• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 16 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aspirasi

Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

oleh Redaksi
29 Juni 2026, 23:28 WIB
(Ilusgrafis/Ulya Nur Fadilah)

(Ilusgrafis/Ulya Nur Fadilah)

ShareShareShareShare

Oleh: Sabilla Hayatul Dhi’fa*

Penutupan total GOR Haji Agus Salim pada 17 Juni 2026 menandai dimulainya konstruksi besar-besaran sebagai salah satu proyek pusat olahraga utama di Kota Padang. Namun, di balik penutupan tersebut, puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) harus menghadapi kenyataan pahit, yakni kehilangan mata pencaharian secara tiba-tiba. Penutupan kawasan GOR Haji Agus Salim tidak hanya soal penataan ruang kota, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menggantungkan hidup pada aktivitas ekonomi di sana.

Penggusuran PKL di Kota Padang tidak hanya terjadi kali ini saja. Sebelumnya, penggusuran lapak PKL pernah terjadi di kawasan Permindo. Dalam penggusuran tersebut, terjadi bentrok antara pedagang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penyebab penggusuran tersebut berasal dari pencabutan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Padang Nomor 438 Tahun 2018, di mana Pejabat Wali Kota Padang mencabut aturan tersebut setelah memindahkan PKL di Jalan Pasar Raya ke Gedung Fase VII Pasar Raya yang baru selesai dibangun.

Baca Juga  Gelar Manifesto Politik, UNAND Kecam Tindakan Berpotensi Langgar Pemilu

Namun, PKL yang membuka lapak di sekitar Permindo tidak turut diajak untuk pindah ke Fase VII Pasar Raya. Maka dari itu, muncul kebingungan dan terjadinya bentrok antara pedagang dan Satpol PP karena mereka tidak diberi solusi untuk pindah ke tempat relokasi yang baru.

Kondisi serupa kembali berulang dalam penutupan kawasan GOR Haji Agus Salim, Kota Padang. Walaupun pemerintah menyebut kebijakan ini diambil sebagai langkah awal dimulainya proyek rekonstruksi besar-besaran terhadap kawasan olahraga, nasib para pedagang yang menggantungkan kehidupan di sana tidak diberi solusi.

Di hari-hari menjelang penutupan, lapak-lapak pedagang dibongkar, tenda kaki lima diturunkan, dan sejumlah gerobak diangkut dari lokasi. Kekecewaan mendalam dari para pedagang terasa karena kebijakan penggusuran ini dinilai sangat mendadak dan tanpa sosialisasi terlebih dahulu.

Baca Juga  Ketika Aturan ODOL Menindas yang Paling Lemah

Sejumlah pedagang yang telah lama berjualan di kawasan GOR Haji Agus Salim mengaku tidak memiliki banyak waktu dalam persiapan penggusuran ini. Dalam waktu yang singkat tersebut, mereka tidak hanya memikirkan cara menyelamatkan barang dagangan, tetapi juga bagaimana cara melanjutkan hidup tanpa kepastian tempat usaha yang baru.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa penataan ruang kota tidak hanya pada tujuan pembangunan itu sendiri, tetapi juga memperlihatkan bagaimana suatu kebijakan dijalankan tanpa persiapan relokasi yang jelas. Hal ini berdampak terhadap kelompok kecil, seperti pedagang kaki lima, yang menanggung konsekuensinya.

Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa setiap kebijakan penataan ruang harus disertai dengan solusi yang jelas, komunikasi yang terbuka, dan relokasi yang layak.

*Penulis merupakan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

Tag: #GOR Agus SalimPadangPKL
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

Skripsi Tidak Pernah Lebih Berharga dari Nyawamu Sendiri

15 Juli 2026, 21:18 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nurfadillah)

Di Balik Antrean Virtual, Adakah Kesempatan yang Benar-benar Sama?

11 Juli 2026, 21:21 WIB
(Ilusgrafis/Ulya Nur Fadilah)

Konflik Selat Hormuz, Alarm bagi Ketahanan Energi Indonesia

30 Juni 2026, 19:59 WIB
(Ilustrasi/Aulya Rindu Ramadan)

Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

24 Juni 2026, 23:09 WIB
(Ilustrasi/Syifa Alifah)

Keresahan Mahasiswa di Balik Ancaman Reformasi Jilid II

21 Juni 2026, 23:40 WIB
Ilusgrafis/Kesih Rianti

Koperasi Merah Putih Tidak Boleh Menang karena Pesaingnya Dikalahkan

18 Juni 2026, 20:58 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih Tidak Boleh Menang karena Pesaingnya Dikalahkan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sejumlah BEM Fakultas Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada BEM KM UNAND Usai Aksi di DPRD Sumbar

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pengemudi Mengaku Pusing, Tabrak Dua Gerobak dan Satu Mobil

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Gangguan SSO UNAND Jelang UAS Hambat Administrasi Mahasiswa

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Keresahan Mahasiswa di Balik Ancaman Reformasi Jilid II

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak