• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 23 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aspirasi

Berbagai Dampak Roleplayer, Bermain Peran di Media Sosial

oleh Redaksi
2 Juli 2023, 17:54 WIB
(Ilustrator/Ifran Afdhala Zikri)

(Ilustrator/Ifran Afdhala Zikri)

ShareShareShareShare
(Ilustrator/Ifran Afdhala Zikri)

Oleh: Lara Elisa Putri*

Roleplayer adalah bermain peran di sosial media dengan menggunakan nama samaran dan memainkan peran yang bukan identitas asli diri. Dalam bermain roleplayer ini, tidak diperbolehkan memakai identitas asli baik nama maupun foto dan biasanya dimainkan di sosial media. Tak jarang dalam bermain roleplayer pengguna justru membuat konten yang tidak senonoh dan merugikan artis atau individu yang digunakan sebagai identitas roleplayer.

Dampak negatif yang dapat di rasakan dari bermain roleplayer adalah pengguna menjadi ketagihan. Seseorang akan bermain gadget secara berlebihan karena terlalu tenggelam dalam dunia sendiri yang sudah diciptakannya. Bagi anak di bawah umur, efek kecanduan bisa berdampak pada tumbuh kembangnya dan melalui bermain peran menjadi orang lain, anak bisa kehilangan jati dirinya.

Kebiasaan bermain peran sebagai orang lain dapat membuat seseorang kehilangan jati dirinya sendiri sehingga bisa berujung kepada rasa tidak percaya diri.
Ketidakpastian dalam roleplayer ini bisa membuat seseorang kebingungan dan bahkan bisa menyebabkan stres ringan. Hal ini dikarenakan seseorang yang telah terikat secara batin dengan lawan mainnya akan dibuat bingung dan bertanya-tanya. Pertanyaannya, kenapa demikian? Hal ini dikarenakan pemain tidak bisa menebak jenis kelamin lawan bermainnya.

Baca Juga  DPRD Sumbar Nyatakan Penolakan UU Ciptaker

Selain itu, lawan bermain yang tiba-tiba berhenti bermain tetapi sudah terkoneksi secara emosional akan membuat pemain lain merasa kehilangan.
Kejahatan yang dilakukan secara daring sebenarnya juga menjadi ancaman dalam bermain roleplayer ini. Contohnya adalah kejahatan seksual dan penipuan. Bermain peran sebagai orang lain yang memiliki sifat buruk tentu memperlebar berbagai risiko tersebut untuk terjadi. Apalagi jika dapat lawan main yang membawa berbagai macam dampak negatif.

Selanjutnya, jika dilihat dari sudut pandang lain, seseorang bisa mendapatkan hal yang tidak dia dapatkan di kehidupan normalnya. Misalnya seseorang yang memiliki keluarga yang tidak akur, bisa merasakan keluarga yang harmonis dengan bermain roleplayer . Hal ini dapat menumbuhkan semangat dan rasa kebahagiaan bagi si pemain. Namun, tentu saja rasa bahagia ini hanya bersifat semu sebab semua yang dirasakan pemain tidak nyata, hanya sebatas ‘bermain peran’.

Baca Juga  Ketika Kebijakan Menyebabkan Bencana

Peran orang tua dalam mengawasi anak sangat diperlukan untuk mencegah anak terkena dampak bermain roleplayer ini. Selain itu, pendidikan penggunaan sosial media yang baik harus diberikan kepada anak agar dapat menggunakan sosial media secara bijak. Kesadaran dari diri sendiri tentu menjadi faktor besar agar tidak terjerumus dalam dampak buruk roleplayer.

*Penulis merupakan mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas

Tag: identitas
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Kesih Rianti)

Ketika Penegak Hukum Diduga Tersangka

20 Juli 2026, 22:58 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

Skripsi Tidak Pernah Lebih Berharga dari Nyawamu Sendiri

15 Juli 2026, 21:18 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nurfadillah)

Di Balik Antrean Virtual, Adakah Kesempatan yang Benar-benar Sama?

11 Juli 2026, 21:21 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak