situs keunikan geologi, 12 situs keunikan hayati, dan 17 situs keunikan budaya. Berbagai flora dan fauna dapat ditemukan di Geopark Silokek. Di antara nya terdapat flora seperti bunga rafflesia raksasa, bunga bangkai raksasa, dan jamur batang bersinar. Begitu pula dengan faunanya, terdapat fauna yang dilindungi seperti harimau Sumatra, binturing, burung enggang, kucing hutan, kambing hutan, siamang, tapir, dan landak.

Geopark Silokek memiliki bentang alam yang menakjubkan. Pemandangan alam yang terbentuk berjuta-juta tahun lalu oleh kekuatan geologi yang mengubah permukaan bumi. Bentuk batuan yang uni dan luar biasa, serta situs-situs penting terdapat di Geopark Silokek. Situs-situs alam tersebut berupa batu lonjong dengan lanskap alam yang mempesona. Geopark Silokek ini mampu menjadi tempat wisata alam yang sesuai bagi pecinta geologi.

Salah satu Masyarakat penjual kerajinan tangan yang berada di Geopark Silokek, Irya, menuturkan bahwa banyak wisatawan maupun peneliti yang datang berkunjung ke Silokek. Irya menuturkan, mereka datang untuk menikmati keindahan alam dan meneliti kejadian-kejadian alamnya.

“Banyak wisatawan yang datang itu ke air terjun atau naik arum Jeram, banyak juga yang datang untuk meneliti batu-batuan disini dan juga alamnya,” ucap Irya pada Minggu (13/8/2023).

Baca Juga  Resimen Mahasiswa Mahawira Unand Gelar Dikprov Nasional untuk Pertama Kalinya

Selain itu, di Geopark Silokek tersebut memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk menemukan fosil dan formasi batuan yang mengisahkan evolusi kehidupan masa lalu. Interaksi berharga dengan para ahli geologi setempat semakin memperdalam dan memberikan makna pengalaman di Geopark Silokek. Berwisata sembari belajar geologi dapat dirasakan bila berkunjung ke Silokek.

Tidak hanya sebagai sumber pengetahuan, Geopark Silokek juga dilengkapi dnegan fasilitas rekreasi dan edukatif yang lengkap. Jalur pendakian yang mengelilingi kawasan Geoparkan memberikan peluang bagi pengunjung untuk menjelajah. Wisatawan dapat berwisata sembari menjelajahi berbagai situs menarik dan menikmati udara segar di Silokek.

Salah satu wisatawan asalh Payakumbuh, Nia, mengungkapkan bahwa Silokek adalah objek wisata yang termasuk ia kunjungi. Terlepas dengan keindahan alam yang dimiliki Geopark Silokek, biaya masuknya juga murah.

“Silokek ini pemandangannya jarang bisa ditemukan ditempat lain dan biaya yang terpakai selama di Silokek lumayan murah,” sebut Nia.

Geopark Silokek memiliki karakter geologi yang menawan dengan fokus pada pelestarian lingkungan. Geopark Silokek Sijunjung bukan hanya sekadar tempat wisata yang menghibur, melainkan juga memberikan perspektif baru mengenai keajaiban alam dan cerita panjang bumi. Bagi siapa pun yang ingin lebih mendalam memahami asal-usul planet kita, Geopark Silokek adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan.

*) Penulis merupakan mahasiswi Departemen Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

Tag: Featurewisata
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

Minggu, 1 November 2026, 21:18 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Aksi Massa Lanjutan di DPRD Sumbar Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

Kamis, 29 Oktober 2026, 06:51 WIB
Serah terima jabatan oleh Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas periode 2025/2026 Zaki Latif kepada Pemimpin Umum Genta Andalas periode 2026/2027 Oktavia Ramadhani, Senin (26/10/2026)(Genta Andalas/Syifa Alifa)

Oktavia Ramadhani Terpilih menjadi Pemimpin Umum Genta Andalas 2026/2027

Rabu, 28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026, 01:16 WIB
Nelayan lokal sedang menjala ikan di pinggiran Pantai Carolina, Minggu (30/8/2026) (Tantri Pramudita)

Carolina dalam Riuh Ombak dan Teduh Pepohonan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 23:42 WIB
Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah

Menjelang Akhir Kepengurusan, Struktur Kabinet BEM KM UNAND Tuai Pertanyaan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 00:12 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak