• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 5 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Tidak Ada Unggahan Kenaikan Isa Almasih, BEM KM UNAND Klarifikasi

oleh Redaksi
19 Mei 2026, 14:27 WIB
(Ilusgrafis/Zulaizah)

(Ilusgrafis/Zulaizah)

ShareShareShareShare

Padang,gentaandalas.com – Sejumlah mahasiswa mempertanyakan tidak adanya unggahan ucapan perayaan Kenaikan Isa Almasih pada akun Instagram BEM KM Universitas Andalas pada 14 Mei 2026. Pertanyaan tersebut muncul karena sebelumnya akun BEM KM diketahui mengunggah ucapan pada hari besar Islam. Menanggapi  hal tersebut, pihak BEM KM dan mahasiswa Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Universitas Andalas memberikan klarifikasi dalam wawancara pada 17 Mei 2026.

Pihak BEM KM Universitas Andalas menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak mengunggah ucapan perayaan agama tertentu di media sosial merupakan hasil kebijakan internal setelah melakukan diskusi dengan sejumlah organisasi keagamaan di lingkungan kampus.

“Kalau ditanya apakah kita tidak mengucapkan, kita mengucapkan juga, bisa dilihat dari caption. Tapi kenapa tidak dibuat di feed, karena sebelumnya sudah berdiskusi dengan beberapa organisasi agama lain dan dari hasil diskusi itu mereka juga sependapat kalau masalah ucapan ini tidak ada aturan yang mengikat dan tidak harus diucapkan,” ujar Wakil Presiden Mahasiswa BEM KM UNAND, Muhammad Firdan, saat diwawancarai Genta Andalas pada Sabtu (17/5/2026).

Firdan menyebutkan kebijakan tersebut diambil agar tidak ada perbedaan perlakuan antaragama di akun media sosial BEM KM UNAND. Menurutnya, ke depan BEM KM memilih untuk tidak mengunggah ucapan seluruh perayaan agama, termasuk Islam.

Baca Juga  Digelar Luring, Pengurus Baru UKPM Genta Andalas Resmi Dilantik

“Jalan tengahnya ya tidak diucapkan semuanya. Toleransi tidak hanya sebatas postingan, tapi bagaimana memberikan ruang yang sama, kesempatan, serta kenyamanan bagi semua pihak di lingkungan kampus,” katanya.

Pihak BEM juga menegaskan tidak ada intervensi dari pihak kampus terkait kebijakan tersebut. Mereka menyebut keputusan itu murni berdasarkan hasil pertimbangan internal organisasi.

Sementara itu, anggota Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Universitas Andalas, Rio, menilai perbedaan perlakuan dalam ucapan hari besar keagamaan dapat menimbulkan jarak antarmahasiswa apabila hanya diberikan kepada satu agama tertentu.

Rio menegaskan bahwa kapasitas dirinya dalam wawancara tersebut bukan sebagai perwakilan PMK, melainkan sebagai pihak yang hadir dalam temu ramah bersama BEM KM.

“Saya menyadari bahwa pengucapan perayaan keagamaan bukan hal esensial, namun apabila pengucapan hanya terhadap satu agama, hal itu akan menimbulkan ketimpangan perlakuan dan jarak antarmahasiswa,” ujarnya saat diwawancarai Genta Andalas pada Sabtu (17/5/2026).

Ia menyebutkan dalam temu ramah yang dilakukan bersama pihak BEM KM, organisasi mahasiswa tersebut menjelaskan bahwa dalam pandangan agama Islam, ucapan perayaan agama di luar Islam tidak diperbolehkan. Sebagai solusi, BEM KM memutuskan untuk tidak lagi mengunggah ucapan perayaan keagamaan apa pun di masa mendatang.

Baca Juga  Vakum Selama Dua Tahun, Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Unand Kembali Diadakan

Menurut Rio, PMK menyikapi keputusan tersebut secara terbuka karena hal itu merupakan kewenangan BEM KM sebagai lembaga mahasiswa. Meski demikian, ia menilai keputusan tersebut sebenarnya telah ditetapkan sebelum forum diskusi dilakukan.

“Kami juga sempat memberikan solusi agar pengeditan ucapan hari besar agama non-Islam dilakukan oleh anggota BEM yang nonmuslim agar tidak mengganggu kenyamanan teman-teman muslim,” katanya.

Rio berpandangan bahwa langkah yang diambil BEM KM lebih mengarah pada upaya meredam polemik yang berkembang di lingkungan mahasiswa. Ia juga mengaku khawatir tidak semua mahasiswa nonmuslim merasa terwakili dalam forum diskusi yang telah dilakukan.

Ia berharap perbedaan pandangan terkait isu keagamaan dapat disikapi secara terbuka melalui musyawarah serta mengedepankan kepentingan bersama agar tidak berkembang menjadi konflik sosial di lingkungan kampus.

Reporter: Ibnu Muhammad Bintang dan Irfan Deri Saputra

Editor: Nasywa Luthfiyyah Edfa

BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

1 November 2026, 21:18 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Aksi Massa Lanjutan di DPRD Sumbar Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

29 Oktober 2026, 06:51 WIB
Serah terima jabatan oleh Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas periode 2025/2026 Zaki Latif kepada Pemimpin Umum Genta Andalas periode 2026/2027 Oktavia Ramadhani, Senin (26/10/2026)(Genta Andalas/Syifa Alifa)

Oktavia Ramadhani Terpilih menjadi Pemimpin Umum Genta Andalas 2026/2027

28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

28 Oktober 2026, 01:16 WIB
Nelayan lokal sedang menjala ikan di pinggiran Pantai Carolina, Minggu (30/8/2026) (Tantri Pramudita)

Carolina dalam Riuh Ombak dan Teduh Pepohonan

24 Oktober 2026, 23:42 WIB
Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah

Menjelang Akhir Kepengurusan, Struktur Kabinet BEM KM UNAND Tuai Pertanyaan

24 Oktober 2026, 00:12 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak