• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 2 Agustus 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aneka Ragam Resensi

Perjuangan Mendapatkan Kebebasan dan Kewarganegaraan Baru

oleh Redaksi
9 Maret 2024, 21:52 WIB
(Poster film My Name Is Loh Kiwan/ Netflix)

(Poster film My Name Is Loh Kiwan/ Netflix)

ShareShareShareShare
(Poster film My Name Is Loh Kiwan/ Netflix)

Oleh: *Lara Elisa Putri

My Name Is Loh Kiwan merupakan film adaptasi dari novel berjudul I Met Loh Kiwan, karya Cho Hae Jin. My Name Is Loh Kiwan tayang pertama di Netflix pada tanggal 1 maret 2024, dan dibintangi aktor ternama Song Joong Ki, Jo Han Chul, Kim Sung Ryoung, Lee Sang Hee, dan Seo Hyun Woo. Saat tayang perdama film ini berhasil menduduki peringkat pertama di Netflix, sebagai film dari comback aktor Song Jong Ki, film ini berhasil mencuri perhatian warga dari negeri gingseng korea selatan.

Berawal dari Loh Kiwan yang diperankan oleh Song Jong Ki sebagai seorang pembelok dari Korea Utara, bersembunyi bersama sang ibu di restoran milik pamannya di Korea Selatan, paman Kiwan yang berusaha menyembunyikan identitasnya pada akhirnya harus gagal karna ibu Kiwan mengalami kecelakaan dan identitasnya terbongkar. Hingga pada akhirnya Kiwan sang paman mengirimnya ke negara Belgia, di sinilah kisan Kiwan dimulai, saat berusaha bertahan hidup dan mendapatkan hak kewarganegaraannya.

Baca Juga  Kehangatan Keluarga yang Lahir dari Cinta, Bukan Ikatan Darah

Alur dari film ini sangat tertata, pada awal alur film belum tertebak dan terasa agak monoton namun bagian- bagian cerita mudah untuk dipahami oleh para penonton. Dengan konflik cerita yang cukup berat film ini berhasil dibawakan dengan luar biasa. Selain itu setting latar tempat yang dilakukan di negara aslinya menjadikan visual film ini begitu ciamik, seperti latar tempat yang diambil di negara Korea juga Belgia.

Karakter yang diperankan oleh aktor Song Jong Ki, juga tidak perlu untuk diragukan lagi, walaupun ini adalah debut film pertamanya, Song Jong Ki bisa membawakan perannya dengan sangat baik, begitu juga dengan aktor lainnya

Dalam segi sinematografi, film ini sangat mendukung dan bisa dikasih nilai sempurna, seperti pencahayaan, penempatan efek, penempatan waktu dan latar tempat juga disusun dengan sangat sempurna, sehingga apapun yang terlihat dalam film ini sangat nyata dan bisa dirasakan secara emosional dalam kehidupan nyata.

Baca Juga  Petualangan Terakhir para Pahlawan Kosmis yang Penuh Aksi, Humor dan Emosi

Film ini hanya cocok ditonton untuk usia 18+ dikarenakan ada adegan dewasa tanpa sensor di dalam film ini, jadi disarankan menonton untuk usia yang telah ditentukan tidak ada hal yang begitu mencolok film ini hanya minus di bagian adegan dewasa sehingga tidak bisa di nikmati oleh semua kalangan umur.

Film ini memberikan pengajaran bahwa untuk mendapatkan sesuatu kita harus rela kehilangan sesuatu, seperti loh kiwan yang kehilangan ibunya, sebelum bisa bebas hidup di negera lain dan tidak terikat dengan Korea Utara. Banyak memperjuangan sesuatu yang awal nya tidak mungkin untuk didapatkan, akan tetapi jika tak putus asa mencoba tidak ada kemustahilan selagi masih ingin berusaha. Dengan pengajaran dan nilai- nilai yang ada film ini sangat direkomendasikan.

Selamat Menonton….

*Penulis merupakan mahasiswa Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas

 

Tag: Film Netflix
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Poster film The Odyssey/Wikipedia

The Odyssey: Perjalanan Pulang yang Penuh Rintangan

31 Juli 2026, 23:11 WIB
Poster film Obsession/TMDB

Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

21 Juli 2026, 21:26 WIB
(Poster Film 402 Rumah Sakit Angker Korea/Facebook MD Pictures)

Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

15 Juli 2026, 18:23 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
(Poster Film Cerita Lila/Facebook Moviezy)

Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

30 Juni 2026, 18:08 WIB
(Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

14 Juni 2026, 21:17 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Sumbang Duo Baleh, Kode Etik dalam Kebudayaan Minangkabau

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak