Padang, gentaandalas.com- Akun Instagram Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (Dikbel) Universitas Andalas (UNAND) kembali diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab sejak Selasa (18/8/2026). Peretasan tersebut menjadi kejadian kedua yang dialami akun Instagram Dikbel setelah sebelumnya diretas pada Juli 2026. Hingga Kamis (20/8/2026), pihak Dikbel belum berhasil mendapatkan kembali akses penuh ke akun tersebut meskipun berbagai upaya telah dilakukan.
Bella Yulia Anugrah, admin Dikbel , mengatakan peretasan diketahui setelah admin media Dikbel menerima notifikasi dari Instagram mengenai adanya percobaan login melalui perangkat lain. Setelah dilakukan pengecekan, akun tersebut diketahui telah diretas dan mengunggah konten yang tidak diinginkan berupa penipuan.
“Notif masuk dari Instagram yang bilang percobaan login dari device lain. Pas dicek di Instagram, ternyata sudah diretas dan sudah diunggah hal yang tidak diinginkan berupa penipuan,” kata Bella saat diwawancarai Genta Andalas pada Kamis (20/8/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Instagram, perangkat yang terdeteksi mencoba masuk ke akun tersebut berada di Watansoppeng, Sulawesi Selatan. Lokasi tersebut diketahui sama dengan informasi lokasi yang terdeteksi saat akun Instagram Dikbel pertama kali diretas pada Juli 2026.
“Ternyata akun yang mencoba masuk itu terdeteksi berada di Watansoppeng, Sulawesi Selatan. Ternyata informasi tersebut merupakan informasi yang sama pada saat akun Dikbel pertama kali diretas pada bulan Juli 2026,” ujar Bella.
Pada peretasan pertama, Bella menerima dua aduan dari korban terkait penipuan yang dilakukan melalui akun Instagram Dikbel. Namun, aduan tersebut tidak disampaikan secara langsung kepada Mahdhivan Syafwan selaku Direktur Pendidikan dan Pembelajaran UNAND sehingga tidak ada tindak lanjut yang dapat dilakukan terhadap aduan tersebut.
Sementara itu, admin Instagram Dikbel masih berupaya mendapatkan kembali akses ke akun tersebut. Namun, meskipun berhasil masuk, akses admin kembali dikeluarkan oleh sistem dalam waktu sekitar lima menit.
“Sampai sekarang admin IG sudah berusaha untuk login, tapi selalu keluar setiap lima menit,” ujar Bella.
Sebagai langkah sementara, pihak Dikbel berencana membuat akun Instagram baru untuk menyampaikan informasi kepada mahasiswa dan sivitas akademika UNAND. Langkah tersebut dilakukan sembari pihak Dikbel terus berupaya mendapatkan kembali akses ke akun lama dan berharap akun tersebut dapat kembali diakses sehingga dapat dihapus.
Sebelumnya, setelah peretasan pertama pada Juli 2026, pihak Dikbel telah melakukan sejumlah langkah pengamanan dengan mengganti kata sandi, nomor telepon, serta alamat email yang terhubung dengan akun Instagram tersebut.
“Setelah peretasan pertama di Juli itu, pihak Dikbel sudah mengubah kata sandi, nomor telepon, email, tapi entah kenapa mereka bisa menemukan celahnya,” ujar Mahdhivan saat diwawancarai genta andalas pada Kamis (20/8/2026).
Pihak Dikbel mengimbau mahasiswa dan sivitas akademika UNAND untuk berhati-hati terhadap informasi maupun unggahan yang muncul dari akun Instagram Dikbel yang telah diretas. Masyarakat juga diharapkan tidak mengikuti instruksi atau melakukan transaksi apa pun yang berkaitan dengan konten penipuan yang diunggah melalui akun tersebut hingga terdapat pemberitahuan resmi dari pihak Dikbel.
Reporter: Nabila Ramadani dan Alizah Fitri Sudira
Editor: Oktavia Ramadhani







