• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 23 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Gentainment Karya Calon Anggota

Menyingkap Flora Langka Nusantara, Dua Begonia Baru Ditemukan

oleh Redaksi
25 Juni 2025, 20:52 WIB
Ilustrasi/Alizah Fitri Sudira

Ilustrasi/Alizah Fitri Sudira

ShareShareShareShare
Ilustrasi/Alizah Fitri Sudira

Oleh: Alizah Fitri Sudira*

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat melimpah. Data dari Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) tahun 2025 menunjukkan bahwa negara ini memiliki 22 tipe ekosistem yang tersebar dari daratan hingga lautan, yang menjadi rumah bagi berbagai jenis makhluk hidup. Ekosistem darat Indonesia sendiri mendukung kehidupan 9,70% spesies tumbuhan berbunga, 15,00% mamalia, 9,00% reptil, 6,00% amfibi, 17,00% burung, dan 9,00% ikan air tawar dari seluruh dunia.

Kekayaan biodiversitas Indonesia tidak terlepas dari pengaruh iklim dan kondisi geografis yang sangat bervariasi. Ribuan pulau dengan topografi yang beragam serta iklim tropis menjadikan wilayah ini sangat mendukung kehidupan flora dan fauna, termasuk berbagai spesies endemik yang hanya bisa ditemukan di Indonesia. Salah satu kelompok tumbuhan yang memiliki keragaman tinggi dan menarik perhatian ilmuwan adalah begonia.

Genus Begonia merupakan salah satu kelompok tumbuhan terbesar di dunia tumbuhan, dengan jumlah spesies yang diperkirakan melebihi 2.000. Tanaman Begonia dapat ditemukan di kawasan tropis maupun subtropis pada berbagai ketinggian dan tipe habitat. Dari wilayah Kalimantan saja, diperkirakan masih terdapat lebih dari 400 spesies yang belum teridentifikasi. Begonia memiliki kegunaan sebagai tanaman hias maupun tanaman obat. Contohnya, Begonia rex kerap digunakan untuk mempercantik ruangan, sedangkan Begonia cucullata bermanfaat sebagai tanaman berkhasiat obat. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti terus menemukan spesies Begonia baru yang sebelumnya belum pernah tercatat. Penemuan-penemuan ini semakin menegaskan potensi besar keanekaragaman Begonia di kawasan tropis.

Baca Juga  Keindahan Lubuk Paraku, Wisata dengan Pesona Alam Bak Surga Tersembunyi

Salah satu penemuan terbaru dilakukan oleh Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) yang berada di bawah naungan Kementerian Kehutanan. Bekerja sama dengan peneliti muda Indonesia, mereka berhasil mengidentifikasi dua spesies baru Begonia yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Phytotaxa dengan judul “Two new species of Begonia (Begoniaceae) from Bukit Baka Bukit Raya National Park, Kalimantan, Indonesia”. Kedua spesies tersebut ditemukan di kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan, dan diberi nama Begonia bukitrayaensis dan Begonia kalimantana. Keduanya tumbuh di lingkungan yang lembab dan berbatu dengan kanopi hutan yang rapat ciri khas habitat Begonia tropis.

Begonia bukitrayaensis memiliki daun asimetris berbentuk bulat telur dan bunga berwarna merah muda pucat, sedangkan Begonia kalimantana memiliki batang yang lebih tegak dengan tepi daun bergelombang dan urat daun yang menonjol di bagian bawah permukaan daun. Penamaan kedua spesies ini diambil dari lokasi pertama kali ditemukannya. Penemuan ini merupakan hasil dari ekspedisi keanekaragaman hayati yang difasilitasi oleh Balai TNBBBR pada Juni 2024.

Spesies Begonia bukitrayaensis tersebar mulai dari hutan dataran rendah hingga pegunungan di Gunung Bukit Raya. Meskipun wilayah ini sering dilalui pendaki, lokasi tanaman ini cukup terpencil dan sulit dijangkau. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa spesies ini hidup di habitat hutan yang masih alami dan termasuk dalam kawasan konservasi yang dilindungi. Tanaman ini tumbuh di bebatuan granit dan tanah liat di sekitar aliran sungai di hutan dipterokarpa campuran dataran rendah. Sementara itu, Begonia kalimantana ditemukan di Hutan Desa Tumbang Habangoi, Kalimantan Tengah, tepatnya di hutan primer yang belum banyak terganggu. Lokasi tersebut termasuk dalam kawasan lindung taman nasional dan hutan desa. Tumbuhan ini biasanya tumbuh di hutan dipterokarpa dataran rendah pada ketinggian antara 200–700 meter di atas permukaan laut, terutama di daerah lembah dan lereng dekat sungai kecil.

Baca Juga  Gelombang Panas Melanda, Pentingnya Kesadaran Masyarakat akan Krisis Iklim

Penemuan dua spesies baru ini semakin menegaskan bahwa Kalimantan, dan Indonesia secara umum, masih menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang sangat besar. Selain menambah daftar tumbuhan endemik nasional, penemuan ini menjadi pengingat pentingnya melestarikan hutan tropis sebagai habitat alami flora unik. Oleh sebab itu, upaya lanjutan dalam penelitian, perlindungan kawasan, serta partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan agar kekayaan hayati Indonesia tetap lestari untuk generasi masa depan.

*Penulis merupakan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Departeman Sastra Indonesia, Universitas Andalas

Tag: begoniafaunafloraHayatiIndonesiakeanekaragaman
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Poster film Toy Story 5/Disney Indonesia

Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

3 Juli 2026, 13:09 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (25/06/2026) (Genta Andalas/Aurelia Syabandini)

Aksi Jilid II Mahasiswa Soroti Transparansi APBD hingga Harga BBM

27 Juni 2026, 00:09 WIB
(Ilustrasi/Kesih Rianti)

Kesenjangan Fasilitas Bayangi Kampus Cabang UNAND 

23 Juni 2026, 17:06 WIB
Diskusi Publik bertajuk Implikasi Hukum Putusan Praperadilan terhadap Putusan Peradilan Militer Andrie Yunus yang diselenggarakan oleh PBHI Sumatera Barat di Padang, Senin (22/6/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

PBHI Sumbar Soroti Implikasi Putusan Praperadilan terhadap Kasus Andrie Yunus

23 Juni 2026, 16:36 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak