• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 6 Juni 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Tidak Lolos KIP-K, Mahasiswa Unand Terancam Putus Kuliah

oleh Redaksi
8 Februari 2022, 10:13 WIB
ShareShareShareShare
(Genta Andalas/ Geliz Luh Titisari)

Oleh: Icha Putri dan Dian Fitri Yova*

Sejumlah mahasiswa jalur mandiri Unand angkatan 2021 yang tidak lolos Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), terancam berhenti kuliah karena permasalahan biaya. Hal ini disebabkan tingginya biaya kuliah yang harus dibayarkan pada semester genap 2022.

Tagihan dinilai memberatkan ketika pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester 1 dan 2 serta uang Pembangunan Institusi (PI) harus dibayarkan bersamaan dengan jumlah yang besar pada periode pembayaran UKT Februari ini.

Muhammad Fajri, mahasiswa jalur mandiri Jurusan Ilmu Ekonomi yang tidak lolos KIP-K mengaku tidak sanggup jika harus membayar UKT sebanyak 6 juta rupiah per semester dan PI 15 juta rupiah.

“Total tagihan saya semester ini sebanyak 27 juta rupiah, sedangkan ayah saya hanya seorang petani sawit dengan penghasilan tidak menentu, kurang lebih 1 juta rupiah sebulan,” ungkap Fajri saat diwawancarai Genta Andalas via telepon pada Senin (7/2/2022).

Berhasil lulus sebagai mahasiswa di kampus unggul seperti Unand, menjadi suatu kebanggaan bagi Fajri dan keluarga. Namun, kesenangan itu pudar ketika biaya kuliah mengancam keberlanjutan perkuliahannya bahkan berimbas pada IP semesternya.

“Soalnya tiap malam selalu kepikiran. Saya mohon keringanan dari Unand, sebab orang tua dan saudara saya sudah senang saya kuliah di Unand. Ketika dapat informasi seperti ini, membuat saya berfikir untuk berhenti kuliah,” ungkapnya.

Baca Juga  Unand luaskan koridor wilayah untuk Pelaksanaan KKN 2022

Meski hasil kelulusan sudah dikeluarkan sejak November 2021, namun nominal tagihan UKT yang ditetapkan Unand diberikan mendekati batas pembayaran UKT mahasiswa. Sehingga membuat mahasiswa mau tidak mau memilih untuk segera membayar atau berhenti kuliah. Fajri berharap Unand dapat memberikan keringanan dan mengerti keadaan perekonomiannya saat ini. Serta akan berusaha untuk mencari beasiswa lain di luar kampus.

“Harapan saya semoga Unand memberikan UKT dengan level rendah dan IP ditiadakan. Kalau Unand kasih keringanan, saya akan usahakan cari beasiswa lain nantinya,” pungkasnya.

Hal yang sama juga dirasakan mahasiswi jurusan D3 Administrasi Perkantoran, Mariatun Kabatiah mengungkapkan bahwa ia akan berhenti jika tidak diberikan keringanan biaya dari pihak Unand.

“Saya akan mundur kalau tidak diberi keringanan. Saya daftar mandiri ini bukan karena saya kaya, tapi karena adanya KIP-K dan saya merasa pantas menerimanya,” ungkap Mariatun saat diwawancarai via telepon pada Senin (7/2/2022).

Demi memperoleh keringanan, Maria bersama mahasiswa jalur mandiri lainnya, berusaha untuk menyuarakan kepada berbagai pihak. Namun, usaha yang ditempuh Maria bersama teman-temannya belum membuahkan hasil.

Baca Juga  Aliansi BEM SB Serukan Aksi Kuliah di Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM

“Kami berusaha minta keringanan dan solusi, namun tidak kunjung mendapat kepastian dan solusi yang membuat kami lega,” katanya.

Disisi lain, seorang mahasiswa jalur mandiri dari Jurusan Proteksi Tanaman juga mengaku tidak sanggup membayar tagihan senilai 24 juta rupiah dari ibu yang hanya seorang penjual kerupuk nasi di pasar.

“Ibu saya pedagang kerupuk nasi di pasar. Penghasilan paling banyak 1 juta rupiah per bulan. Kemana uang sebanyak itu harus dicari, sedangkan ibu saya adalah seorang single parent. Kalau uang itu dibayarkan semua ke kuliah, tidak cukup karena itu juga akan digunakan untuk biaya hidup serta biaya kos di Padang,” ungkapnya saat diwawancarai via telpon pada Senin, (7/2/2022).

Mahasiswi yang namanya tidak ingin disebutkan ini berharap adanya keringanan bagi yang tidak lolos.

“Harapannya semoga hati pak rektor terbuka untuk memberikan keringanan untuk kami yang tidak lolos dan saya berharap untuk jalur mandiri ini PI ditiadakan serta UKT diberikan pada level rendah sesuai dengan penghasilan orang tua,” tutupnya.

Penulis merupakan Mahasiswi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

 

Tag: #unandKIPMahasiswa
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Situasi Pelaksanaan Diseminasi Riset tema Kebencanaan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Hukum Universitas Andalas pada Kamis (4/6/2026) (Genta Andalas/Irfan Deri Saputra)

Diseminasi Riset LBH Padang Soroti Industri Energi dan Kerentanan Bencana

4 Juni 2026, 23:06 WIB
Seorang pengunjung melihat karya fotografi yang ditampilkan pada Selasa(2/6/2026) (Genta Andalas/Nabila Ramadani)

Pameran Wahana Mancakarya Hidupkan Ruang Apresiasi Sastra

3 Juni 2026, 20:38 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

Dilema Fasilitas Air Minum Gratis di UNAND yang Terbengkalai

3 Juni 2026, 14:45 WIB
Penulis menikmati pemandangan alam di puncak Gunung Kerinci (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

Menembus Kabut Kerinci, Menyapa Atap Sumatra dari Dekat

1 Juni 2026, 16:14 WIB
Rivaldo Ferdiand pendiri Galeri Kapsul Waktu Nusantara, duduk di antara ribuan koleksi barang jadul miliknya, Kamis (28/5/2026) (Genta Andalas/Pitri Yani)

Merasakan Jejak Masa Lalu Lewat Galeri Kapsul Waktu

29 Mei 2026, 18:39 WIB
Tenaga kebersihan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas ditemukan tewas tergantung di pohon kawasan Hutan Biologi Unand, pada Kamis (28/5/2026) (Kompas.com)

Tenaga Kebersihan FK UNAND Ditemukan Meninggal di Hutan Biologi

29 Mei 2026, 06:15 WIB

Populer

  • Poster film Pesta Babi

    Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tenaga Kebersihan FK UNAND Ditemukan Meninggal di Hutan Biologi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pesta Babi dan Ancaman terhadap Ruang hidup Masyarakat Adat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tidak Ada Unggahan Kenaikan Isa Almasih, BEM KM UNAND Klarifikasi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tiga Pria Diamankan Usai Diduga Konsumsi Alkohol di UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aksi Mahasiswa Warnai Depan Kantor Gubernur Sumbar

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Absennya UNAND dalam Aksi BEM-SI Sumbar Tuai Pertanyaan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak