• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 23 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aneka Ragam

Onde Mande! Lika-Liku Warga untuk Memajukan Desa

oleh Redaksi
23 Juni 2023, 23:28 WIB
(Poster film Onde Mande!/Visinema Pictures)

(Poster film Onde Mande!/Visinema Pictures)

ShareShareShareShare
(Poster film Onde Mande!/Visinema Pictures)

Oleh: Fadhilatul Husni*

Keindahan alam Sumatra Barat yang memanjakan mata menjadi salah satu daya tarik pada film Onde Mande!. Film yang berlatar tempat di Desa Sigiran, Danau Maninjau, Sumatra Barat ini juga sempat menjadi perhatian bagi khalayak karena mengusung budaya Minangkabau dengan percakapan antar pemain yang kental dengan bahasa minang yang cakap. Film ini disutradarai langsung Paul Agusta melalui produksi visinema pictures.

Onde Mande! mengisahkan Angku Wan, seorang pensiunan guru yang hidup di sebuah desa nelayan di tepi Danau Maninjau, Sumatera Barat. Angku wan dikenal sebagai sosok yang visioner dan menginginkan kemajuan bagi desanya. Sosoknya yang dihormati warga setempat karena memiliki ide-ide yang cemerlang untuk kemajuan desanya.

Meski begitu, Angku Wan juga kesulitan untuk bercengkrama dan berbaur dengan para warga desa karena sifatnya yang keras kepala. Suatu hari, beliau memenangkan hadiah undian dari sebuah perusahaan sabun. Hadiah yang bernilai Rp2 Miliar rupiah tersebut akan digunakan untuk tujuan yang mulia,  yaitu membangun desa demi kesejahteraan bersama. Akan tetapi, belum sempat mengklaim hadiah besarnya, Angku Wan meninggal dunia.

Baca Juga  Mengenalkan Hukum dan Politik, UKM PHP Gelar Lapak Baca di Masa Pandemi Covid-19

Setelah proses pemakaman Angku Wan, timbul ide dari salah satu warga, Ni Ta untuk mengklaim hadiah Rp2 Miliar tersebut agar mereka bisa melanjutkan cita-cita mulia dari Angku Wan, mereka mengajak beberapa penduduk desa, karena tidak dapat bergerak sendiri. Sejumlah perangkat desa pun berkumpul dan menyiapkan strategi besar untuk mengamankan hadiah tersebut. Namun, situasi menjadi semakin pelik ketika pihak perusahaan sabun tersebut mengutus pegawainya untuk memvalidasi identitas Angku Wan sebagai penerima hadiah.

Film yang berdurasi 1 jam 37 menit ini memiliki alur yang menarik dan  unik mampu membuat penonton menikmati setiap adegannya. Sosok Angku Wan dan para warga Sigiran mampu menggambarkan warga minangkabau yang sikapnya cinta dengan kampung halaman, siap berkorban untuk kampung halaman, serta kebiasaan gotong royong yang menjadi nilai sosial di masyarakat Minangkabau. 

Walaupun film ini menggunakan bahasa Minangkabau yang kental, tetapi film ini dilengkapi oleh subtitle sehingga film ini dapat dinikmati oleh seluruh penduduk indonesia. Pemilihan aktor dan aktris yang memiliki darah minang membuat pelafalan para aktor dan aktris dalam percakapan bahasa minangkabau pun terlihat lepas dan tidak kaku, membuat film ini benar-benar kental dengan nuansa dan budaya minang. 

Baca Juga  Tingkatkan Potensi Lokal, Mahasiswa UNAND Berdayakan UMKM Lewat Teknologi

Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa akting yang terlihat masih kaku pada beberapa aktor. Selain itu, terdapat pada bagian akhir pada cerita dalam film yang terkesan menggantung membuat film ini terlihat lemah eksekusi. Hal ini karena bagian akhir film belum terdapat kejelasan mengenai berhasilnya hadiah tersebut didapatkan.

Secara keseluruhan, Onde Mande! bisa menjadi pilihan bagi para penonton yang ingin menyaksikan film bernuansa Minangkabau. Film ini pun dibumbui dengan lelucon lokal yang khas oleh masyarakat Minangkabau yang membuat penonton pun tidak merasa bosan saat menontonnya,

Selamat menonton!

*)Penulis merupakan Mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas

Tag: budayafilmminangkabauResensiUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Poster film Obsession/TMDB

Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

21 Juli 2026, 21:26 WIB
(Poster Film 402 Rumah Sakit Angker Korea/Facebook MD Pictures)

Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

15 Juli 2026, 18:23 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
(Poster Film Cerita Lila/Facebook Moviezy)

Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

30 Juni 2026, 18:08 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak