• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 6 Juni 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Feature

Menyusuri Keindahan Goa Kelelawar Padayo, Lubuk Kilangan

oleh Redaksi
29 Juni 2024, 12:48 WIB
Dua orang pengunjung saat memasuki lokasi wisata Goa Kelelawar Padayo, yang berlokasi di Indarung,  Kota Padang. (Genta Andalas/ Latifah Maratus)

Dua orang pengunjung saat memasuki lokasi wisata Goa Kelelawar Padayo, yang berlokasi di Indarung, Kota Padang. (Genta Andalas/ Latifah Maratus)

ShareShareShareShare
Dua orang pengunjung saat memasuki lokasi wisata Goa Kelelawar Padayo, yang berlokasi di Indarung, Kota Padang pada Kamis (27/6/2024) (Genta Andalas/ Latifah Maratus)

Oleh : Latifah Maratus Sholihah

Padang, kota yang terkenal dengan pesona wisata baharinya, kini turut memperkenalkan destinasi tersembunyi yang tak kalah menarik, yaitu Goa Kelelawar Padayo. Untuk sampai ke Goa Padayo pengunjung harus melewati jalan utama PT Semen Padang menuju Bukit Padayo, Kelurahan Indarung, dengan jarak kurang lebih tiga kilometer dari pintu masuk. Selain dapat menikmati keindahan goa, di tengah perjalanan menuju lokasi, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk melihat dan memfoto serta memberi makan rusa totol yang berada di dalam kandang besi.

Setelah tiba di gerbang Bukit Padayo, pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 10.000 per orang, yang sudah termasuk biaya parkir. Diteruskan perjalanan selanjutnya menuju titik parkir yang terletak sekitar 100 meter di atas permukaan laut. Suasana alami Bukit Padayo yang hijau, lengkap dengan kicauan burung dan udara yang segar, akan memberikan pengunjung pengalaman menyegarkan jiwa dan pikiran yang sangat cocok untuk menghilangkan stres.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuruni Bukit Padayo sejauh sekitar 400 meter dari tempat parkir. Dalam perjalanan menuruni bukit, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang masih alami dan terjaga keindahannya. Jalan setapak yang terbuat dari balok semen yang disusun dengan rapi di atas tanah oleh penduduk setempat memberi kesan indah dan teratur. Selama perjalanan, terlihat aliran air sungai kecil yang jernih, menyegarkan mata dan pikiran pengunjung.

Baca Juga  Belum Penuhi Standar Kesehatan, Mahasiswa UNAND Beri Edukasi ke 15 UMKM Kuliner

Sampai akhirnya, pengunjung tiba di Goa Kelelawar Padayo di mana ribuan kelelawar terbang bebas, menciptakan pemandangan langka dan unik. Gemercik air dan suara kelelawar yang terbang di dalam goa menciptakan kesan mistis dan memukau yang tak terlupakan.

Salah satu pengelola wisata Goa Padayo, Mis, mengungkapkan bahwa proses pengembangan destinasi wisata ini sudah berlangsung selama enam tahun. Namun, baru-baru ini, goa ini secara resmi dijadikan tempat wisat sejak dua bulan terakhir. “Kalau ditemukannya mungkin sudah lama ya, tapi kami merintisnya itu mulai enam tahun lalu, sedangkan awal mula dijadikan tempat wisata itu baru kira-kira 2 bulan ini, pada saat itu, diresmikan oleh bapak wali kota langsung, setelah itu kami gratiskan pengunjung masuk selama 5 hari, dan barulah kami dirikan portal ini untuk mencari dana membenahi goa dan ini juga dibantu dan didukung oleh CSR Semen Padang.” Ujarnya, saat diwawancara Genta Andalas, Kamis (27/6/2024).

Baca Juga  CEO Amartha Sampaikan Peran Penting Teknologi dalam Mengola Bisnis di Era Digital

Sejak diresmikan, banyak pengunjung datang untuk menikmati keindahan Goa ini secara langsung. Salah seorang pengunjung, Nisa mengaku sangat menikmati kondisi alam sekitar yang masih asri.

“Sebenarnya kami kesini itu untuk mengisi waktu kosong, terus healing, penasaran juga kan karena sering lewat di beranda, dan sambil belajar juga kalau sebenarnya itu banyak loh tempat tersembunyi yang perlu kita ketahui dan pelajari lebih lanjut,” ujar Nisa.

Dengan keasrian alam yang luar, tantangan perjalanan menarik, dan keunikan goa yang menakjubkan, Goa Kelelawar Padayo menjadi destinasi yang tak boleh dilewatkan bagi para pencinta alam, dan petualangan. Dengan adanya fasilitas jembatan kayu dan pegangan tangan, pengunjung dapat menjelajahi Goa ini dengan lebih nyaman dan aman.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas

 

 

Tag: Goa KelelawarIndarungKota PadangPadayoSumatera BaratWisata Kota Padang
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Situasi Pelaksanaan Diseminasi Riset tema Kebencanaan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Hukum Universitas Andalas pada Kamis (4/6/2026) (Genta Andalas/Irfan Deri Saputra)

Diseminasi Riset LBH Padang Soroti Industri Energi dan Kerentanan Bencana

4 Juni 2026, 23:06 WIB
Objektifikasi perempuan dalam tongkrongan laki-laki dinilai sekadar gurauan. (Ilustrasi/Echa Syafira)

Membongkar Budaya Objektifikasi Perempuan dalam Tongkrongan Mahasiswa

1 Juni 2026, 16:47 WIB
Penulis menikmati pemandangan alam di puncak Gunung Kerinci (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

Menembus Kabut Kerinci, Menyapa Atap Sumatra dari Dekat

1 Juni 2026, 16:14 WIB
Rivaldo Ferdiand pendiri Galeri Kapsul Waktu Nusantara, duduk di antara ribuan koleksi barang jadul miliknya, Kamis (28/5/2026) (Genta Andalas/Pitri Yani)

Merasakan Jejak Masa Lalu Lewat Galeri Kapsul Waktu

29 Mei 2026, 18:39 WIB
Sejumlah pengunjung menikmati suasana Air Terjun Sarasah Uwak di kawasan Limau Manis, Kota Padang, Minggu (24/5/2926) (Genta Andalas/Tantri Pramudita)

Sarasah Uwak: Pesona Air Terjun di Balik Kampus Hijau

26 Mei 2026, 20:28 WIB
(Ilustrasi/Echa Syafira)

Pesta Babi dan Ancaman terhadap Ruang hidup Masyarakat Adat

25 Mei 2026, 22:53 WIB

Populer

  • Poster film Pesta Babi

    Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tenaga Kebersihan FK UNAND Ditemukan Meninggal di Hutan Biologi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pesta Babi dan Ancaman terhadap Ruang hidup Masyarakat Adat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tidak Ada Unggahan Kenaikan Isa Almasih, BEM KM UNAND Klarifikasi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aksi Mahasiswa Warnai Depan Kantor Gubernur Sumbar

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tiga Pria Diamankan Usai Diduga Konsumsi Alkohol di UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Absennya UNAND dalam Aksi BEM-SI Sumbar Tuai Pertanyaan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak