• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 6 Juni 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aspirasi

Jangan Takut Beda, Ini Negerinya Anak Muda

oleh Redaksi
1 Juli 2023, 22:05 WIB
(Ilustrasi/Resti Rasyid)

(Ilustrasi/Resti Rasyid)

ShareShareShareShare
(Ilustrasi/Resti Rasyid)

Oleh: Resti Rasyid*

Indonesia adalah negara dengan sejuta keberagaman, setiap insan hadir dengan ciri khasnya masing-masing. Mulai dari daerah asal, ras, suku, bahasa, tradisi, agama, dan lain sebagainya. Belum lagi perbedaan dasar yang melekat pada setiap manusia seperti perbedaan cara berpikir, berbicara, dan berpenampilan. Sebenarnya jika kita kaji satu persatu ada banyak sekali. Keberagaman tersebut sebenarnya menjadi kekayaan dan keunikan Bangsa Indonesia tetapi disisi lain juga menjadi tantangan tersendiri. Karena belakangan ini Indonesia kerap mengalami krisis toleransi dan perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan.

Meski begitu, dalam sejarahnya Bangsa Indonesia berhasil mencapai kemerdekaannya dengan upaya menyatukan perbedaan-perbedaan sehingga lahirlah Indonesia seperti yang sekarang ini. Tentunya upaya ini juga tidak lepas dari turut andil pemuda Indonesia karena sejarah negeri ini adalah sejarah anak muda. Setiap peristiwa signifikan bagi tanah air ini adalah bentukan dari anak muda. 

Dilansir dari Narasinews.com ada beberapa peristiwa berpengaruh yang dilandasi oleh kegigihan anak muda. Pertama, peristiwa Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 dimana seluruh pemuda dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul yang akhirnya memantik semangat kebangkitan nasional. Kedua, peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 ketika pemuda Indonesia nekat memaksa Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan hingga akhirnya Indonesia menyatakan bebas dari penjajahan. Ketiga, peristiwa Reformasi ’98 pada Mei 1998 saat anak muda seluruh indonesia secara serentak meruntuhkan sebuah era kepemimpinan yang otoriter dan akhirnya melahirkan harapan baru bagi masa depan  Indonesia.

Baca Juga  Pengangguran Usia Muda di Tengah Perubahan Dunia Kerja

Belum lama ini juga sejumlah mahasiswa melakukan aksi angkat kertas yang bertuliskan “Mosi Tidak Percaya” dan “Tolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Cipta Kerja” dalam acara Workshop yang diadakan Satgas Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di Gedung Convention Hall, Universitas Andalas pada tanggal 27 Juni 2023. Mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas ini menuntut pembatalan Perppu Cipta Kerja yang isi dari pasalnya dianggap tidak substansial. Aksi ini juga merupakan aksi lanjutan dari beberapa aksi sebelumnya terhadap penolakan UU Ciptaker oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM UNAND).

Mahasiswa yang hadir pada workshop menilai sosialisasi ini terlambat dilakukan karena undang-undang sudah disahkan duluan. Mahasiswa mengkritisi banyak pasal yang bermasalah dan undang-undang ini dianggap disusun bukan atas kepentingan bersama, melainkan kepentingan para elit politik.  Tidak hanya melakukan aksi angkat kertas sebagai pernyataan sikap menolak pengesahan UU Ciptaker, tetapi juga dilakukan penyerahan kajian yang berisi aspirasi mahasiswa dari BEM KM UNAND yang telah dirilis BEM Seluruh Indonesia kepada Tim Satgas UU Ciptaker. Dengan penyerahan kajian ini mahasiswa mendesak satgas terkait untuk segera mencabut atau meninjau kembali pengesahan undang-undang yang kontroversial ini.

Hal ini semakin meyakinkan kita bahwa anak muda punya kekuatan untuk itu, anak muda sebenarnya mampu untuk menyatukan perbedaan-perbedaan menjadi suatu kesatuan. Sekarang tergantung kita mau atau tidaknya untuk ambil bagian, sebab Indonesia butuh anak muda. Lantas, kenapa harus anak muda? Sebab riset menunjukkan bahwa ciri anak muda sekarang adalah berkomitmen untuk menghargai perbedaan. Bahkan anak muda sekarang cenderung berlomba-lomba untuk menjadi beda dan unik, sehingga kreatifitas dan ide-ide besar sering muncul dari sini.

Baca Juga  Laboratorium Sentral Targetkan Beroperasi Minggu Depan

Anak muda sadar bahwa menjadi beda itu biasa, menghakimi perbedaan ras, suku, bahasa atau agama adalah ciri-ciri orang yang sudah kedaluwarsa. Hari ini dunia semakin maju dan perbedaan semakin nyata adanya di sekeliling kita. Anak muda menganggap semakin beragam artinya semakin indah. Lalu, kenapa harus anak muda? Anak muda suka berkolaborasi, anak muda ingin punya teman sebanyak-banyaknya dan mereka bukan selalu nongkrong tanpa alasan. Mereka tau caranya bergaul yang dapat menghasilkan sesuatu, mereka menikmati solidaritas, berbagi proses dan menemukan keahlian masing-masing.

Menyepakati perbedaan bukanlah perkara yang gampang, bukanlah sebuah karakter yang melekat secara instan pada diri kita. Butuh rasa toleransi untuk mewujudkannya, perlu rasa solidaritas dan saling membutuhkan. Meski terkadang apa yang mempersatukan tak selalu yang indah-indah saja, karena ternyata kita bisa dipersatukan oleh masalah dan perbedaan.

*)Penulis merupakan mahasiswi Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Andalas

Editor: Bilqis Zehira Ramadhanti Ishak

Tag: AspirasiIndonesiaopiniPemudaUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Zulaizah)

Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

5 Juni 2026, 23:53 WIB
Situasi Pelaksanaan Diseminasi Riset tema Kebencanaan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Hukum Universitas Andalas pada Kamis (4/6/2026) (Genta Andalas/Irfan Deri Saputra)

Diseminasi Riset LBH Padang Soroti Industri Energi dan Kerentanan Bencana

4 Juni 2026, 23:06 WIB
(Ilusgrafis/Farid Farhan)

PP Nomor 21 Tahun 2026 dan Harapan Baru Bagi Rupiah

2 Juni 2026, 22:13 WIB
Objektifikasi perempuan dalam tongkrongan laki-laki dinilai sekadar gurauan. (Ilustrasi/Echa Syafira)

Membongkar Budaya Objektifikasi Perempuan dalam Tongkrongan Mahasiswa

1 Juni 2026, 16:47 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nurfadilah)

Clickbait: Jebakan Informasi di Era Digital

31 Mei 2026, 11:54 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

Judi Online dan Masyarakat yang Kehilangan Harapan

28 Mei 2026, 16:45 WIB

Populer

  • Poster film Pesta Babi

    Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tenaga Kebersihan FK UNAND Ditemukan Meninggal di Hutan Biologi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pesta Babi dan Ancaman terhadap Ruang hidup Masyarakat Adat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tidak Ada Unggahan Kenaikan Isa Almasih, BEM KM UNAND Klarifikasi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aksi Mahasiswa Warnai Depan Kantor Gubernur Sumbar

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tiga Pria Diamankan Usai Diduga Konsumsi Alkohol di UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Absennya UNAND dalam Aksi BEM-SI Sumbar Tuai Pertanyaan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak