• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, 24 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Liputan

Mahasiswa KKN UNAND Pangian Berdayakan Limbah Kotoran Ayam Petelur Menjadi Pupuk Organik

oleh Redaksi
10 Agustus 2024, 20:43 WIB
Proses pencampuran bahan baku pupuk organik kotoran ayam petelur dengan cairan EM4 (Dok.Pribadi)

Proses pencampuran bahan baku pupuk organik kotoran ayam petelur dengan cairan EM4 (Dok.Pribadi)

ShareShareShareShare
Proses pencampuran bahan baku pupuk organik kotoran ayam petelur dengan cairan EM4 (Dok.Pribadi)

TANAH DATAR, gentaandalas.com – Mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND) Nagari Pangian, Lintau Buo, Tanah Datar berdayakan limbah kotoran ayam petelur dari peternak lokal menjadi pupuk organik bernilai ekonomis. Ketua KKN UNAND di Nagari Pangian, Saddam Ahmad Husein mengatakan tujuan dari pengadaan pupuk ini karena melihat sumber daya dari limbah kotoran ayam yang ada di Pangian begitu banyak dan memiliki nilai potensi yang bisa diberdayakan menjadi pupuk organik bagi petani di Nagari Pangian.

“Target dari pengadaan pupuk dari kotoran ayam ini ialah mengurangi limbah dan mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomi,” kata Saddam ketika diwawancara pada Sabtu 10 Agustus 2024.

Saddam juga menambahkan bahwa di Nagari Pangian begitu banyak limbah peternakan, seperti kotoran ayam petelur dan limbah pertanian, seperti bonggol jagung yang seringnya dibakar untuk mengurangi limbah tersebut. Sehingga, kata Saddam bahwa dari limbah tersebut bisa diolah menjadi suatu produk olahan yang memiliki nilai jual dan menjadi nilai tambah bagi petani maupun peternak di Nagari Pangian.

Baca Juga  Dilema Belanja Online Bagi Mahasiswa

Selain itu pengadaan pupuk organik dari kotoran ayam petelur yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNAND juga memanfaatkan limbah pertanian berupa bonggol jagung. Dalam proses pembuatan pupuk tersebut, dibutuhkan kotoran ayam petelur yang berusia dua hari atau yang beru dikeluarkan dari kendang, lalu ditambah bonggol jagung, bakteri EM 4, dan ditambahkan kapur pertanian atau dolomit. Saddam mengatakan bahwa bonggol jagung berfungsi untuk menggemburkan tanah agar tanah memiliki rongga-rongga yang mampu membantu akar tanaman.

Selanjutnya, pupuk yang dibuat oleh mahasiswa KKN UNAND sebanyak 10 kg. Pupuk yang dibuat sebagai bahan sampel dan nantinya akan diuji efektifitas pupuknya. Saddam mengatakan bahwa pupuk organik yang dibuat saat ini masih dalam tahap uji coba. “Setelah pupuk berusia 21-23 hari, baru akan diuji efektifitas pupuknya terhadap tanah di Pangian,” sambungnya.

Baca Juga  Lengkapi Sebelas Kualifikasi Internasional, Departemen Manajemen Unand Raih Akreditasi Unggul Lamemba

Lalu, Wakil Ketua KKN UNAND, Abimael menambahkan bahwa tujuan dari pengadaan uji efektifitas pupuk yang dibuat adalah untuk mencari tahu komposis pupuk dan kandungan yang dimiliki oleh pupuk. “Tujuan uji efektifitas pupuk ini ialah untuk mengetahui apa-apa saja nutrisi yang ada dalam pupuk dan apa efeknya ke tanah nanti ketika diberi pupuk tersebut,” ujar Bima ketika diwawancarai.

Tidak hanya itu, Bima melanjutkan bahwa tujuan dari pengadaan pupuk organik tersebut ialah untuk menambah unsur hara dan tambahan organik dari tanah yang terdapat di Nagari Pangian. “Dengan adanya pupuk bisa menambah unsur hara untuk tanah, sebab unsur organik di tanah tidak selamanya tetap dalam kondisi yang sama banyak, sehingga perlu diberi pupuk biar makin subur,” tutup Bima.

Reporter: Haura Hamidah

Editor: Tiara Juwita

Tag: limbah kotoran ayam petelurmahasiswa KKNPangianpupuk organikUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Potret Gedung FKM Jati yang hingga saat ini masih terbangkai pada Kamis (16/7/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

19 Juli 2026, 20:32 WIB
Narasumber menyampaikan pemaparan dalam diskusi publik bertajuk "Sumatera Barat Anti Penyiksaan: Hentikan Kekerasan Negara, Serta Hapus Impunitas dan Ideologi Militerisme" yang digelar di Kantor LBH Padang, Kamis (2/7/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

3 Juli 2026, 16:11 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Para aktor mementaskan drama The Lottery pada gelaran English Drama Performance 2026 di SMKN 7 Padang, Sabtu (27/6/2026) (Genta Andalas/Aulia Rindu)

Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

28 Juni 2026, 16:30 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (25/06/2026) (Genta Andalas/Aurelia Syabandini)

Aksi Jilid II Mahasiswa Soroti Transparansi APBD hingga Harga BBM

27 Juni 2026, 00:09 WIB
Terjadi kemacetan di depan gerbang UNAND akibat pemangkasan pohon pada Rabu (25/6/2026) (Genta Andalas/Tantri Pramudita).

Pemangkasan Pohon di Depan Gerbang UNAND Sebabkan Kemacetan

25 Juni 2026, 19:49 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak