• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 7 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Cita Rasa Tradisional Sagun Bakar, Kue Khas Minangkabau

oleh Redaksi
Kamis, 1 Juni 2023, 21:31 WIB
Kue Sagun Bakar yang dibuat dengan cara tradisional, yakni dengan dibakar. ( Genta Andalas / Putri Salsabila Eryadi)

Kue Sagun Bakar yang dibuat dengan cara tradisional, yakni dibakar. ( Genta Andalas/ Putri Salsabila Eryadi)

ShareShareShareShare
Kue Sagun Bakar yang dibuat dengan cara tradisional, yakni dengan dibakar. ( Genta Andalas / Putri Salsabila Eryadi)
Kue Sagun Bakar yang dibuat dengan cara tradisional, yakni dibakar. ( Genta Andalas/ Putri Salsabila Eryadi)

Oleh : *Putri Salsabila Eryadi

Indonesia merupakan salah satu bangsa yang dikenal memiliki suku, adat, dan budaya yang sangat beragam. Setiap suku yang ada di Indonesia memiliki warna budaya nya masing- masing, yang telah diwariskan oleh leluhur. Warisan budaya tersebut dapat berupa adat istiadat, keterampilan, kuliner, atau cara hidup. Suku Minangkabau sebagai suku di Indonesia yang cukup dikenal karena budaya makanan khasnya, tidak cuma Rendang, ternyata Minangkabau memiliki salah satu makanan tradisional yang cukup dikenal di kalangan masyarakatnya. Makanan ini memiliki cita rasa tersendiri dengan proses memasaknya yang masih tradisional. Kudapan manis yang satu ini sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung ke Sumatera Barat.

Sagun Bakar adalah salah satu kue kering khas Minangkabau dengan cita rasa gurih dan manis. Nama Sagun sendiri berasal dari bahan utamanya yaitu tepung tapioka yang oleh masyarakat daerah asalnya disebut dengan sagu. Pada zaman dahulu proses pembuatan kue ini dibuat dengan cara dibakar di atas tungku kayu, sehingga makanan ini diberi nama Sagun Bakar. Prosesnya yang dibakar memberikan rasa dan aroma yang khas. Meskipun memiliki tekstur yang keras ketika digigit, akan tetapi kue ini akan cepat mencair saat masuk ke dalam mulut, seketika sensasi rasa manis dan gurih dari parutan kelapa bercampur menjadi satu.

Baca Juga  Empat Tahun Berlalu, Dana Ormawa 2022 Belum Juga Cair

Seorang pedagang Sagun Bakar di Balai Kurai Taji, Kota Pariaman, Suci, menuturkan bahwa selain cara pembuatannya yang masih sederhana yakni dengan dibakar, kue Sagun ini juga terbuat dari bahan-bahan yang mudah didapat. “Campuran bahannya itu ada tepung tapioka, kelapa parut, gula pasir, garam, dan vanil,” tutur Suci. Proses pembuatannya pun cukup tergolong mudah, kita hanya perlu mencampurkan satu persatu bahan hingga membentuk adonan, setelah adonan tersebut telah jadi, maka langkah selanjutnya ialah membentuk adonan menggunakan cetakan, setelah itu kue Sagun lalu dibakar dan setelah matang siap di nikmati atau disiimpan di toples kedap udara.

Sagun Bakar dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau tergantung ukuran, untuk ukuran besar hanya dijual dengan harga Rp 6.500 dengan isi 14 kue dan ukuran kecil seharga Rp 3.500 dengan isi 22 kue. Kue Sagun biasanya dihidangkan ketika hari raya tiba dan menjadi kue favorit masyarakat Minangkabau yang ada hampir di setiap rumah. Namun Seorang warga Kota Pariaman penikmat kue sagun bakar, Imra menuturkan bahwa kepopuleran kue Sagun di kalangan masyarakat kian menurun, karena dapat dilihat dari kebanyakan penikmat kue Sagun saat ini ialah para orang tua, selain itu kue ini juga sudah semakin jarang ditemui di hari- hari biasa.

Baca Juga  Ragam Budaya dan Kearifan Lokal Minangkabau dalam Festival Pesona Minangkabau

“Kue sagun ini sebenarnya kalau hari-hari biasa cukup susah ditemukan yang jual, karena yang handal buatnya itu memang orang-orang dulu, jadinya sering ada yang jual itu waktu hari raya saja,” ujar Imra.

Meski zaman terus berkembang, kekayaan budaya yang telah ada harus tetap dipertahankan dan sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk terus melestarikannya.Terutama bagi generasi muda yang digadang- gadangkan sebagai penerus. Kue Sagun sebagai salah satu kekayaan budaya yang telah berangsur- angsur jarang ditemui, mestinya menjadi perhatian bagi generasi muda untuk mengetahui dan mempelajari hal- hal serupa agar kekayaan- kekayaan tersebut tetap terjaga.

Penulis merupakan mahasiswa Departemen Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas*

 

 

 

 

 

 

Tag: Kota PariamanminangkabauSumatera Barat
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

Minggu, 1 November 2026, 21:18 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Aksi Massa Lanjutan di DPRD Sumbar Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

Kamis, 29 Oktober 2026, 06:51 WIB
Serah terima jabatan oleh Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas periode 2025/2026 Zaki Latif kepada Pemimpin Umum Genta Andalas periode 2026/2027 Oktavia Ramadhani, Senin (26/10/2026)(Genta Andalas/Syifa Alifa)

Oktavia Ramadhani Terpilih menjadi Pemimpin Umum Genta Andalas 2026/2027

Rabu, 28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026, 01:16 WIB
Nelayan lokal sedang menjala ikan di pinggiran Pantai Carolina, Minggu (30/8/2026) (Tantri Pramudita)

Carolina dalam Riuh Ombak dan Teduh Pepohonan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 23:42 WIB
Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah

Menjelang Akhir Kepengurusan, Struktur Kabinet BEM KM UNAND Tuai Pertanyaan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 00:12 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak