• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 20 September 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Gentainment Karya Calon Anggota

Tak Ditemui Mahyeldi, Massa Aksi BEM-SI Sumbar Memanas

oleh Redaksi
19 Mei 2026, 08:30 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi dalam aksi di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat pada Senin (18/5/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Massa aksi menyampaikan aspirasi dalam aksi di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat pada Senin (18/5/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com – BEM-SI (Badan Eksekutif Mahasiswa – Seluruh Indonesia) Sumatra Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Senin (18/5/2026). Aksi tersebut menyoroti berbagai persoalan di Sumatra Barat, mulai dari ketimpangan infrastruktur pascabencana alam, menurunnya daya beli masyarakat, hingga isu sosial seperti LGBT. Namun, aksi sempat memanas karena massa kecewa setelah mengetahui Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, sedang berada di Jakarta sehingga tidak dapat menemui mereka secara langsung.

Massa aksi mulai berdatangan ke lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah aksi dibuka oleh koordinator acara, perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumatra Barat secara bergantian menyampaikan aspirasi di depan Kantor Gubernur. Situasi kemudian berubah tegang ketika massa mengetahui bahwa pemerintah hanya mengutus perwakilan untuk menemui mereka.

Koordinator Daerah BEM-SI Sumatra Barat, Putra Alkahfi Harahap, menegaskan bahwa tujuan utama aksi tersebut adalah bertemu langsung dengan gubernur. Ia menilai pemerintah tidak memenuhi permintaan yang sebelumnya telah disampaikan melalui surat resmi. “Pihak Kepolisian sendiri mengatakan bahwa yang akan menemui massa aksi adalah asisten satu. Padahal, di dalam surat yang kami kirimkan bahwa tujuan kami adalah bertemu dengan Buya (gubernur), bukan Asisten Satu, Kepala Dinas, apalagi Satpol PP,” ujar Kahfi dalam wawancaranya bersama Genta Andalas, Senin (18/5/2026).

Baca Juga  BBMK Unand 2021: Gunakan Zoom Bersama, Fitur Break Out Rooms Eror

Kekecewaan massa kemudian memicu aksi saling dorong antara demonstran dan aparat kepolisian ketika massa mencoba memasuki area Kantor Gubernur. Setelah situasi mereda, mahasiswa kembali meminta agar dipertemukan langsung dengan gubernur. Pemerintah Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatra Barat, Mursalim, sempat mencoba membuka ruang dialog dengan duduk di hadapan massa aksi.

Namun, tawaran dialog tersebut ditolak massa karena mereka tetap ingin berdialog langsung dengan Mahyeldi. Koordinator lapangan aksi, Farhan Defra Jaya Kusuma, mengatakan bahwa kekecewaan mahasiswa muncul karena gubernur dinilai tidak pernah menemui massa aksi dalam sejumlah demonstrasi sebelumnya. “Bisa kami sampaikan bahwa gubernur kita ini sudah dua periode. Tetapi, pada kenyataannya kinerjanya tidak maksimal dan bahkan hingga hari ini sejak aksi yang kami lakukan pada tanggal 4 Mei kemarin, Gubernur Sumatra Barat ini tidak pernah menemui kami,” ujar Farhan dalam wawancaranya bersama Genta Andalas, Senin (18/5/2026).

Setelah menunaikan salat asar, massa kembali melanjutkan aksi dengan penyampaian aspirasi secara bergantian oleh mahasiswa dan masyarakat sipil. Massa kembali meminta agar dapat bertemu langsung dengan gubernur. Akan tetapi, permintaan tersebut kembali tidak dapat dipenuhi karena Mahyeldi masih berada di Jakarta.

Baca Juga  Bongko: Makanan Khas Masyarakat Lima Puluh Kota

Kekecewaan massa kembali memicu kericuhan ketika demonstran memaksa memasuki area Kantor Gubernur. Aksi saling dorong antara massa dan aparat kepolisian kembali terjadi. Setelah itu, pihak demonstran meminta agar dialog dengan perwakilan pemerintah dapat dilakukan di dalam area kantor gubernur, tetapi permintaan tersebut ditolak dengan alasan keamanan.

Negosiasi antara massa aksi dan aparat berlangsung cukup alot sebelum akhirnya dicapai kesepakatan untuk melaksanakan dialog di luar area Kantor Gubernur. Dialog kemudian dilakukan antara massa aksi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Sumatra Barat. Dalam dialog tersebut, disepakati bahwa akan digelar audiensi langsung antara perwakilan BEM-SI Sumatra Barat dengan Mahyeldi.

BEM-SI Sumatra Barat menyatakan bahwa seluruh poin tuntutan yang mereka bawa dalam aksi akan kembali disampaikan dalam audiensi tersebut. Mereka juga menegaskan akan terus mengawal tuntutan hingga memperoleh tindak lanjut dari pemerintah daerah.

Reporter: Farid Farhan dan Raza Altamis Fikri 

Editor: Auryn Dzakirah

Tag: aksiBEM SIGerakan MahasiswaMahasiswaSumatera Baratsumbar
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Ibnu Muhammad Bintang)

Ketika Bahasa Minang Mulai Canggung di Lidah Gen Z

19 September 2026, 23:58 WIB
Penyampaian sambutan dari Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND), Denny Abdi, di Pengeran Beach Hotel pada Senin (14/9/2026)(Oktavia Ramadhani)

Dua Jurnalis Genta Andalas Raih Juara Anugerah Insan Pers UNAND 2026

16 September 2026, 18:52 WIB
(Ilustrasi/Berkah Ibadarurrahman Siregar)

Menagih Paru-Paru Anak di Tengah Dapur yang Harus Tetap Ngebul

15 September 2026, 21:28 WIB
(Ilustrasi/Berkah Ibadarurrahman Siregar)

Berani Cerdas: Saat Sulteng Memilih Pendidikan daripada Popularitas

15 September 2026, 21:02 WIB
(Ilustrasi/Jihan Aurelia Syabandini)

Volume Kendaraan Meningkat, Kemacetan Terjadi di Sejumlah Ruas Jalan UNAND

14 September 2026, 15:56 WIB
(Ilustrasi/Jihan Aurelia Syabandini)

Parkir Padat dan Tak Teratur Jadi Persoalan di Lingkungan UNAND

13 September 2026, 01:06 WIB

TERPOPULER

  • (Ilustrasi/Berkah Ibadarurrahman Siregar)

    Berani Cerdas: Saat Sulteng Memilih Pendidikan daripada Popularitas

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Tradisi Kadaghek: Kerukunan Dalam Budaya Mengantar Jenazah Suku Minang di Tanjung Barulak

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Nasionalisme Mahasiswa yang Mulai Terkikis

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Tak Sekadar Dibuang, Eco Expo 2026 Bahas Nasib Sampah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak