• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 23 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Gentainment

Kekuatan Alam dalam Melihat Keindahan Perbedaan

oleh Redaksi
27 Juni 2023, 15:52 WIB
(Poster film Elemental: Forces of Nature/Pixar Animation Studios)

(Poster film Elemental: Forces of Nature/Pixar Animation Studios)

ShareShareShareShare
(Poster film Elemental: Forces of Nature/Pixar Animation Studios)

Oleh: Fadhilatul Husni*

Keragaman dari berbagai perbedaan merupakan hal yang berusaha ditekankan pada film animasi yang diangkat studio animasi Pixar dalam karya terbaru mereka, Elemental: Forces Of Nature. Keberagaman ini diilustrasikan melalui kehidupan para tokoh elemental yang diwakili oleh air, api, bumi dan udara. Empat elemen hidup berdampingan di sebuah kota bernama Elemental City.

Cerita dalam film ini berpusat pada kehidupan keluarga api yang baru saja pindah ke Elemental City. Keluarga Bernie dan Cinder yang baru saja pindah harus memulai dari awal lagi berjuang untuk bertahan hidup di kota. Mereka membuka toko kelontong yang menyediakan segala kebutuhan bagi warga api. Bernie dan Cinder yang memiliki seorang putri bernama Ember, diberi bertanggung jawab untuk melanjutkan bisnis toko kelontong itu di masa depan.

Ember tumbuh menjadi remaja putri yang penuh talenta. Namun, satu hal yang menjadi kekurangan Ember ialah ia sering tidak bisa mengendalikan emosinya yang tidak stabil dan berapi-api. Suatu hari, Ember bertemu Wade, seorang warga air yang tersedot ke dalam pipa di toko milik Bernie. Pertemuan ini membawa kisah menarik ke kehidupan romansa. Film yang disutradarai oleh Peter Sohn ini juga menyoroti romansa terlarang yang tumbuh antara Ember dan Wade.

Baca Juga  Potret Festival Hari Anak di CFD Padang Bersama Komunitas Aruna

Secara keseluruhan, Elemental: Forces of Nature cocok untuk film keluarga untuk remaja. Di mana di film ini juga menyinggung permasalahan keluarga yang seringkali dialami remaja serta tantangan para remaja di masa-masa mereka mulai beranjak dewasa. Salah satu bagian yang paling memberikan kesan dalam film ini adalah ketika Ember mengatakan, “I’m trying to fill my father’s shoes but I was never once asked what I wanted to do.” Kutipan ini memperlihatkan bagaimana hubungan yang Ember miliki dengan keluarganya, di mana Ember yang berkata bahwa ia tidak merasa menjadi dirinya sendiri dan hanya berguna untuk memenuhi ekspektasi ayahnya.

Efek animasi visual yang juga indah semakin menambah kesan dalam film ini. Kisah tentang kekuatan cinta dan keindahan pada film Elemental ini mampu menginspirasi serta mengubah pandangan hidup seseorang. Jalan cerita yang bisa dirasakan oleh banyak orang di antara kita. Kita yg berusaha memenuhi keinginan orang tua, yang bahkan mereka terkadang melupakan apa yang sebenarnya kita inginkan.

Baca Juga  Suara dari Jawa Penentu Masa Depan Indonesia

Meskipun demikian, jalan cerita yang menarik dalam film ini tidak dibarengi dengan pendalaman cerita yang mendalam. Peter Sohn tidak sepenuhnya mengeksplorasi potensi besar cerita tersebut. Semua elemen cerita, mulai dari keragaman, impian hingga cinta, diceritakan dengan tidak mendetail. Misalnya pada bagian film yang menceritakan bahwa Ember memiliki banyak keinginan, tetapi tidak dijelaskan sebenarnya apa yang menjadi keinginan Ember tersebut. Film ini juga tidak menceritakan lebih dalam mengenai alasan di balik orang tua Ember yang sangat berkeinginan agar Ember melanjutkan usahanya.

Padahal, kekuatan penceritaan mendalam sering terlihat pada karya-karya Pixar sebelumnya, tetapi hal ini tidak ditemukan di Elemental: Forces of Nature. Meski begitu, film ini tetap asyik ditonton bersama keluarga. Humor yang muncul dari perilaku setiap elemen juga menjadi kekuatan penting dalam Elemental: Forces of Nature. Pengalaman memasuki Elemental City dengan semua warganya yang beragam tak terlupakan.

Selamat Menonton!

*) Penulis merupakan mahasiswi jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas

Editor: Bilqis Zehira Ramadhanti Ishak

Tag: filmkeragamanResensireviewUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Poster film Obsession/TMDB

Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

21 Juli 2026, 21:26 WIB
(Poster Film 402 Rumah Sakit Angker Korea/Facebook MD Pictures)

Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

15 Juli 2026, 18:23 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
(Poster Film Cerita Lila/Facebook Moviezy)

Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

30 Juni 2026, 18:08 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak