• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 5 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aspirasi

Tren OOTD di Sosial Media: Representasi Gaya Hidup Konsumtif Generasi Muda

oleh Redaksi
29 Juni 2022, 23:12 WIB
(Ilustrator/Kerina Jefani)

(Ilustrator/Kerina Jefani)

ShareShareShareShare
(Ilustrator/Kerina Jefani)

Oleh : Kerina Jefani*

Fashion merupakan istilah yang akrab dalam kehidupan sehari-hari dan telah menjadi gaya hidup setiap individu. Masyarakat sering mengidentikkan fashion dengan busana atau pakaian yang digunakan seseorang. Padahan fashion dilihat sebagai cara mengekspresikan diri yang memungkinkan dari apa yang mereka coba, lihat, dan minati. Arus globalisasi yang bergulir secara terus menerus melahirkan berbagai macam tren dalam segi fashion. Salah satunya, tren Outfit Of The Day (OOTD) yang sangat eksis dua tahun terakhir. Tren ini ramai diikuti oleh seluruh masyarakat dunia, tidak terkecuali generasi muda Indonesia. Tren ini umumnya dilakukan dengan memperlihatkan atau mengabadikan pakaian yang dipakai sehari-hari lalu dibagikan di media sosial. Maka dari itu, konsep OOTD sebenarnya sangat sederhana, dan tidak terlalu dibuat-buat
Saat ini tren OOTD di Indonesia tengah diwarnai dengan berkembangnya istilah-istilah outfit seperti cewek kue, cewek bumi, dan cewek mamba. Perwujudan perempuan yang menggunakan outfit warna-warni disebut sebagai cewek kue, yang dinilai sebagai wanita ceria dan penuh semangat. Selanjutnya perempuan yang menggunakan pakaian yang identik dengan warna-warna earth tone dilabeli sebagai cewek bumi yang memiliki kesan tenang dan bijaksana. Lalu, terdapat pula perempuan yang memakai pakaian-pakaian hitam yang terkesan berani dikenal dengan outfit cewe mamba. Hal ini menggambarkan bagaimana pakaian dapat mempersepsikan pandangan seseorang terhadap kepribadian orang lain
Akan tetapi, konsep tren OOTD di sosial media kini dijadikan wadah presentasi diri bagi para generasi muda. Di dalam fashion terkandung nilai-nilai yang ingin dipromosikan dan dikomunikasikan terhadap orang lain. Mereka berlomba-lomba untuk bersaing menunjukkan cara berpakaian terkini, dan membuktikan kualitas dari gaya hidupnya. Fenomena tersebut merupakan upaya untuk menumbuhkan kesan tertentu dengan cara menata perilaku agar orang lain memaknai identitas dirinya sesuai dengan apa yang ia inginkan. Pelaku tren OOTD memiliki dorongan untuk menampilkan citra tertentu yang ingin ditampilkan kepada khalayak atau followers pada akun sosial medianya. Hal ini dapat terlihat dari foto-foto yang hanya menampilkan sisi fashionable dan penggunaan busana kekinian agar dipandang sebagai pribadi yang trendi dan modern.

Baca Juga  Pertemuan Teater Mahasiswa se-Kota Padang Jilid II

Kecendrungan untuk memiliki citra yang baik di media sosial lewat tren OOTD ternyata memberi dampak negatif terhadap perubahan gaya hidup generasi muda. Pergeseran pemaknaan terhadap tren ini mendorong pelaku tren untuk terus memperbarui tampilannya. Hal ini tentu akan mengarahkan generasi muda pada perlaku konsumtif. Dimana motif pembelian suatu barang tidak lagi didasarkan oleh kebutuhan, melainkan berdasarkan keinginan untuk tampil modis di media sosial. Semakin individu tertarik terhadap trend fashion, maka semakin besar pula dorongan perilaku konsumtif yang akan terjadi. Apalagi ditambah dengan maraknya sistem jual beli online saat ini, semakin memberi akses bagi generasi muda untuk meningkatkan daya belinya terhadap barang-barang hits.
University Of technology Sidney melakukan sebuah survey terhadap lebih dari 900 mahaiswa di Singapura mengenai penggunaan media sosial dan pola belanja. Hasilnya, ternyata setiap potret unggahan di media sosial yang menonjolkan kesempurnaan hidup membuat responden merasa inferior, cemas, dan ingin belanja untuk meng-upgrade diri. Setidaknya terdapat empat jenis pola perilaku yang mencerminkan gaya hidup konsumtif di kalangan generasi muda, yaitu kecendrungan mengejar diskon di mall, toko, maupun online shop, sering gonta-ganti pakaian, kerap memperbarui gaya busana melalui pembelian barang yang berulang-ulang, serta menjadikan tren OOTD sebagai standar penampilan. Perwujudan perilaku konsumtif ini tentunya akan berimbas pada banyak aspek bagi individu. Kecendrungan untuk tampil keren dengan dengan hastag #OOTD di media sosial menggiring generasi muda pada bencana keuangan. Untuk itu, pentingnya mempertimbangkan antara kebutuhan dan keinginan, agar generasi muda terhindar dari perilaku konsumif akibat tren fashion.
Berikut beberapa tips dan trik yang dapat dilakukan oleh generasi muda untuk menangani perilaku konsumtif dari tren OOTD ini. Pertama, sebaiknya generasi muda memiliki pakaian dasar agar dapat terlihat modis kapanpun. Selain itu, dengan memiliki pakaian dasar geneasi muda akan lebih mudah mengembangkan kreativitasnya dalam memadukan dengan pakaian lainnya. Kedua, mengutamakan fungsi dan kepentingan barang yang akan dibeli, karena hal ini merupakan hal utama dalam menghindari sifat konsumtif.

Baca Juga  Potret Aksi Hari Anti Penyiksaan Internasional oleh Koalisi Masyarakat Sumbar

*Penulis merupakan mahasiswi Jurusan Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas

Tag: KonsumtifMahasiswaopini
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Zulaizah)

Penyadapan Presiden, Menguji Supremasi Hukum dan Batas Kekuasaan Aparat Negara

5 November 2026, 22:19 WIB
(Ilusgrafis/Nasywa Luthfiiyah Edfa)

“Stop the Wedding!” dan Ketakutan untuk Menikah

3 November 2026, 18:21 WIB
Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

1 November 2026, 21:18 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Aksi Massa Lanjutan di DPRD Sumbar Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

29 Oktober 2026, 06:51 WIB
Serah terima jabatan oleh Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas periode 2025/2026 Zaki Latif kepada Pemimpin Umum Genta Andalas periode 2026/2027 Oktavia Ramadhani, Senin (26/10/2026)(Genta Andalas/Syifa Alifa)

Oktavia Ramadhani Terpilih menjadi Pemimpin Umum Genta Andalas 2026/2027

28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

28 Oktober 2026, 01:16 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak