• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 20 September 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Gentainment Karya Calon Anggota

Kontras Parenting Antar Generasi

oleh Redaksi
3 Juli 2023, 23:11 WIB
(Sumber: Prime Vidio Indonesia)

(Sumber: Prime Vidio Indonesia)

ShareShareShareShare
(Sumber: Prime Vidio Indonesia)

Oleh: *Khairun Nisa

Novel berjudul Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya diadaptasi menjadi Film dengan judul yang sama pada 2016 lalu. Namun film tentu belum dapat menampilkan semua momen dari novelnya. Oleh karena itu, Falcon Pictures mengadaptasi Sabtu Bersama Bapak dalam bentuk serial. Format serial memang semakin diminati saat ini di Indonesia terutama pada platform streaming. Oleh karena itu, Series Sabtu Bersama Bapak ini juga dapat menjadi film yang akan diminati penonton.

Series Sabtu Bersama Bapak disutradarai oleh Rako Prijanto dan penulis skenarionya Adhitya Mulya sang penulis novel. Serial ini rilis pada Kamis (29/6/2023) kemarin dengan jumlah serial sebanyak 6 episode dengan durasi 1 jam per episode. Sabtu Bersama Bapak menceritakan kisah Itje dan kedua anaknya Satya dan Cakra yang ditinggalkan Gunawan sebagai kepala keluarga, namun ia menyampaikan pesan agar anaknya selau melihat rekaman video setiap hari Sabtu yang ia tinggalkan. Filmnya ini juga berfokus pada kisah Satya dan Cakra. Berbeda dari versi filmnya serial Sabtu Bersama Bapak memberikan cerita yang lebih mengeksplorasi seperti pada novelnya.

Dengan dibintangi oleh Vino G. Bastian sebagai Gunawan, Marsha Timothy sebagai Itje, Adipati Dolken sebagai Satya dan Rey Mbayang sebagai Cakra serta Enzy Storia dan Dinda Hauw sebagai pasangan Satya dan Cakra. Dalam series ini, menawarkan berbagai drama kehidupan sehari-hari yang akan mudah dinikmati dengan cerita yang  menguras air mata, namun tak terasa begitu monoton dengan diselingi adegan komedi ringan.

Baca Juga  Legal Tapi Tidak Adil, Izin PT. Sumber Permata Sipora Ancam Pulau Sipora

Pada awal cerita penonton akan dibuat sedikit bingung dengan alur series ini, karena disajikan dengan alur kisah campuran yakni alur maju dan mundur. Pada awalnya diceritakan kisah Gunawan di masa muda tahun 1986-1995 namun seketika berubah bercerita tentang kehidupan anaknya di tahun 2022. Walaupun memiliki alur campuran, Ryan Purwoko selaku sutradara dapat memberikan cerita yang saling berkausalitas atau terhubung satu sama lain meski dalam dua zaman yang berbeda. Selain itu, penderitaan narasi dari Adhitya Mulya sebagai penulis skenario juga memperkuat visualisasi karakter dan alur ceritanya.

Dengan penampilan dari aktor Vino G. Bastian sebagai aktor yang telah berpengalaman,  aktingnya berhasil mencuri perhatian penonton sehingga dapat merasakan emosi senang, sedih hingga dapat menguras air mata. Pada series ini juga banyak diceritakan kisah masa lalu Gunawan dan Itje yang memberikan pembelajaran tentang hubungan di dalam keluarga seperti perbedaan cara parenting dari generasi ke generasi. Hal tersebut dapat dilihat dari cara mendidik anak pada zaman orang tua Gunawan, kemudian Gunawan dan Itje, hingga cara Cakra dan Satya dalam mendidik anaknya. Kontras gaya mendidik anak ini menjadi perbincangan yang menarik dalam series ini.

Baca Juga  Berbagai Dampak Roleplayer, Bermain Peran di Media Sosial

Dalam series juga tidak seperti di film yang menceritakan ketergantungan akan rekaman dari Gunawan setiap sabtu. Namun, disajikan juga kontras perubahan zaman masa mulai dari tahun 1980-2000 an. Walau terlihat warna biru yang masih menjadi warna kebanyakan produksi film dari Falcon Pictures. Namun pada series ini, pewarnaan tidak terlalu menjadi masalah.

Secara keseluruhan, series Sabtu Bersama Bapak bisa menjadi pilihan bagi penonton yang menyukai film bergenre drama keluarga dengan gaya penceritaan sederhana namun tetap memberikan kesan dan pesan yang mendalam bagi penonton. Isu tentang parenting yang sering digadang- gadangkan orang- orang pada dewasa ini juga menjadikan film ini cocok menjadi salah satu pilihan menonton yang menghibur sekaligus edukatif.

Penulis merupakan mahasiswa Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas*

 

 

BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Ibnu Muhammad Bintang)

Ketika Bahasa Minang Mulai Canggung di Lidah Gen Z

19 September 2026, 23:58 WIB
(Ilustrasi/Berkah Ibadarurrahman Siregar)

Menagih Paru-Paru Anak di Tengah Dapur yang Harus Tetap Ngebul

15 September 2026, 21:28 WIB
(Ilustrasi/Berkah Ibadarurrahman Siregar)

Berani Cerdas: Saat Sulteng Memilih Pendidikan daripada Popularitas

15 September 2026, 21:02 WIB
(Ilustrasi/Jihan Aurelia Syabandini)

Volume Kendaraan Meningkat, Kemacetan Terjadi di Sejumlah Ruas Jalan UNAND

14 September 2026, 15:56 WIB
(Ilustrasi/Jihan Aurelia Syabandini)

Parkir Padat dan Tak Teratur Jadi Persoalan di Lingkungan UNAND

13 September 2026, 01:06 WIB
(Ilusgrafis/Amanda)

Di Tengah Ancaman Bencana, Anggaran BNPB Justru Menyusut

12 September 2026, 23:44 WIB

TERPOPULER

  • (Ilustrasi/Berkah Ibadarurrahman Siregar)

    Berani Cerdas: Saat Sulteng Memilih Pendidikan daripada Popularitas

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Tradisi Kadaghek: Kerukunan Dalam Budaya Mengantar Jenazah Suku Minang di Tanjung Barulak

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Nasionalisme Mahasiswa yang Mulai Terkikis

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Tak Sekadar Dibuang, Eco Expo 2026 Bahas Nasib Sampah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Spider-Man: Brand New Day, Babak Baru Peter Parker

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak