• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 2 Agustus 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aneka Ragam Konsultasi

Pentingnya Menjaga Kebersihan Kamar Agar Terhindar dari Vektor Penyakit

oleh Redaksi
3 Desember 2022, 22:57 WIB
(Ilustrator/Fadhilah Lisma Sari)

(Ilustrator/Fadhilah Lisma Sari)

ShareShareShareShare
(Ilustrator/Fadhilah Lisma Sari)

Padang, gentaandalas.com- Kamar menjadi tempat beristirahat bagi semua orang, tak terkecuali bagi mahasiswa yang tinggal di indekos. Setelah selesai perkuliahan, mahasiswa akan beristirahat di indekosnya. Akan tetapi, dengan segala kesibukan yang seringkali mahasiswa miliki membuat tidak semua mahasiswa menjaga kebersihan kamarnya. Tidak jarang hewan seperti nyamuk, tikus, dan kecoa ditemukan di dalam kamar indekos mahasiswa yang tidak terawat. Hewan-hewan tersebut tentu saja menjadi hama bagi penghuni kamar. Lantas, apa saja dampak yang ditimbulkan dari keberadaan hewan-hewan tersebut? Apakah akan berdampak terhadap kesehatan? (Asa Alvino Wendra)

Narasumber: Aulia Rahman, SKM., MKM. *)

Terlepas dari ada atau tidaknya terhadap dampak kesehatan tubuh, keberadaan hewan di dalam kamar sudah merupakan suatu kesalahan. Hewan sudah seharusnya berada di alam. Contohnya seperti hewan nyamuk dan kecoa, kedua hewan tersebut tidak seharusnya berada di kamar. Adanya hewan di dalam kamar akan menjadi gangguan bagi manusia, apalagi jika hewan tersebut adalah hewan yang menjadi vektor penyakit. Hewan vektor penyakit bisa menularkan penyakit pada manusia, baik secara langsung melalui gigitan maupun menjadi perantara penyakit. Salah satunya yaitu nyamuk Aedes aegypti yang bisa menyebabkan penyakit demam berdarah. Ada juga nyamuk anopheles yang bisa menyebabkan penyakit malaria. Hewan yang menjadi vektor penyakit tersebut tentu saja menyebabkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan tubuh manusia. Dampak paling fatalnya, bisa menyebabkan kematian jika imunitas sedang rendah. Selain itu, kehadiran hewan di dalam kamar juga dapat mengganggu kenyaman orang yang tinggal di dalamnya. Kehadiran hewan di dalam kamar kos akan menyebabkan bau tidak sedap. Hewan tersebut bisa mati dan menjadi bangkai di dalam kamar dan juga akan membuang kotoran sembarangan.

Baca Juga  Minat Peserta Laksanakan UTBK di Unand Turun Akibat Akses Jauh Dari Kota

Bagaimana cara mencegah agar hewan vektor penyakit tidak masuk ke dalam kamar? Apa yang harus dilakukan agar tercegah dari hewan vektor penyakit?

Setiap hewan vektor penyakit, memiliki cara penanganan yang berbeda, tetapi secara umum cara penanganannya tidak berbeda jauh. Cara mencegahnya yaitu dengan menjaga kebersihan. Membersihkan kamar seharusnya tidak dengan menyapu saja, tetapi juga membersihkan semua sisi kamar. Sela-sela yang terdapat di dalam kamar harus dibersihkan secara rutin. Selanjutnya, yaitu segera membersihkan sisa makanan saat setelah makan dan saat ada remah-remah makanan yang jatuh. Remah-remah makanan itu nantinya akan mengundang serangga dan tikus. Selain itu, sampah yang menumpuk harus segera dibuang, menumpuk sampah karena juga dapat mengundang tikus dan lalat.

Baca Juga  Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Eating Disorder

Tidak hanya yang berkaitan dengan kebersihan kos, kebiasaan mahasiswa yang kerap menggantung baju disarankan agar tidak menggantung baju lagi jika tidak terpakai. Baju yang tergantung akan menjadi tempat persembunyian nyamuk karena nyamuk menyukai bau badan manusia. Setelah memakai baju, sebaiknya langsung dimasukkan ke dalam lemari. Gaya hidup Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus diterapkan. Hal ini karena dengan diterapkannya PHBS, maka akan membuat badan bersih dan bisa tercegah dari vektor penyakit. Mandi harus dua kali sehari dan juga menerapkan cuci tangan pakai sabun. Kesimpulannya yaitu gaya hidup PHBS dan terjaganya kebersihan akan mencegah datangnya hewan vektor penyakit.

*Narasumber merupakan Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Editor: Bilqis Zehira Ramadhanti Ishak

Tag: Mahasiswa
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

Pelemahan Rupiah Menjadi Alarm Stabilitas Ekonomi Nasional

23 Mei 2026, 12:41 WIB
(Ilustrasi/Dila Febrianti)

Bahaya Cacingan Menjadi Alarm Gizi dan Lingkungan

31 Agustus 2025, 09:49 WIB
Ilustrasi/Pitri Yani

Legal Tapi Tidak Adil, Izin PT. Sumber Permata Sipora Ancam Pulau Sipora

30 Juni 2025, 09:44 WIB
Ilustrasi/Meylina Permata Sari

Peringatan 22 Tahun Hari Buku Nasional: Penulis dan Pembaca Buku Tetap Dilema

20 Mei 2024, 22:26 WIB
(Ilustrasi/Zahra Nurul Aulia)

Asas Praduga Tak Bersalah: Pilar Utama Keadilan dalam Kasus Hukum

3 Desember 2023, 20:00 WIB
(Ilustrator/Zulkifli Ramadhani)

Menilik Literasi dan Minat Bayar Pajak Masyarakat

26 Juni 2023, 17:37 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Sumbang Duo Baleh, Kode Etik dalam Kebudayaan Minangkabau

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Obsession: Ketika Kamu “Dipelet” Cowok Insecure

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak