• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, 24 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Diskusi Publik IWD 2026, JPP Sumbar Hadirkan Ruang Aman Bahas Kekerasan dan Femisida

oleh Redaksi
14 Maret 2026, 11:58 WIB
Diskusi publik yg dilakukan dengan para pembicara di internasional Women's Day, Jumat (13/3/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

Diskusi publik yg dilakukan dengan para pembicara di internasional Women's Day, Jumat (13/3/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com – Koalisi Jaringan Peduli Perempuan (JPP) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar diskusi publik dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD) 2026 di lantai 1 Gedung Taman Budaya Sumbar, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Sadar Kesetaraan: Membongkar Akar Kekerasan dan Femisida” ini menjadi ruang diskusi bagi berbagai elemen masyarakat untuk membahas persoalan kekerasan berbasis gender serta memperkuat solidaritas bagi perempuan dan kelompok rentan. Diskusi tersebut dipandu oleh Zasgia Nuraini Puti dari Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik (PHP) Universitas Andalas (UNAND). Sejumlah narasumber turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya akademisi UNAND Erianjoni, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Desra Elena, aktivis Pelita Ais Fahira, perwakilan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sumbar, serta Alfi Sukri dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang.

Perwakilan JPP Sumbar menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial peringatan Hari Perempuan Internasional, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan konsolidasi bagi masyarakat untuk membahas berbagai persoalan yang masih dihadapi perempuan. Melalui momentum IWD 2026, JPP Sumbar ingin menghadirkan ruang diskusi terbuka terkait kekerasan berbasis gender, sekaligus memperkuat dukungan bagi korban agar memiliki ruang aman untuk menyuarakan pengalaman dan memperjuangkan hak-haknya. Dalam pemaparannya, akademisi UNAND, Erianjoni menjelaskan bahwa istilah femisida sering kali tidak tercatat secara khusus dalam sistem hukum maupun data resmi, sehingga kerap dipandang sebagai kasus kekerasan biasa.

Baca Juga  Peringati 100 Hari Kejahatan Kemanusiaan Israel di Gaza, Aliansi Masyarakat Sumbar Adakan Aksi Flashmob

“Dalam data hukum, istilah femisida sering kali tidak muncul secara khusus. Namun meskipun dianggap sebagai kasus biasa, jumlahnya sebenarnya cukup banyak. Itu yang perlu menjadi perhatian,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa femisida tidak dapat dilepaskan dari faktor budaya, terutama budaya patriarki yang masih kuat di masyarakat. Menurutnya, relasi kuasa yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan sering kali menjadi salah satu penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan.

Diskusi tersebut juga menyoroti bahwa kekerasan terhadap perempuan tidak hanya terjadi di ruang domestik, tetapi juga dapat dialami oleh kelompok rentan lainnya, seperti perempuan penyandang disabilitas maupun perempuan yang berada dalam situasi konflik atau institusi tertutup. Selain itu, dalam diskusi juga disinggung berbagai contoh kasus yang menggambarkan perjuangan perempuan melawan ketidakadilan, salah satunya melalui figur Marsinah, yang kerap dipandang sebagai simbol perlawanan terhadap kekerasan dan ketidakadilan yang dialami perempuan di Indonesia. Menutup diskusi, Alfi Sukri dari LBH Padang menegaskan bahwa ruang-ruang diskusi seperti ini penting untuk terus dihadirkan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai bentuk kekerasan. Menurutnya, kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun dan harus dilawan melalui kesadaran bersama serta dukungan terhadap korban.

Baca Juga  Buntut Pengusiran Saat Meliput, Ratusan Jurnalis Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur Sumbar

Sementara itu, Erianjoni juga menekankan pentingnya refleksi di tingkat individu maupun komunitas untuk mengatasi budaya yang masih meminggirkan perempuan. Ia menilai upaya menghapus kekerasan terhadap perempuan memerlukan perubahan cara pandang masyarakat, termasuk menantang praktik misogini serta budaya patriarki yang masih berkembang. Selain diskusi publik, rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas seperti lapak baca, ruang aman, pameran karya, pembacaan puisi, art therapy, pemeriksaan kesehatan gratis, serta buka puasa bersama. Melalui kegiatan ini, JPP Sumbar berharap peringatan International Women’s Day 2026 tidak hanya menjadi momentum simbolik, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas masyarakat dalam memperjuangkan keadilan dan ruang aman bagi perempuan.

Reporter: Dila Febrianti dan Oktavia Ramadhani

Editor: Auryn Dzakirah

Tag: diskusi publikIWDwomen's day
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Potret Gedung FKM Jati yang hingga saat ini masih terbangkai pada Kamis (16/7/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

19 Juli 2026, 20:32 WIB
Narasumber menyampaikan pemaparan dalam diskusi publik bertajuk "Sumatera Barat Anti Penyiksaan: Hentikan Kekerasan Negara, Serta Hapus Impunitas dan Ideologi Militerisme" yang digelar di Kantor LBH Padang, Kamis (2/7/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

3 Juli 2026, 16:11 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
Para aktor mementaskan drama The Lottery pada gelaran English Drama Performance 2026 di SMKN 7 Padang, Sabtu (27/6/2026) (Genta Andalas/Aulia Rindu)

Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

28 Juni 2026, 16:30 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (25/06/2026) (Genta Andalas/Aurelia Syabandini)

Aksi Jilid II Mahasiswa Soroti Transparansi APBD hingga Harga BBM

27 Juni 2026, 00:09 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak