• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 5 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Liputan

Mahasiswa KKN UNAND Pangian Berdayakan Limbah Kotoran Ayam Petelur Menjadi Pupuk Organik

oleh Redaksi
10 Agustus 2024, 20:43 WIB
Proses pencampuran bahan baku pupuk organik kotoran ayam petelur dengan cairan EM4 (Dok.Pribadi)

Proses pencampuran bahan baku pupuk organik kotoran ayam petelur dengan cairan EM4 (Dok.Pribadi)

ShareShareShareShare
Proses pencampuran bahan baku pupuk organik kotoran ayam petelur dengan cairan EM4 (Dok.Pribadi)

TANAH DATAR, gentaandalas.com – Mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND) Nagari Pangian, Lintau Buo, Tanah Datar berdayakan limbah kotoran ayam petelur dari peternak lokal menjadi pupuk organik bernilai ekonomis. Ketua KKN UNAND di Nagari Pangian, Saddam Ahmad Husein mengatakan tujuan dari pengadaan pupuk ini karena melihat sumber daya dari limbah kotoran ayam yang ada di Pangian begitu banyak dan memiliki nilai potensi yang bisa diberdayakan menjadi pupuk organik bagi petani di Nagari Pangian.

“Target dari pengadaan pupuk dari kotoran ayam ini ialah mengurangi limbah dan mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomi,” kata Saddam ketika diwawancara pada Sabtu 10 Agustus 2024.

Saddam juga menambahkan bahwa di Nagari Pangian begitu banyak limbah peternakan, seperti kotoran ayam petelur dan limbah pertanian, seperti bonggol jagung yang seringnya dibakar untuk mengurangi limbah tersebut. Sehingga, kata Saddam bahwa dari limbah tersebut bisa diolah menjadi suatu produk olahan yang memiliki nilai jual dan menjadi nilai tambah bagi petani maupun peternak di Nagari Pangian.

Baca Juga  Konsolidasi BEM FISIP UNAND Jadi Wadah Penyampaian Aspirasi Mahasiswa

Selain itu pengadaan pupuk organik dari kotoran ayam petelur yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNAND juga memanfaatkan limbah pertanian berupa bonggol jagung. Dalam proses pembuatan pupuk tersebut, dibutuhkan kotoran ayam petelur yang berusia dua hari atau yang beru dikeluarkan dari kendang, lalu ditambah bonggol jagung, bakteri EM 4, dan ditambahkan kapur pertanian atau dolomit. Saddam mengatakan bahwa bonggol jagung berfungsi untuk menggemburkan tanah agar tanah memiliki rongga-rongga yang mampu membantu akar tanaman.

Selanjutnya, pupuk yang dibuat oleh mahasiswa KKN UNAND sebanyak 10 kg. Pupuk yang dibuat sebagai bahan sampel dan nantinya akan diuji efektifitas pupuknya. Saddam mengatakan bahwa pupuk organik yang dibuat saat ini masih dalam tahap uji coba. “Setelah pupuk berusia 21-23 hari, baru akan diuji efektifitas pupuknya terhadap tanah di Pangian,” sambungnya.

Baca Juga  WR I Sebut Vaksinasi untuk Kuliah Luring Hanya Program Nasional

Lalu, Wakil Ketua KKN UNAND, Abimael menambahkan bahwa tujuan dari pengadaan uji efektifitas pupuk yang dibuat adalah untuk mencari tahu komposis pupuk dan kandungan yang dimiliki oleh pupuk. “Tujuan uji efektifitas pupuk ini ialah untuk mengetahui apa-apa saja nutrisi yang ada dalam pupuk dan apa efeknya ke tanah nanti ketika diberi pupuk tersebut,” ujar Bima ketika diwawancarai.

Tidak hanya itu, Bima melanjutkan bahwa tujuan dari pengadaan pupuk organik tersebut ialah untuk menambah unsur hara dan tambahan organik dari tanah yang terdapat di Nagari Pangian. “Dengan adanya pupuk bisa menambah unsur hara untuk tanah, sebab unsur organik di tanah tidak selamanya tetap dalam kondisi yang sama banyak, sehingga perlu diberi pupuk biar makin subur,” tutup Bima.

Reporter: Haura Hamidah

Editor: Tiara Juwita

Tag: limbah kotoran ayam petelurmahasiswa KKNPangianpupuk organikUnand
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

1 November 2026, 21:18 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

28 Oktober 2026, 01:16 WIB
Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah

Menjelang Akhir Kepengurusan, Struktur Kabinet BEM KM UNAND Tuai Pertanyaan

24 Oktober 2026, 00:12 WIB
Foto bersama seluruh pers mahasiswa se-Sumatera Barat dengan ketua umum terpilih pada Kongres VIII ASPEM Sumbar di Gedung MKU B UNP, Sabtu (10/10/2026). (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

ASPEM Sumatera Barat Tetapkan Ketua Umum Baru

12 Oktober 2026, 16:51 WIB
BEM FHUA menggelar konferensi pers bertajuk “Penyelamatan Marwah Konstitusi: Mendesak DPR Memproses Pemakzulan Wakil Presiden Indonesia” di Tahir Foundation Building, Fakultas Hukum Universitas Andalas, pada Jumat (9/10/2026) (Jihan Aurelia Syabandini)

BEM FHUA Desak DPR Periksa Dugaan Persoalan Syarat Konstitusional Wapres Gibran

10 Oktober 2026, 20:23 WIB
Oplus_131072

Kesiapan Sumbar Hadapi PLTS 100 GWp Masih Terkendala

8 Oktober 2026, 13:22 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak