• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 5 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Tingginya Perundungan di Sekolah Dasar, Dosen Fkep Unand Bentuk Kader Anti-bullying

oleh Redaksi
29 Juni 2022, 20:59 WIB
kegiatan kaderisasi tim anti-bulliying di Sekolah Dasar (SD), Selasa (28/6/2022). (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

kegiatan kaderisasi tim anti-bulliying di Sekolah Dasar (SD), Selasa (28/6/2022). (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

ShareShareShareShare
kegiatan kaderisasi tim anti-bulliying di Sekolah Dasar (SD), Selasa (28/6/2022). (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

Padang, gentaandalas.com- Dosen Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Andalas (Unand) bersama mahasiswa FKep lainnya merespon persoalan dari maraknya tindakan perundungan yang terjadi saat ini terkhususnya kepada anak Sekolah Dasar (SD) dengan membentuk kader anti-bullying yang dilaksanakan selama 3 hari di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Padang.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SDN 23 Pasir Sebelah, SDN 06 Pasir Jambak, dan SDN 31 Pasir Jambak. Ketiga sekolah ini dipilih berdasarkan tingkat seringnya terjadi tindakan perundungan yang dikarenakan karakteristik tempat mereka tinggal di daerah pesisir yang keras dan juga berdasarkan peristiwa adanya siswa pelaku perundungan yang bahkan membawa benda tajam seperti pisau ke lingkungan sekolah.

Ketua kegiatan pengabdian masyarakat dan juga dosen FKep, Meri Neherta selaku menyampaikan pemilihan kader anti-bullying ini berdasarkan karakteristik anak yang tergolong nakal dan suka mencari masalah.

“Kami memilih perwakilan 20 siswa tiap SD sebagai kader yang akan dilatih 3 kali untuk menjadikannya sebagai kader, dan kami memilih siswa yang  paling kuat, nakal dan ditakuti anak anak lainnya sebagai kader anti-bullying ini agar mereka yang saat ini dipandang menakutkan berubah menjadi siswa yang memberikan contoh kepada murid lainnya,” ungkap Meri saat diwawancarai oleh Genta Andalas, Selasa (28/06/2022)

Baca Juga  Unand Pastikan Kuliah Luring Terbatas Setelah UTS Ganjil 2021/2022

Dalam menjalankan tugasnya, siswa yang ditunjuk untuk menjadi kader anti-bullying ini diberikan pin dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kemauan mereka dalam menjadi agen pencegahan terjadinya perundungan. Juga Dosen FKep juga memberi hadiah alat tulis sebagai apresiasi atas kemauan kader dalam mencegah perundungan. Di depan sekolah pun, tim pembentuk kader anti-bullying juga memasang spanduk yang menandakan bahwa sekolah-sekolah tersebut bebas dan aman dari perundungan.

“Nantinya, kader yang ditunjuk akan mencatat siapa saja temannya yang melakukan perundungan kepada teman lainnya dan menyerahkan data pelaku perundungan ke guru sekolah agar segera ditindaklanjuti,” jelas Meri.

Baca Juga  UKM PHP Gelar Diskusi Publik, Soroti Intimidasi terhadap Suara Kritis

Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kelurahan setempat dan juga Puskesmas Lubuak Buaya, Pasia Jambak dalam mengantisipasi terjadinya perundungan pada anak usia sekolah dasar.

Sari Rahmadani selaku Kepala Puskesmas Lubuak Buaya juga mengapresiasi agenda yang dilakukan oleh Dosen FKep Unand dalam membentuk kader anti-bullying dari anak SD.

“Kegiatan yang dilakukan sangat positif sekali karena kita tahu perundungan sangat berdampak buruk nantinya kepada korban, karena itu kami juga mengutus bidan koordinator remaja untuk melakukan sosialisasi disana,” ujar Sari.

Setelah pengutusan kader anti-bullying ini dibentuk, sudah nampak perubahan yang terjadi di lingkungan tersebut. Hal ini karena sebelum memulai kegiatan pengabdian masyarakat, tiga daerah tersebut sudah disebar kuesioner untuk melihat kelayakan daerah dan diberikan juga kuesioner akhir sebagai evaluasi sekaligus memantau kondisi lingkungan setelah pembentukan kader.

Reporter: Humaira Zaini Putri dan Lusi Agustia

Editor: Efi Fadhillah

Tag: Universitas Andalas
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

1 November 2026, 21:18 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Aksi Massa Lanjutan di DPRD Sumbar Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

29 Oktober 2026, 06:51 WIB
Serah terima jabatan oleh Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas periode 2025/2026 Zaki Latif kepada Pemimpin Umum Genta Andalas periode 2026/2027 Oktavia Ramadhani, Senin (26/10/2026)(Genta Andalas/Syifa Alifa)

Oktavia Ramadhani Terpilih menjadi Pemimpin Umum Genta Andalas 2026/2027

28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

28 Oktober 2026, 01:16 WIB
Nelayan lokal sedang menjala ikan di pinggiran Pantai Carolina, Minggu (30/8/2026) (Tantri Pramudita)

Carolina dalam Riuh Ombak dan Teduh Pepohonan

24 Oktober 2026, 23:42 WIB
Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah

Menjelang Akhir Kepengurusan, Struktur Kabinet BEM KM UNAND Tuai Pertanyaan

24 Oktober 2026, 00:12 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak