• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 1 Agustus 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aspirasi

Indonesia Darurat Judi Online

oleh Redaksi
28 November 2023, 09:27 WIB
(Ilustrasi/Nabila Annisa)

(Ilustrasi/Nabila Annisa)

ShareShareShareShare
(Ilustrasi/Nabila Annisa)

Oleh: Nabila Annisa*

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mengalami jumlah peningkatan yang dramatis dalam promosi judi online. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan bahwa ada 886.719 konten judi online yang diblokir sejak Juli 2018 hingga 7 Agustus 2023. Dikutip dari kompas.id, menurut data Kominfo, perputaran uang dari transaksi di platform judi online mencapai hampir triliunan rupiah per hari, sehingga tak heran kasus judi online di Indonesia telah berstatus darurat, bahkan menurut data Drone Emprit, Indonesia saat ini tercatat sebagai negara dengan jumlah pemain slot online terbanyak di dunia dengan jumlah pengguna mencapai angka 212.000 pengguna.

Judi online merupakan kegiatan yang ilegal di Indonesia, oleh karena itu mempromosikan judi online tentunya tidak bisa melalui koran, baliho, ataupun televisi, sehingga perusahaan judi online kerap menggunakan influencer untuk mempromosikan produk mereka. Beberapa di antaranya bahkan telah dipanggil pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan, mereka mempromosikan situs web judi online dengan kamuflase sebagai permainan daring, selain itu juga mempromosikannya lewat sistem donasi berbagai medium siaran langsung, hal ini tentunya membuat banyak pihak semakin resah, dan tentunya mereka dengan sengaja merugikan banyak masyarakat.

Berdasarkan tulisan yang diunggah di deduktif.id influencer ini ditawari endorsement yang nilainya jauh berkali-kali lipat dari yang biasa mereka terima, tawaran tersebut jelas cukup menggiurkan sehingga mereka menerima hal tersebut. Contohnya pada Mei 2017 lalu, Nikita Mirzani mempromosikan Jaya Bet di akun Instagramnya, selain itu juga ada beberapa nama artis besar lainnya, seperti Amanda Manopo, Wulan Guritno, Dewi Persik, dan Denny Cagur yang terlibat dalam promosi judi online di media sosial mereka. Dalam unggahannya mereka tidak secara blak-blakan menyebutkan judi online, tapi frasanya diganti menjadi game online. Para influencer yang dimintai keterangan pun banyak mengaku bahwa mereka tidak tahu produk yang mereka iklankan adalah judi online. Padahal sudah seharusnya mereka menaruh curiga tentang judi online yang dikamuflasekan menjadi game online ini.

Baca Juga  Indonesia Jadi Negara Fatherless, Kurangnya Peran Ayah Jadi Penyebab

Kemunculan judi online memicu banyak permasalahan di masyarakat. Mempromosikan judi online bisa membuat orang lain ikut masuk dalam lingkaran setan judi online yang membuat mereka terus ketagihan dan meninggalkan banyak hutang. Salah satu kasus yang viral Agustus lalu di media sosial adalah kasus mengenai seorang ibu di Tasikmalaya yang melakukan bunuh diri akibat anak semata wayangnya terjerat utang lantaran ketagihan judi online. Kemudian kasus serupa juga menimpa bos J&T yang juga meninggal bunuh diri karena kecanduan judi online. Kasus lainnya bahkan ada pria yang nekat merampok dan membunuh ibu kandungnya demi bermain judi online. Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan bagi banyak orang mengapa seseorang bisa kecanduan judi online.

Dikutip dari tirto.id, judi online ini seperti zat adiktif yang membuat seseorang ingin selalu kembali dan selalu merasa tergantung. Orang yang berjudi mencari sensasi kemenangan dalam bermain judi online tersebut. Beberapa penelitian mengatakan bahwa kecanduan judi sama dengan kecanduan rokok dan narkoba dimana organ otak memiliki sistem yang memudahkan orang merasa nyaman dan semangat saat berjudi. Judi online ini sudah masuk ke semua kalangan masyarakat. Awalnya hanya mencoba-coba, namun kini terjerumus dalam keyakinan bahwa menang pasti akan datang pada percobaan berikutnya sehingga membuatnya kecanduan.

Baca Juga  Suara dari Jawa Penentu Masa Depan Indonesia

Banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari judi online ini, pemerintah saat ini telah berusaha untuk memutus dan memblokir situs web judi online, untuk itu kita sebagai masyarakat juga dapat ikut terlibat aktif melaporkan jika menemui hal-hal berbau perjudian online. Hal ini berguna untuk membantu pemerintah dalam memberantas judi online, karena untuk memberantas keberadaan situs-situs judi online, tidak bisa hanya dari satu pihak saja, tapi perlu bantuan seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, jika kita sudah terjebak dalam kecanduan judi online, kita dapat menghindari lingkungan atau aktivitas yang terkait dengan perjudian tersebut dan mencari kegiatan lain yang dapat mengalihkan pikiran kita dari judi online, seperti berolahraga atau bertemu dengan teman dan keluarga. Namun jika tidak berhasil, temukan bantuan seorang profesional untuk menangani masalah tersebut.

Penulis merupakan mahasiswa Departmen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik* 

Tag: IndonesiaOnline
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

Ketika Hukuman Penjara Berakhir, Hukuman Sosial Dimulai

28 Juli 2026, 11:14 WIB
(Ilustrasi/Kesih Rianti)

Ketika Penegak Hukum Diduga Tersangka

20 Juli 2026, 22:58 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

Skripsi Tidak Pernah Lebih Berharga dari Nyawamu Sendiri

15 Juli 2026, 21:18 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nurfadillah)

Di Balik Antrean Virtual, Adakah Kesempatan yang Benar-benar Sama?

11 Juli 2026, 21:21 WIB
(Ilusgrafis/Ulya Nur Fadilah)

Konflik Selat Hormuz, Alarm bagi Ketahanan Energi Indonesia

30 Juni 2026, 19:59 WIB
(Ilusgrafis/Ulya Nur Fadilah)

Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

29 Juni 2026, 23:28 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Sumbang Duo Baleh, Kode Etik dalam Kebudayaan Minangkabau

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak