• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 23 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Pantai Cinta yang berteman Sampah  

oleh Redaksi
23 Januari 2024, 11:34 WIB
Pengunjung sedang memunguti sampah di Pantai Cinta, Pasir Jambak, Senin (22/1/2024) (Genta Andalas/Zulkifli Ramadhani)

Pengunjung sedang memunguti sampah di Pantai Cinta, Pasir Jambak, Senin (22/1/2024) (Genta Andalas/Zulkifli Ramadhani)

ShareShareShareShare
Pengunjung sedang memunguti sampah di Pantai Cinta, Pasir Jambak, Senin (22/1/2024) (Genta Andalas/Zulkifli Ramadhani)

Oleh: Aprila Aurahmi*

Kota Padang merupakan kota dengan posisi di bagian pantai barat Sumatra Barat yang memiliki garis pantai sepanjang 68.126 km di daratan Sumatra. Tentunya, Kota Padang memiliki pemandangan wisata pantai yang memanjakan mata, pasir halus dan ombak yang memukau para wisatawan. Dengan potensi yang ada, pemerintah serta masyarakat bersama dalam usaha mengembangkan potensi wisata pantai. Dari sekian banyaknya pantai yang ada di Kota Padang, Pantai Cinta yang berada di kawasan Pantai Pasir Jambak,Koto Tangah merupakan pantai yang sangat berpotensi tetapi sayang keadaan pantai penuh dengan sampah.

Untuk mencapai Pantai Cinta membutuhkan waktu sekitar 40 menit dari Universitas Andalas dengan menggunakan kendaraan bermotor. Sepanjang perjalanan menuju kawasan pantai pengunjung akan disuguhi dengan banyaknya pondok serta pohon pinus yang bisa dijadikan tempat berteduh. Sebelum memasuki kawasan Pantai Cinta, pada bagian kanan jalan pengunjung akan disuguhi oleh bangunan peninggalan tempat pembagian sapi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Ketika tiba di Pantai Cinta, kita akan disambut oleh luasnya laut yang menyapu bibir pantai dengan deburan ombak yang cukup keras. Namun, sayangnya, pesona alam ini semakin tenggelam oleh sampah yang mendominasi pantai tersebut. Sampah-sampah non-organik, terutama plastik, berserakan sepanjang garis pantai, menciptakan bayangan pada keindahan pantai.

Baca Juga  Pelepasan KKN UNAND 2024, Bantu Masyarakat Melalui Penerapan IPTEK

Indahnya pemandangan pantai seakan tertutupi dengan banyaknya sampah di sepanjang garis pantai. Sampah-sampah tersebut merupakan sampah rumah tangga masyarakat, baik yang terbawa dari arah Muara Anai ataupun sampah bawaan pengunjung. Salah satu pedagang, Supik mengutarakan kesedihannya akan banyaknya sampah. Serta melakukan usaha kecilnya untuk memasang plang peringatan, agar membuang sampah pada tempatnya disekitar dagangannya.

“Pembersihan kawasan pantai yang bisa saya lakukan setidaknya pada area dagang saya ini. Untuk itu saya menyediakan plang peringatan untuk membuang sampah pada tempatnya serta menyedikan beberapa tempat sampah” ungkap Supik pada Senin (22/1/2024).

Sampah warga, kirimin dari Muara Anai menyapu pantai setidaknya dalam kurun waktu tiga kali sebulan. Tidak ada tindakan lebih lanjut dari pihak berwenang dalam menanggulanginya. Hanya kesadaran warga setempat serta pengunjung yang diharapkan bisa mengurangi sampah yang ada. Sangat disayangkan keindahan pantai seakan dilahap begitu saja.

Diperlukannya bantuan pihak pemerintah untuk pengelolaan sampah di pantai ini. Dengan adanya bantuan pengelolaan sampah, dan adanya kesadaran dari pengunjung untuk membuang sampahnya di tempat yang disediakan diharapkan keindahan pantai cinta ini bisa menyempurnakan kecintaan pengunjung akan pemandangannya tanpa dirusak oleh sampah yang ada.

Baca Juga  Strategi Jitu Menyusun Financial Planning untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Diluar aspek kebersihan, untuk aspek keamanan, Pantai Cinta tidak perlu dirisaukan pengunjung. Tidak ada biaya masuk ke pantai tetapi pengunjung hanya membayar biaya untuk parkir. Menurut penuturan Samsul Bahri, seorang pemuka adat menyampaikan bahwa premanisme dan pungli telah dihapuskan. “Awal dibukanya pantai ini pada tahun 2012 sangat banyak pemungutan liar yang dilakukan di gerbang masuk. Tetapi, hal tersebut bisa dimusnahkan oleh turunnya aparat negara” tutur Samsul pada Senin (22/1/2024).

Salah seorang pengunjung Pantai Cinta, Ziani mengungkapkan rasa kecewa karena meskipun pantainya indah, tetapi kenyamanannya terganggu oleh sampah. Harapannya terletak pada tindakan lebih lanjut dari pemerintah dan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini.

Kesadaran dan kepedulian sampah ditempat wisata memang perlu diperhatikan oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Menurut penuturan Supik, dampak dari banyaknya sampah sudah mulai dirasakan oleh warga dan pedagang setempat dengan berkurangnya pengunjung dari awal pandemi Covid-19 sampai sekarang.

Masalah sampah sudah seharusnya mendapat perhatian dari masyarakat dan pemerintah. Sehingga, wisata Pantai Cinta dapat dinikmati dengan maksimal oleh pengunjung.

*Penulis merupakan mahasiswa Departmen Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas

 

Tag: FeaturePadangpesona indonesiasumbarwisata
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Potret Gedung FKM Jati yang hingga saat ini masih terbangkai pada Kamis (16/7/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

19 Juli 2026, 20:32 WIB
Narasumber menyampaikan pemaparan dalam diskusi publik bertajuk "Sumatera Barat Anti Penyiksaan: Hentikan Kekerasan Negara, Serta Hapus Impunitas dan Ideologi Militerisme" yang digelar di Kantor LBH Padang, Kamis (2/7/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

3 Juli 2026, 16:11 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
Para aktor mementaskan drama The Lottery pada gelaran English Drama Performance 2026 di SMKN 7 Padang, Sabtu (27/6/2026) (Genta Andalas/Aulia Rindu)

Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

28 Juni 2026, 16:30 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (25/06/2026) (Genta Andalas/Aurelia Syabandini)

Aksi Jilid II Mahasiswa Soroti Transparansi APBD hingga Harga BBM

27 Juni 2026, 00:09 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak