• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 6 Juni 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Pemkab Kapuas Bersama Mahasiswa KKN Kebangsaan di Desa Manuntung Giatkan Promosi Produk UMKM Abon Iwak Haruan

oleh Redaksi
20 Agustus 2022, 22:45 WIB
Mahasiswa KKN Kebangsaan dan Kelompok Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Manuntung membuat Abon Iwak Haruan, Jumat (19/8/2022). (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

Mahasiswa KKN Kebangsaan dan Kelompok Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Manuntung membuat Abon Iwak Haruan, Jumat (19/8/2022). (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

ShareShareShareShare
Mahasiswa KKN Kebangsaan dan Kelompok Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Manuntung membuat Abon Iwak Haruan, Jumat (19/8/2022). (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

Kapuas, gentaandalas.com- Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan di Desa Manuntung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapus berkolaborasi mempromosikan hasil UMKM lokal Desa Manuntung berupa produk Abon Iwak Haruan yang di Kantor Pemerintah Daerah Kapuas, Jumat (19/8/2022).

Abon Iwak Haruan merupakan produk yang dihasilkan Mahasiswa KKN Kebangsaan dari lima perguruan tinggi di Indonesia diantaranya Universitas Andalas, Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Fajar Merauke, Universitas Palangka Raya, dan Universitas Institut Teknologi Kalimantan bersama dengan Kelompok Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Ketua KKN Kebangsaan Desa Manuntung, Handoko menjelaskan pemberdayaan Ibu PKK dalam pembuatan Abon merupakan cara untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pemberdayaan UMKM lokal.

“Sejak kami ditempatkan di Desa Manuntung sebagai mahasiswa KKN, kami melihat banyak masyarakat khususnya para wanita yang tidak bekerja atau hanya mengandalkan dari pendapatan suami  sehingga kami tertarik memberdayakan  UMKM lokal,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua Umum dan Sekjen Aspem Sumbar Periode 2025/2026 Resmi Terpilih

lebih lanjut, Handoko juga menambahkan ide produk UMKM Iwak Haruan ini muncul akibat berlimpahnya ikan gabus atau yang sering disebut iwak haruan oleh masyarakat di Desa Manuntung.

“Hasil perikanan ikan gabus sangat berlimbah dan banyak masyarakat tidak tahu cara mengolah ikan tersebut agar bernilai jual,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Septedy pemanfaatan ikan gabus menjadi produk olahan abon memiliki nilai jual tinggi dan banyak khasiat sehingga patut untuk dipasarkan kepada masyarakat luas.

“Produk Abon Iwak Haruan ini tergolong produk unik dan hasil Ikan gabus yang berlimpah di desa menjadikan produk ini memang harus bisa di pasarkan tak hanya  lokal pastinya juga Nasional dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan ritel yang ada,” ujar Septedy saat ditemui di Kantor Pemerintah Daerah Kapuas, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga  Ketika Kritik Dibayangi UU ITE

Septedy juga menambahkan  untuk  proses distribusi Abon Iwak Haruan masih belum dapat dilakukan karena masih dalam tahap pengujian keamanan produk.

“Produk Abon Iwak Haruan masih melewati tahap keamanan produk  dari Dinas Kesehatan, produk ini juga dalam tahap  legalisasi  serta pengajuan HAKI dan dalam waktu dekat akan selesai dan siap untuk dipasarkan,” ungkapnya.

lebih lanjut, Septedy juga berharap agar Produk UMKM lokal ini dapat dikenal oleh banyak orang dan juga bisa menjadi percontohan oleh banyak desa-desa lainnya terkhusus di Kabupaten Kapuas akan pentingnya pengolahan hasil  perikanan yang berlimpah.

“Harapannya semoga dengan adanya Produk UMKM lokal Abon Iwak Haruan yang unik ini menjadi contoh desa-desa lainnya berkreasi dan berinovasi manfaatkan hasil desanya masing-masing,” tutup Septedy.

Penulis:  Elvi Rahmawani

Editor: Efi Fadhillah

Tag: mahasiswa kreatif
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Situasi Pelaksanaan Diseminasi Riset tema Kebencanaan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Hukum Universitas Andalas pada Kamis (4/6/2026) (Genta Andalas/Irfan Deri Saputra)

Diseminasi Riset LBH Padang Soroti Industri Energi dan Kerentanan Bencana

4 Juni 2026, 23:06 WIB
Seorang pengunjung melihat karya fotografi yang ditampilkan pada Selasa(2/6/2026) (Genta Andalas/Nabila Ramadani)

Pameran Wahana Mancakarya Hidupkan Ruang Apresiasi Sastra

3 Juni 2026, 20:38 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

Dilema Fasilitas Air Minum Gratis di UNAND yang Terbengkalai

3 Juni 2026, 14:45 WIB
Penulis menikmati pemandangan alam di puncak Gunung Kerinci (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

Menembus Kabut Kerinci, Menyapa Atap Sumatra dari Dekat

1 Juni 2026, 16:14 WIB
Rivaldo Ferdiand pendiri Galeri Kapsul Waktu Nusantara, duduk di antara ribuan koleksi barang jadul miliknya, Kamis (28/5/2026) (Genta Andalas/Pitri Yani)

Merasakan Jejak Masa Lalu Lewat Galeri Kapsul Waktu

29 Mei 2026, 18:39 WIB
Tenaga kebersihan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas ditemukan tewas tergantung di pohon kawasan Hutan Biologi Unand, pada Kamis (28/5/2026) (Kompas.com)

Tenaga Kebersihan FK UNAND Ditemukan Meninggal di Hutan Biologi

29 Mei 2026, 06:15 WIB

Populer

  • Poster film Pesta Babi

    Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tenaga Kebersihan FK UNAND Ditemukan Meninggal di Hutan Biologi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pesta Babi dan Ancaman terhadap Ruang hidup Masyarakat Adat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tidak Ada Unggahan Kenaikan Isa Almasih, BEM KM UNAND Klarifikasi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pemira Kembali Tertunda, Calon Presiden Mahasiswa FIB Didiskualifikasi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aksi Mahasiswa Warnai Depan Kantor Gubernur Sumbar

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tiga Pria Diamankan Usai Diduga Konsumsi Alkohol di UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak