Padang, gentaandalas.com – Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (UNAND) menyelenggarakan English Drama Performance 2026 yang dipersembahkan oleh mahasiswa angkatan 2024 di SMKN 7 Padang pada, Sabtu (27/6/2026). Pertunjukan bertema “Blacktide: A Theatre Takeover” tersebut menampilkan berbagai drama berbahasa Inggris secara meriah dan terbuka untuk masyarakat umum.
Panitia pementasan, Aika Salsabila Putri, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris angkatan 2024, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari mata kuliah wajib Drama Performance sekaligus menjadi proyek terakhir yang dikerjakan bersama satu angkatan. “Sebenarnya ini merupakan mata kuliah wajib, yaitu Drama Performance. Selain untuk penilaian, kegiatan ini juga menjadi proyek terakhir bersama angkatan sehingga bisa semakin mempererat kebersamaan kami,” ujar Aika saat diwawancarai Genta Andalas, Sabtu (27/6/2026).
Aika menjelaskan bahwa persiapan pementasan dilakukan selama kurang lebih tiga bulan. Menurutnya, waktu tersebut dimanfaatkan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan pertunjukan, mulai dari latihan hingga aspek teknis pementasan. “Kalau persiapannya itu tiga bulan,” ujarnya. Ia juga mengatakan bahwa English Drama Performance 2026 terbuka bagi masyarakat umum.
Informasi mengenai kegiatan tersebut disebarluaskan melalui media sosial, mitra media, mahasiswa lintas angkatan, hingga alumni agar dapat menjangkau lebih banyak penonton. “Kalau untuk audiens itu dari masyarakat umum. Biasanya Sastra Inggris sendiri menyebarkan informasi drama melalui media sosial, mitra media, angkatan-angkatan atas, sampai ke alumni juga,” katanya.
Melalui penyelenggaraan English Drama Performance 2026, panitia berharap masyarakat semakin tertarik menyaksikan pertunjukan drama berbahasa Inggris yang rutin diselenggarakan setiap tahun. “Mungkin beberapa orang menonton karena penasaran atau ingin mendukung temannya. Jadi, kami berharap mereka semakin tertarik untuk menyaksikan acara-acara Sastra Inggris yang akan terus diadakan setiap tahun,” ujar Aika.
Sementara itu, salah seorang penonton, Sabrina Indriani, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris angkatan 2023 Universitas Andalas, menilai pertunjukan tersebut berlangsung menarik dan sarat makna. Menurutnya, dialog, improvisasi, dan kreativitas para pemain menjadi daya tarik utama dalam setiap pementasan. “Drama ini ditampilkan sangat menarik, mulai dari dialog, improvisasi, dan aspek lainnya. Penampilan setiap dramanya bagus, penuh imajinasi, kreatif, serta memiliki makna yang dapat dijadikan pelajaran,” ujar Sabrina, Sabtu (27/6/2026).
Sabrina juga mengatakan bahwa pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan pembelajaran kepada penonton. “Mereka datang menonton teater ini tentunya untuk hiburan, kemudian memahami alur cerita dan menangkap makna dari setiap drama yang ditampilkan sehingga dapat dijadikan pembelajaran,” ungkapnya. Ia berharap English Drama Performance dapat terus diselenggarakan dengan jumlah penonton yang semakin meningkat setiap tahunnya. “Harapannya, pada tahun berikutnya akan lebih banyak penonton yang menyaksikan sehingga acaranya semakin ramai dan dikenal oleh masyarakat luas,” tambah Sabrina.
Reporter: Aulya Rindu Ramadan dan Syifa Alifah
Editor: Nasywa Luthfiyyah Edfa







