• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 23 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aneka Ragam

Lawan Cuaca Panas dengan Cairan yang Tepat

oleh Redaksi
19 Februari 2021, 23:26 WIB
ShareShareShareShare

Oleh: Nando Ferdiansyah dan Dian Mardhiyyah*

Cuaca panas merupakan salah satu faktor yang paling memengaruhi jumlah cairan dalam tubuh. Cuaca panas, apalagi yang mencapai level ekstrem tentu bisa menyebabkan dehidrasi parah yang jika terus dibiarkan akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Semakin menipis ion yang ada pada tubuh akan menyebabkan badan cepat lelah, susah bernafas, dan parahnya lagi menyebabkan rangsangan tubuh semakin melambat.

Daya tahan tubuh setiap orang pasti berbeda, ada yang bisa bertahan lama dari cuaca panas; ada juga yang anti dengan cuaca panas. Bagi yang memiliki daya tahan tubuh lemah akan panas tentu hal itu sangat berisiko. Maka dari itu cairan ialah kuncinya.

Karena cairan merupakan hal yang penting, artinya kadar air dalam tubuh harus tercukupi. Anda bisa memenuhi kebutuhan cairan dari minuman dan juga makanan basah seperti semangka dan sup. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara tepat menjaga stabilitas cairan dalam tubuh kala cuaca panas, mari kita simak penjelasan dari Guru Besar Fakultas Kedokteran, Dokter Spesialis Gizi Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto, M.Sc. Ph.D,Sp.GK.

Mengapa cuaca ekstrem dapat memengaruhi ketahanan tubuh?
Ketika cuaca sangat panas, maka cairanlah yang paling dibutuhkan. Cairan dalam tubuh akan banyak terkuras karena keringat atau aktivitas yang lain. Jika tubuh mengalami kurang cairan, inilah yang memengaruhi sistem imunitas kita. Ketahanan tubuh bisa berkurang apabila kekurangan cairan. Maka sangat penting sekali ketika suhu tinggi untuk menjaga tubuh agar tidak kekurangan air.

Baca Juga  Gencar Sosialisasikan Pemilu BEM FHUA, antusiasme pemilih meningkat

Apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga cairan tubuh kala cuaca panas?

Asupan yang baik dikonsumsi selama cuaca panas ekstrem yang paling utama ialah cairan. Kebutuhan tubuh kita akan cairan sekitar 2-3 liter perhari. Cairan bisa berasal dari mana saja seperti buah-buahan (pepaya, rambutan, langsat, buah naga, semangka, dan sejenisnya). Di samping kandungan cairan, kita juga memperoleh vitamin dan antioksidan.

Kemudian sinar matahari dapat membantu tubuh memperoleh Vitamin D. Sinar matahari bekerja dengan mengaktifkan pro Vitamin D menjadi Vitamin D dalam tubuh. Berbeda halnya jika tubuh terlalu lama terpapar oleh cahaya matahari dan suhunya yang terlalu panas. Maka itu akan menyebabkan terjadinya kanker, seperti kanker kulit. Sehingga aktivitas diusahakan jangan terlalu lama berada di bawah sinar matahari secara langsung.
Kita membutuhkan cahaya matahari sekitar 30 menit dalam sehari. Namun apabila dalam kondisi cuaca ekstrem maka 10 menit saja sebelum jam 12 itu sudah cukup. Ketika bepergian sebaiknya menggunakan sunscreen.

Adakah hal-hal yang sering terlupakan namun sangat penting untuk ketahanan tubuh saat cuaca panas?

Yang paling sering terlupakan itu makan buah-buahan. Ketika merasa panas hanya meminum air, padahal buah-buahan tidak kalah pentingnya.
Terkait air, saat ini yang paling penting ialah air putih. Namun seumpamanya mengonsumsi minuman bersoda, ataupun kemasan seperti jus atau semacamnya memiliki kadar gula yang sangat tinggi. Apabila terlalu banyak mengonsumsi gula, maka dapat menyebabkan kegemukan. Minum minuman bersoda sebanyak 300cc saja itu kandungan gula nya banyak sekali.

Baca Juga  Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Dorong Mahasiswa Berwirausaha dengan Laksanakan Webinar Edukasi AFPI Goes to Campus

Di samping itu, saat ini sudah banyak minuman yang mengandung mineral, di dalamnya ada oksigen. Minuman seperti itu boleh dikonsumsi, namun memang lebih baik air putih biasa karena di dalamnya juga terkandung mineral. Jadi, yang perlu dihindari ialah minum minuman bersoda dan jus yang terlalu manis.

Selain memenuhi kebutuhan cairan, aktivitas seperti apa yang dibutuhkan tubuh saat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah?
Saat ini masalahnya rata-rata orang Indonesia banyak yang kekurangan vitamin D, walaupun cahaya matahari banyak, tapi banyak orang yang malas keluar rumah. Kekurangan vitamin D menyebabkan ketahanan tubuh terganggu. Padahal setiap hari kita harus mendapatkannya, terlebih saat pandemi, maka tubuh kita sangat butuh vitamin D untuk ketahanan tubuh, lalu vitamin A, vitamin C, dan antioksidan yang mana semua ini bisa didapatkan dengan makan banyak buah dan sayur.

Di sisi lain pada saat pandemi ini diperkirakan meningkatnya jumlah obesitas dikarenakan sedikitnya aktivitas di luar rumah. Akhirnya badan tidak banyak bergerak, lalu menyebabkan kegemukan. Inilah yang harus dihindari. Harus banyak olahraga di pagi atau sore hari ketika matahari tidak terlalu menyengat. Disarankan berolahraga setiap hari, minimal 30 menit.

Tag: kesehatanPandemi
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Poster film Obsession/TMDB

Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

21 Juli 2026, 21:26 WIB
Potret Gedung FKM Jati yang hingga saat ini masih terbangkai pada Kamis (16/7/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

19 Juli 2026, 20:32 WIB
(Poster Film 402 Rumah Sakit Angker Korea/Facebook MD Pictures)

Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

15 Juli 2026, 18:23 WIB
Narasumber menyampaikan pemaparan dalam diskusi publik bertajuk "Sumatera Barat Anti Penyiksaan: Hentikan Kekerasan Negara, Serta Hapus Impunitas dan Ideologi Militerisme" yang digelar di Kantor LBH Padang, Kamis (2/7/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

3 Juli 2026, 16:11 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak