• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 20 September 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Tambang Ilegal di Sumbar Dinilai Perparah Krisis Ekologis

oleh Redaksi
15 Juni 2026, 12:44 WIB
Suasana diskusi publik HMI komisariat ISIP UNAND di TBM Rumah Nyaman, pada Minggu (13/6/2026) (Genta Andalas/Hadid Jailani Latif Utama)

Suasana diskusi publik HMI komisariat ISIP UNAND di TBM Rumah Nyaman, pada Minggu (13/6/2026) (Genta Andalas/Hadid Jailani Latif Utama)

ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com- Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak terjadi di Sumatera Barat dinilai telah berkontribusi terhadap berbagai bencana ekologis dan kerusakan lingkungan dalam beberapa tahun terakhir. Persoalan tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Menelisik Dampak Tambang Ilegal terhadap Masa Depan Sumatera Barat” yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat ISIP Universitas Andalas di TBM Rumah Nyaman, Kota Padang, Minggu (14/6/2026).

Dalam diskusi tersebut, perwakilan WALHI Sumatera Barat, Indah Suryani Azmi, menyebut aktivitas PETI yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Sumbar telah memperparah krisis ekologis di daerah tersebut. Menurutnya, maraknya aktivitas tambang ilegal tidak terlepas dari pembiaran yang dilakukan pemerintah daerah serta lemahnya penegakan hukum. “Tambang emas ilegal hari ini berkontribusi terhadap terjadinya bencana-bencana ekologis yang kita saksikan beberapa tahun terakhir. Ini merupakan muara dari pembiaran terhadap menjamurnya aktivitas PETI di Sumatera Barat,” ujarnya saat diwawancarai oleh Genta Andalas pada, Minggu (14/6/2026).

Sementara itu, pemateri dari LBH Padang, Habieb Aulia Sufi, menyoroti besarnya kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang ilegal, khususnya di Kabupaten Sijunjung. Berdasarkan hasil audit yang dipaparkannya, sekitar 19.000 hektare tutupan hutan di wilayah tersebut hilang dalam rentang 2020–2024.

Baca Juga  Tingkatkan Capaian IKU, Unand Rencanakan Buka Kelas Internasional

Menurut Habieb, kerusakan tersebut terjadi secara masif dan berlangsung di sepanjang koridor sungai yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. “Bayangkan, luas kehilangan hutan di Sijunjung dalam lima tahun terakhir bahkan lebih besar dibandingkan gabungan luas beberapa kota di Sumatera Barat. Kerusakan ini sangat masif, terjadi secara terang-terangan, dan dibiarkan,” ujar Habieb saat diwawancarai oleh Genta Andalas pada, Minggu (14/6/2026).

Selain itu, Habieb juga menyoroti faktor sosial-ekonomi yang mendorong masyarakat terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal. Menurutnya, fenomena tersebut tidak dapat dipandang semata-mata sebagai pilihan individu untuk mencari keuntungan, melainkan berkaitan dengan ketimpangan penguasaan lahan dan terbatasnya ruang kelola masyarakat. Ia mengutip data Sensus Pertanian 2023 yang menunjukkan masih banyak petani kecil di Sumatera Barat yang hanya memiliki lahan dalam jumlah terbatas. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat memiliki pilihan ekonomi yang sempit.

“Ketika ruang kelola masyarakat semakin sempit dan mobilitas sosial rendah, sebagian warga akhirnya melihat tambang sebagai satu-satunya jalan untuk meningkatkan taraf hidup. Karena itu, persoalan tambang ilegal tidak bisa dilepaskan dari masalah ketimpangan ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam,” jelasnya.

Baca Juga  Pertama Diadakan di Universitas Negeri, Seleksi Beasiswa OSC Unand Berlangsung Kompetitif

Selain itu, Habieb mengkritisi wacana legalisasi tambang rakyat yang belakangan mengemuka sebagai solusi atas maraknya pertambangan tanpa izin. Menurutnya, fokus utama seharusnya tidak hanya pada status legal atau ilegal suatu tambang, melainkan juga pada dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas tersebut. “Yang menjadi persoalan bukan semata-mata ada atau tidaknya izin, melainkan bagaimana aktivitas pertambangan itu mengekstraksi alam dan berpotensi merusak lingkungan. Ketika kerusakan bentang alam terus terjadi, ancaman bencana akan tetap ada,” katanya.

Menutup sesi diskusi, Indah Suryani Azmi mengajak generasi muda untuk memperkuat kolaborasi dalam mengawal isu lingkungan serta mengawasi kebijakan pemerintah yang berpotensi merusak alam. Menurutnya, gerakan kolektif masyarakat sipil, khususnya kalangan muda, diperlukan untuk mencegah semakin meluasnya dampak tambang ilegal di Sumatera Barat. “Jika oligarki dan pemerintah bisa berkolaborasi, maka orang muda juga harus bisa berkolaborasi untuk melawannya. Jika ini terus dibiarkan, yang terjadi bukan hanya bencana ekologis, tetapi juga bencana ekologis antargenerasi.

Reporter: Hadid Jailani Latif Utama dan Ibnu Muhammad Bintang

Editor: Nasywa Luthfiyyah Edfa

BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Penyampaian sambutan dari Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND), Denny Abdi, di Pengeran Beach Hotel pada Senin (14/9/2026)(Oktavia Ramadhani)

Dua Jurnalis Genta Andalas Raih Juara Anugerah Insan Pers UNAND 2026

16 September 2026, 18:52 WIB
(Ilustrasi/Jihan Aurelia Syabandini)

Volume Kendaraan Meningkat, Kemacetan Terjadi di Sejumlah Ruas Jalan UNAND

14 September 2026, 15:56 WIB
(Ilustrasi/Jihan Aurelia Syabandini)

Parkir Padat dan Tak Teratur Jadi Persoalan di Lingkungan UNAND

13 September 2026, 01:06 WIB
Suasana sesi diskusi bertajuk “Ekonomi Restoratif Bencana Ekologis Deforestasi” dalam diskusi publik di Sekretariat AJI Padang, Rabu (2/9/2026). (Genta Andalas/Hadid Jailani Latif Utama)

Pemulihan Bencana di Sumbar Dipertanyakan, Penyintas Masih Menunggu Hunian Tetap

4 September 2026, 09:07 WIB
Rapat koordinasi pembayaran kewajiban dana Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan untuk 
kegiatan organisasi kemahasiswaan (ormawa) tahun 2022 pada Kamis (03/09/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Pencairan Dana Kemahasiswaan, Ormawa Diminta Lengkapi LPJ kegiatan 2022

4 September 2026, 09:02 WIB
Diskusi Publik bertajuk “Membaca Kerusakan Alam Melalaui Sastra" oleh Labor Penulisan kreatif (LPK) dan Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia( PBHI) di ruang seminar FIB pada kamis (3/9/2026) (Genta Andalas/Sargita Asmara Dewi)

LPK FIB UNAND Gelar Diskusi Publik tentang Sastra dan Krisis Lingkungan

3 September 2026, 21:52 WIB

TERPOPULER

  • (Ilustrasi/Berkah Ibadarurrahman Siregar)

    Berani Cerdas: Saat Sulteng Memilih Pendidikan daripada Popularitas

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Tradisi Kadaghek: Kerukunan Dalam Budaya Mengantar Jenazah Suku Minang di Tanjung Barulak

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Nasionalisme Mahasiswa yang Mulai Terkikis

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Tak Sekadar Dibuang, Eco Expo 2026 Bahas Nasib Sampah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Spider-Man: Brand New Day, Babak Baru Peter Parker

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak