• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, 24 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita

Tim PSB Unand Lakukan Peninjauan Infrastruktur Rusak Pasca Gempa Mamuju Majene

oleh Redaksi
5 Februari 2021, 14:24 WIB
ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com- Tim Pusat Studi Bencana (PSB) Universitas Andalas (Unand) yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unand telah sampai di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kemarin sore, (4/2/2021). Mereka terdiri dari empat orang yakni Profesor Fauzan selaku pemimpin tim, Febrin Anas Ismail selaku ahli struktur bangunan, Nasir Sonni selaku ahli jaringan, dan Abdul Hakam sebagai ahli bidang Geoteknik.

Kedatangan Tim PSB tersebut dalam rangka membantu pemerintah Provinsi Sulbar pasca gempa di daerah Mamuju dan Mejene, khususnya pada infrastrukur bangunan dan jaringan yang rusak. Hari ini, Jumat (5/2/2021), Tim PSB akan mulai melakukan survei dan sosialisasi mengenai pengalaman menghadapi gempa Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2009 lalu, serta melakukan peninjauan bangunan yang rusak baik rumah masyarakat maupun infrastruktur lainnya dan menentukan kategori kerusakan bangunan tersebut.

Mereka juga berkoordinasi dengan pihak Dinas Perumahan Umum (PU) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, serta bekerja sama dengan perguruan tinggi lokal, Universitas Sulbar untuk membantu proses peninjauan. Tim PSB Unand juga menjadi tempat bertanya lebih lanjut jika dalam pelaksanaan peninjauan mengalami kendala.

Mereka mulai melakukan peninjauan tersebut pagi ini menuju beberapa bangunan besar yang ada di Mamuju dan dua hari yang akan datang ke Majene. Sejauh ini, dari penuturan Hakam, Jumat (5/2/2021), sudah banyak relawan yang membantu, namun kondisi bangunan dan fasilitas lain masih banyak yang rusak dan belum ada perbaikan. Selain itu, aktivitas harian sudah mulai berjalan meskipun sebagian masyarakat tinggal di tenda karena takut dengan gempa-gempa kecil dan sebagian sudah kembali seperti biasa.

Baca Juga  Milenial Gemar Ekspresikan Diri di Medsos, Kadiv Artistik Media Indonesia: Jangan Hanya Untuk Diri Sendiri

Fauzan selaku ketua tim menyampaikan, bahwa setelah melakukan peninjauan dan menentukan tingkat kerusakan bangunan, selanjutnya akan diberikan metode untuk memperbaiki dan memperkuatnya sesuai dengan standar bangunan tahan gempa. Salah satu contohnya seperti memberikan kawat tanam pada pondasi bangunan, sehingga kekuatan bangunan bertambah. Ia menambahkan, bahwa gedung-gedung yang masih berdiri tidak perlu dirubuhkan melainkan cukup diperkuat, sehingga hal tersebut dapat meminimalisir biaya yang dikeluarkan dan perbaikan berlangsung cepat.

Setelah melakukan peninjauan dan pendataan terhadap kerusakan rumah, data tersebut nantinya diberikan kepada pemerintah sehingga bantuan dapat dicairkan. Menurut Febrin, jika pendataan belum rampung nantinya proses pencairan bantuan akan terhambat. Ia menambahkan, bahwa bantuan pemerintah tidak akan cukup jika memperbaiki rumah secara keseluruhan.

“Kita beri solusi ke masyarakat dengan melakukan penguatan sederhana, sehingga rumah dapat diperbaiki menggunakan biaya murah dan prosesnya cepat supaya masyarakat segera dapat tinggal di dalam rumah lagi dan tidak menambah penyakit baru,” ujar Febrin saat diwawancarai Genta Andalas via telepon, Jumat pagi (5/2/2021).

Baca Juga  BEM KM Unand Gelar Konsolidasi Jelang Aksi Mahasiswa Senin Depan

Ke depannya Febrin berharap, kasus-kasus gempa lainnya yang terjadi tidak memakan korban alias Zero Cassualties. Menurutnya masyarakat dan pemerintah tidak boleh abai dengan mitigasi bencana, dalam hal ini memperkuat bangunan. Masyarakat juga tidak boleh menganggap memperkuat bangunan kegiatan yang sia-sia, meskipun gempa belum terjadi, “Biaya memperkuat ini lebih murah dibanding biaya memperbaiki. Andai saja bangunan roboh dan ada pula korban jiwa tentu lebih mahal lagi,” ujar Febrin.

Febrin berpendapat, tenaganya mahasiswa lokal diperlukan untuk mempercepat investigasi tersebut. “Kalau bisa mahasiswa dilibatkan untuk mengevaluasi bangunan yang rusak. Supaya data evaluasi tersebut dapat segera diberikan kepada pemerintah agar bantuan segera dicairkan,” tambah Febrin.

Senada dengan Febrin, Hakam berharap mahasiswa Unand juga perlu ikut dengan mereka ke Sulbar, namun minimnya respon dari mahasiswa Unand membuatnya sedikit kecewa. “Mahasiswa harus aktif di masa-masa seperti ini. Kita sangat berharap jika ada mahasiswa yang ingin ikut namun sekarang diam-diam saja,” tuturnya.

Hakam juga menyampaikan keluhan dari masyarakat Mamuju bahwa lambatnya penangganan dari pemerintah membuat bantuan dan penanganan lambat tersalurkan. “Apalagi di pengungsian masalah air bersih, sanitasi, makanan, dan lain sebagainya. Seharusnya dalam masa tanggap darurat segera diperbaiki,” tutur Hakam.

Reporter : Elvi Rahmawani dan Fauzan Fajari
Editor: Efi Fadhillah

Tag: Mahasiswa UnandUniversitas Andalas
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Potret Gedung FKM Jati yang hingga saat ini masih terbangkai pada Kamis (16/7/2026) (Genta Andalas/ Zaki Latif Bagia Rahman)

Setahun Pascakebakaran, Gedung Jati FKM UNAND Masih Terbangkalai

19 Juli 2026, 20:32 WIB
Narasumber menyampaikan pemaparan dalam diskusi publik bertajuk "Sumatera Barat Anti Penyiksaan: Hentikan Kekerasan Negara, Serta Hapus Impunitas dan Ideologi Militerisme" yang digelar di Kantor LBH Padang, Kamis (2/7/2026) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

LBH Padang Soroti Dugaan Kekerasan Negara dan Impunitas pada Peringatan Hari Anti Penyiksaan Internasional

3 Juli 2026, 16:11 WIB
Pertunjukan drama berjudul "TPS" menghadirkan adegan di area pelepasan suara, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Syifa Alifah)

Mahasiswa Sastra Indonesia UNAND Unjuk Kepiawaian Berakting

2 Juli 2026, 16:32 WIB
Pementasan drama Nurani oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024 dalam Festival dan Seminar Teater Indonesia di FIB UNAND, Rabu (1/7/2026) (Genta Andalas/Zulaizah)

Sastra Indonesia UNAND Gelar Festival dan Seminar Teater Indonesia

2 Juli 2026, 16:20 WIB
Para aktor mementaskan drama The Lottery pada gelaran English Drama Performance 2026 di SMKN 7 Padang, Sabtu (27/6/2026) (Genta Andalas/Aulia Rindu)

Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

28 Juni 2026, 16:30 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (25/06/2026) (Genta Andalas/Aurelia Syabandini)

Aksi Jilid II Mahasiswa Soroti Transparansi APBD hingga Harga BBM

27 Juni 2026, 00:09 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak