• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 25 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aneka Ragam

Pentingnya Memahami Sanitasi Makanan sebagai Upaya Menghindari Penyakit

oleh Redaksi
4 November 2022, 11:43 WIB
ShareShareShareShare
(Ilustrator/Aisyah Luthfi)

Menjaga kebersihan makanan saja ternyata tidak cukup untuk terhindar dari penyakit. Saat menyiapkan atau menyajikan makanan, pengolah makanan harus mengerti dan memahami tiap bahan yang diolahnya hingga makanan tersebut sampai ke konsumen. Pengetahuan mengenai sanitasi makanan sangat penting diketahui oleh pengolah makanan dan konsumen. Dalam hal ini pihak yang terkait adalah koki, distributor atau layanan antar makanan, dan masyarakat sebagai konsumen. Sanitasi adalah upaya yang dilakukan agar makanan terhindar dari bahaya bakteri. Lalu, bagaimana proses sanitasi makanan seharusnya? Apa yang terjadi jika sanitasi makanan tidak terjaga? Sebagai masyarakat awam, apa saja yang harus diperhatikan terkait sanitasi makanan saat belanja di luar? (Aisyah Luthfi)

Narasumber: Azyyati Ridha Alfian, S.KM., M.KM.*)

Cakupan sanitasi makanan tidak hanya proses saat makanan terhidang dan harus dijaga kebersihannya. Lebih jauh sebelumnya, proses sanitasi makanan dimulai dari proses pemilihan bahan makanan. Penjamah makanan harus tahu, bahan yang diolah adalah jenis bahan yang seperti apa, akan rusak di kondisi seperti apa, hingga teknik pengolahan tertentu akan bagaimana bahan tersebut jadinya. Tiap-tiap bahan memiliki kandungan tersendiri, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Masing-masing kandungan memiliki kondisi tertentu yang harus dijaga agar tetap utuh dan aman dimakan konsumen.

Usai pemilihan bahan makanan hingga teknik pengolahan, hal lain yang harus diperhatikan adalah bagaimana pengolah makanan menyajikan makanan. Penjual jajanan yang biasa kita lihat pada umumnya tidak menggunakan alat-alat seperti sarung tangan, masker seperti kitchen face shield, atau penutup kepala. Alat-alat atau seragam yang harus dipakai saat mengolah makanan juga termasuk pada rangkaian sanitasi makanan. Mungkin penjual pada umumnya berpikir tidak praktis untuk menggunakan alat-alat tersebut karena ada keramaian pelanggan yang dihadapi, tetapi alat tersebut berguna untuk mencegah benda-benda asing masuk ke dalam makanan, misalnya keringat, rambut, dll.

Baca Juga  Kembalinya Sang Buya dan Tafsir Al Azhar

Tujuan utama dari sanitasi makanan adalah agar makanan terhindar dari bahaya kesehatan. Sanitasi makanan harus dijaga karena jika tidak, akan ada perubahan kondisi dan kandungan makanan. Perubahan kondisi makanan akan menimbulkan foodborne diseases atau biasa disebut sebagai keracunan makanan. Jadi, setiap bahan makanan memiliki zat beracun yang dalam kondisi tertentu, makanan tersebut akan melepaskan sendiri zat beracunnya atau biasa kita sebut sebagai makanan basi. Misalnya, dalam keadaan suhu terlalu tinggi, makanan akan melepaskan zat beracunnya, bisa juga ketika sudah terlalu lama zat beracunnya lepas. Zat beracun akan berdampak kepada konsumennya, seperti mual-mual, sakit perut, reaksi ini secara umum akan dirasakan oleh setiap orang yang mengonsumsi makanan yang sudah melepaskan zat beracunnya.

Selain keracunan makanan, sanitasi yang tidak terjaga juga dapat mengakibatkan keracunan makanan. Infeksi makanan bisa disebabkan oleh kontaminasi bakteri, parasit, cacing, virus, atau jamur. Setiap infeksi akan menimbulkan penyakit yang berbeda-beda, misalnya ketika makanan dihinggapi lalat bisa menyebabkan terjadinya disentri dan kolera.

Baca Juga  Perburuan Harta Karun di Era Meiji

Infeksi makanan akan direspons berbeda oleh tiap-tiap orang karena setiap orang memiliki imunitas yang berbeda-beda. Ketika seseorang yang memiliki imun lemah kemudian mengonsumsi makanan yang tidak bersih, akan langsung terlihat dampaknya. Berbeda dengan orang yang sedang dalam keadaan segar bugar, bisa jadi ia tidak merasakan dampak dari makanan yang terinfeksi tersebut karena imun tubuhnya berhasil melawan benda asing yang masuk lewat makanan terinfeksi tersebut.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses pemilihan bahan makanan bagi konsumen. Sebagai konsumen, kita bisa melihat lokasi penjualan makanan, apakah jauh dari hal-hal yang bisa menginfeksi makanan, seperti sampah, atau apakah tempatnya bersih dan tidak ada lalat yang mengerubungi. Kemudian, bisa kita lihat dari suasana lokasi makanan, apakah aman dari polusi udara, karena kontaminan juga bisa berpindah melalui udara yang kotor. Lalu, kita bisa memerhatikan penjamah makanan apakah menjaga kebersihan dirinya saat menyajikan makanan tersebut.

Tidak hanya penjamah makanan, sebagai konsumen yang akan menikmati makanan jajanan di luar kita harus memahami seperti apa sanitasi makanan itu seharusnya. Pengetahuan ini juga bagian dari proses menjaga kesehatan diri sendiri.

*Narasumber merupakan Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Editor: Bilqis Zehira Ramadhanti Ishak

BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Poster film Obsession/TMDB

Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

21 Juli 2026, 21:26 WIB
(Poster Film 402 Rumah Sakit Angker Korea/Facebook MD Pictures)

Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

15 Juli 2026, 18:23 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
(Poster Film Cerita Lila/Facebook Moviezy)

Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

30 Juni 2026, 18:08 WIB
(Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

14 Juni 2026, 21:17 WIB
Poster film Pesta Babi

Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

25 Mei 2026, 21:22 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak