• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 23 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Koalisi Mayarakat Sipil Sumbar Deklarasikan Perlawanan terhadap Politik Uang dan Politik Dinasti

oleh Redaksi
29 Juni 2024, 12:03 WIB
Deklarasi oleh Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti dilaksanakan pada Jumat, 28 Juni 2024 di Gedung Tahir Foundation, Fakultas Hukum Universitas Andalas.

4o

Deklarasi oleh Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti dilaksanakan pada Jumat, 28 Juni 2024 di Gedung Tahir Foundation, Fakultas Hukum Universitas Andalas. 4o

ShareShareShareShare
Deklarasi oleh Koalisi Masyarakat Sipil Sumbar Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti Jumat, (28/6/2024) di Gedung Tahir Foundation (Genta Andalas/ Vika Yuliandari)

Padang, gentaandalas.com- Koalisi masyarakat sipil dari berbagai kelompok aktivis hak asasi manusia dan civitas akademika Sumatera Barat (SUMBAR) bergabung dalam kegiatan diskusi dan deklarasi bersama yang bertajuk “Sumatera Barat Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti” di Gedung Tahir Foundation, Fakultas Hukum, Universitas Andalas (UNAND), pada Jum’at (28/6/2024) sebagai bentuk melawan praktik-pratik merusak integritas demokrasi yang terjadi.

Pakar hukum tata negara dan dosen hukum UNAND, Feri Amsari menyampaikan bahwa tujuan deklarasi ini untuk menjadi tolak ukur dan sebuah percikan api kecil yang dapat menyebar ke berbagai daerah lainnya dalam upaya meningkatan kesadaran dan peran partisipasi masyarakat melawan politik uang serta politik dinasti yang menjadi polemik di Indonesia pada saat ini.

“Adanya deklarasi ini untuk meningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat melawan politik uang serta politik dinasti yang menjadi polemik saat ini,” ujar Feri dalam deklarasi di Gedung Tahir Foundation pada Jum’at (28/6/2024).

Salah seorang pakar politik dan sosial dari Australian National University, Prof. Edward Aspinall yang turut serta dalam kegiatan menjelaskan keberlangsungan politik di Indonesia saat ini yang sudah berada di dalam lingkaran setan dimana politik uang sudah menjadi Self Sistem in Sistem atau kondisi masyarakat yang kehilangan kepercayaan dalam politik formal dan politik problematis sehingga masyarakat akan berpikir untuk memilih calon yang memberi uang lebih banyak atau bantuan lain pada mereka. Fenomena yang sudah terlihat dari 2018 tersebut membawa pemikiran politik uang menjadi hal yang wajar dan tidak sedikit politisi mengatakan jika menggunakan uang belum tentu menang tetapi jika tidak menggunakan uang akan kalah.

Baca Juga  Buntut Pengusiran Saat Meliput, Ratusan Jurnalis Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur Sumbar

“Kondisi politik Indonesia dalam lingkaran setan politik uang sudah terlihat dari tahun 2018 dimana banyak calon ketika bertemu dengan masyarakat mereka harus memenuhi semua keluh kesah dan keinginan masyarakat sehingga tidak sedikit para calon yang mengatakan jika tidak pakai uang akan kalah,”ujar Edward.

Edward juga menambahkan bahwa ketika melihat persamaan Indonesia dengan Filiphina dari struktur pemerintahan terlihat banyak pejabat yang memiliki nama belakang yang sama atau dari suatu keluarga yang sama, sejak tahun 1940-an. Hal tersebut semestinya menjadi renungan agar dapat mencari solusi menghindari kemungkinan lebih buruk seperti Filphina dimana politik uang semakin mejuburkan politik korupsi dan menjadi hambatan bagi pembangunan. Selain itu, Edward juga menegaskan perlu perbaikan dan tidak diteruskan politik pembiaran atau tidak adanya tindakan hukum atas politik uang yang terjadi terang-terangan.

Baca Juga  Menciptakan Agen Perubahan Sosial melalui Pemerataan Pendidikan

Direktur Pusat Studi Politik-Hukum Pemilu dan Demokrasi UNAND, Dr. Muhammad Yusra juga turut menyampaikan pandangannya bahwa Indonesia yang merupakan negara luas secara geografinya ini tentu membutuhkan sumber daya finansial yang cukup besar untuk menghidupkan sebuah partai, adanya kondisi demikian menjadi pertanyaan apakah itu salah satu faktor politik uang terus terjadi di Indonesia. Yusra juga menegaskan kondisi Indonesia dimana politik miskin ideologi, atau menggunakan partai hanya sebagai ajang bisnis saja menjadi potensi terjadinya korupsi yang menyebabkan kerugian pada negara, apalagi kebutuhan politik yang terlalu boros dalam pesta demokrasi saat ini.

“Di Indonesia ini terlalu boros dalam pesta demokrasi, apalagi kondisi negara luas tentu butuh sumber daya finansial besar,” ujar Yusra.

Dalam akhir diskusi, koalisi masyarakat sipil SUMBAR dengan para aktivis dan civitas akademika menyampaikan deklarasinya agar memastikan perhelatan demokrasi pemilihan kepala daerah mendatang dilaksanakan dengan akal, kecerdasan, integritas dan kejujuran serta menolak pembodohan demokrasi dengan melawan praktik politik uang. Koalisi masyarakat sipil juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia dari mahasiswa, buruh, tani, masyarakat adat, dan media untuk bergerak bersama.

Reporter: Alya Antasya dan Vika Yuliandari

 

 

 

 

Tag: deklarasiIndonesiapolitik uangsumbar
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Potret Gedung FKM Jati yang hingga saat ini masih terbangkai pada Kamis (16/7/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

19 Juli 2026, 20:32 WIB
Narasumber menyampaikan pemaparan dalam diskusi publik bertajuk "Sumatera Barat Anti Penyiksaan: Hentikan Kekerasan Negara, Serta Hapus Impunitas dan Ideologi Militerisme" yang digelar di Kantor LBH Padang, Kamis (2/7/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

3 Juli 2026, 16:11 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
Para aktor mementaskan drama The Lottery pada gelaran English Drama Performance 2026 di SMKN 7 Padang, Sabtu (27/6/2026) (Genta Andalas/Aulia Rindu)

Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

28 Juni 2026, 16:30 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak