• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 26 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Melepas Jenuh Dengan Kesejukan Destinasi Wisata Alam Puncak Lawang Negeri di Atas Awan

oleh Redaksi
11 Februari 2021, 18:38 WIB
ShareShareShareShare

Oleh: Nando Ferdiansyah*)

Sekitaran 1 tahun kurang lebih dimasa pandemi, aktivitas secara daring selalu jadi bahan keluhan setiap kalangan, bagi para pelajar dan mahasiswa belajar secara daring. Tentu menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan, menatap layar zoom diiringi oleh tugas yang lumayan tidak terkontrol membuat kalangan pelajar dan mahasiswa menjadi sangat jenuh, sehingga sangat dibutuhkan suatu hal yang dapat menyegarkan dan memanjakan diri, dengan rekreasi misalnya.

Tidak usah diragukan lagi, mengenai tempat rekreasi Sumatera Barat (Sumbar) penuh dengan berbagai tempat objek wisata yang melimpah, wisata alam dan buatan selalu jadi bahan perbincangan bahkan para pelancong pun sering membicarakannya. Apalagi diselingi oleh biaya masuk yang cukup terjangkau menjadi suatu hal yang wajib dikunjungi pastinya, begitu banyak tempat yang wajib dikunjungi untuk melepas Jenuh salah satu tempat yang sering jadi incaran rekreasi yaitu Bukit, karena ketinggian dan kesejukannya selalu jadi pilihan.

Di Sumbar tepatnya di daerah Lawang terdapat suatu tempat objek bukit wisata alam yang dinamakan Puncak Lawang dan selalu jadi pilihan ketika hendak melepas penat. Pada 25 Januari 2021 lalu, saya dan teman-teman berkesempatan untuk mengunjungi Puncak Lawang. Kami memulai perjalanan dari daerah Batu Taba, dengan jarak tempuh kurang lebih 17 km.

Perjalanan dimulai pada pagi hari spukul 09.00 WIB, di perjalanan kita disuguhkan dengan berbagai objek dan pemandangan yang memanjakan mata, seperti pohon rimbun, kelapa, tebu dan tumbuhan lainnya  diiringi dengan perumahan, jalan menuju bukit dan aktivitas warga seperti sedang bertani, berkebun dan banyak lagi dan menjadikan perjalanan menjadi menyenangkan dan suatu hal yang menjadi jadi daya tarik sendiri ketika dalam perjalanan.

Baca Juga  Genta Andalas Kenalkan Pariwisata Lokal di Sumbar Lewat PJTLN

Akses menuju puncak Lawang ada 2 jalur, pertama dengan melewati lapangan sepak bola dekat kantor wali nagari daerah Matua, dan jalan kelok 44 menuju Danau Maninjau akan tetapi jalan ini cukup terbilang sangat jauh jika ditempuh dari lokasi awal kami (Batu Taba).

Semakin ke lama perjalanan dan semakin tinggi dataran perjalanan kami disambut dengan dinginnya embun pagi. Setelah beberapa ratus meter dapat dilihat dari kejauhan sebuah nama tempat diatas sebuah bukit tertampang ditepian jalan yaitu Puncak Lawang. Akhirnya saya dan teman sampai juga pada salah satu objek wisata alam yang satu ini, jika cuaca cerah dari Puncak Lawang dapat dilihat keindahan Danau Maninjau. Jika sedang berawan, maka tumpukan awan bak tumpukan kapas juga tak kalah mena rik untuk dirasakan keindahannya.

Tarif masuk Puncak Lawang pada hari Kerja Rp. 15.000 dan Rp. 25.000 pada hari akhir pekan. Untuk lokasi wisata alam, Puncak Lawang tergolong lokasi wisata yang lengkap mulai dari arena bermain hingga tempat bersantai. Setelah sedikit menapaki jalan menuju atas puncak Lawang, kami disuguhkan dengan pohon Pinus yang menjulang tinggi menjadi daya tarik dan menjadikan udara semakin segar. Hal yang sangat dinantikan di Puncak Lawang adalah saat dipertemukan wahana hiburan berupa Flying Fox. Pemandangan danau Maninjau dikelilingi pohon Pinus sambil duduk dan tiduran sungguh terasa sangat sempurna ditambah udara yang sejuk dan segar terasa sungguh terbalas bayaran yang cukup mahal untuk memasuki puncak Lawang ini.

Baca Juga  Indonesia Jadi Negara Fatherless, Kurangnya Peran Ayah Jadi Penyebab

Puas berjalan di tengah lebatnya pohon pinus, kami memutuskan berhenti di salah satu kedai dan memesan makanan dan minuman segar. Kami duduk di salah satu meja yang beratapkan pohon pinus terasa sangat menyejukkan tentunya.

Salah satu pengunjung Puncak Lawang, Habib mengatakan jika objek wisata ini memiliki pemandangan yang bagus dan sangat menyegarkan mata. “Sesekali menghibur diri dengan objek wisata alam sungguh tidak mengecewakan, udara segar pohon Pinus berkualitas menjadikan puncak Lawang tempat rekomendasi untuk menyejukkan diri dan pikiran,” kata Habib.

Ketika hari sudah mulai senja, namun matahari belum sepenuhnya tenggelam. Kami memutuskan untuk kembali pulang mengingat jarak yang cukup jauh dari rumah. Meskipun tidak sempat menikmati sunset di atas Puncak Lawang,  Puncak Lawang tetap berhasil memberikan menghilangkan penat dan stress selama kuliah. Akhirnya, setelah mengambil beberapa foto dengan latar belakang danau Maninjau dan hutan pinus kami pun beranjak pulang. tak lupa juga membeli makanan kuliner khas seperti kacang goreng, tapai, dan roti khas Lawang yang sangat enak dan memanjakan lidah tentunya untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.

*) Penulis merupakan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi 2018 Universitas Andalas

BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Potret Gedung FKM Jati yang hingga saat ini masih terbangkai pada Kamis (16/7/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

19 Juli 2026, 20:32 WIB
Narasumber menyampaikan pemaparan dalam diskusi publik bertajuk "Sumatera Barat Anti Penyiksaan: Hentikan Kekerasan Negara, Serta Hapus Impunitas dan Ideologi Militerisme" yang digelar di Kantor LBH Padang, Kamis (2/7/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

3 Juli 2026, 16:11 WIB
Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
Para aktor mementaskan drama The Lottery pada gelaran English Drama Performance 2026 di SMKN 7 Padang, Sabtu (27/6/2026) (Genta Andalas/Aulia Rindu)

Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

28 Juni 2026, 16:30 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak