• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 7 November 2026
Gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Gentaandalas.com
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Pemira Kembali Tertunda, Calon Presiden Mahasiswa FIB Didiskualifikasi

oleh Redaksi
Kamis, 7 Mei 2026, 09:57 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com –Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas mengalami kekosongan calon presiden mahasiswa (presma) dalam beberapa bulan terakhir setelah dua calon yang sebelumnya mendaftar dan diumumkan didiskualifikasi oleh panitia karena terbukti melakukan pemalsuan dokumen, sehingga tahapan pemira sementara ditunda.

Ketua Pemira FIB Unand, Ade, menjelaskan, kendala utama dalam pelaksanaan pemira bukan berasal dari teknis, melainkan dari dinamika pencalonan. Sebelumnya, terdapat dua calon presma yang sempat lolos tahap awal, namun kemudian mengundurkan diri setelah ditemukan pelanggaran.
“Kalau kendala yang berarti nggak juga sih. Cuma kemarin ada calon yang naik, terus turun lagi karena ada masalah. Jadi kegiatannya tertunda,” ujarnya saat diwawancarai Genta Andalas, Jumat (10/04/26).

Lebih lanjut, Ade mengungkapkan bahwa kedua calon tersebut didiskualifikasi karena terbukti melakukan pemalsuan dokumen. Pelanggaran tersebut mencakup dokumen akademik dan pelanggaran surat pernyataan bebas LGBT yang menjadi syarat pencalonan.
“Dari hasil verifikasi dan laporan yang masuk, terbukti bahwa dokumen itu dipalsukan. Jadi kami mengambil tindakan diskualifikasi,” jelasnya.

Baca Juga  Duta GenRe UNAND 2025 Resmi Dinobatkan

Ia menambahkan bahwa proses verifikasi dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai pihak, termasuk panitia, Bawaslu, dan pihak dekanat. Proses ini membutuhkan waktu karena beberapa data dinilai sulit untuk diverifikasi secara langsung.
“Selain verifikasi dari panitia, kami juga menerima laporan dari mahasiswa. Setelah itu kami verifikasi kembali dan berdiskusi dengan Bawaslu serta dekanat,” ujarnya.

Wakil Dekan I FIB Unand, Zulprianto, menyatakan bahwa pihak fakultas terus melakukan pendampingan terhadap panitia pemira, meskipun prosesnya berjalan lebih lama dari yang direncanakan.
“Kita terus mendampingi dengan ketua pemira dan panitia. Memang prosesnya agak lama dari yang kita harapkan, tapi kita optimis ini akan segera menemukan jalan keluar,” ujarnya saat diwawancarai Genta Andalas, Senin (04/05/26).

Ia juga mengungkapkan bahwa fakultas masih menjalin koordinasi intensif dengan panitia dan Bawaslu tanpa menggelar rapat besar, melainkan melalui komunikasi langsung untuk memantau perkembangan pemira.

Terkait kebijakan konversi SKS bagi presiden mahasiswa terpilih, Wakil Dekan I menyebutkan bahwa keputusan tersebut berada di tingkat universitas dan harus mengikuti arahan yang berlaku secara menyeluruh.

Baca Juga  Di Tengah Dugaan Intimidasi, UNAND Janjikan Kebebasan Pers Mahasiswa

Selain itu, pihak fakultas menegaskan tidak melakukan intervensi terhadap isu-isu yang berkaitan dengan calon, termasuk dugaan pelanggaran tertentu. Penentuan kelayakan calon sepenuhnya menjadi kewenangan panitia pemira berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. “Fakultas tidak mengintervensi. Kriteria itu ditentukan oleh panitia,” tegasnya.

Mengenai isu yang beredar mengenai dugaan keterlibatan salah satu calon dalam kasus yang berkaitan dengan LGBT, pihak fakultas memilih untuk tidak ikut campur dan menyerahkan sepenuhnya kepada panitia pemira.
“Kami tidak tahu persis persoalan itu, tapi kami serahkan ke panitia. Karena kriterianya ditentukan oleh panitia,” ujarnya.

Dengan kondisi saat ini, baik panitia maupun pihak fakultas berharap pemira FIB dapat segera dilanjutkan dan menghasilkan presiden mahasiswa baru dalam waktu dekat, mengingat agenda kemahasiswaan lainnya sudah menanti.

Reporter: Alizah Fitri Sudira dan Nabila Ramadhani

Editor: Oktavia Ramadhani

Tag: #FIB UnandMahasiswaPemiraPresma
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND tengah melakukan wawancara pada kegiatan Ekspedisi Sejarah 2026 di Lintau Buo, Sabtu (31/10/2026) (Genta Andalas/Ibnu Muhammad Bintang)

Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

Minggu, 1 November 2026, 21:18 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026) (Genta Andalas/Farid Farhan)

Aksi Massa Lanjutan di DPRD Sumbar Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional

Kamis, 29 Oktober 2026, 06:51 WIB
Serah terima jabatan oleh Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas periode 2025/2026 Zaki Latif kepada Pemimpin Umum Genta Andalas periode 2026/2027 Oktavia Ramadhani, Senin (26/10/2026)(Genta Andalas/Syifa Alifa)

Oktavia Ramadhani Terpilih menjadi Pemimpin Umum Genta Andalas 2026/2027

Rabu, 28 Oktober 2026, 23:49 WIB
Bentuk aksi simbolik yang membentangkan spanduk protes di kawasan tugu Adipura depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa(27/10/2026) (Genta Andalas/M.Dhiaurrahman Alfatih)

Massa Aksi Desak Pemerintah Tindak Lanjut Persoalan Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026, 01:16 WIB
Nelayan lokal sedang menjala ikan di pinggiran Pantai Carolina, Minggu (30/8/2026) (Tantri Pramudita)

Carolina dalam Riuh Ombak dan Teduh Pepohonan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 23:42 WIB
Ilusgrafis/Ulya Nur Fadillah

Menjelang Akhir Kepengurusan, Struktur Kabinet BEM KM UNAND Tuai Pertanyaan

Sabtu, 24 Oktober 2026, 00:12 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Menerka Masa Depan Indonesia Melalui Teori Siklus Polybius

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Kebakaran Hanguskan Sejumlah Ruko Dekat Kampus UNAND, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

    Bagikan
    Bagikan Tweet
  • Ekspedisi Sejarah UNAND Gali Ingatan Kolektif dan Identitas Nagari Balai Tangah

    Bagikan
    Bagikan Tweet
Gentaandalas.com

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak