• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sabtu, 25 Juli 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Publikasi
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Feature

Mengenal Sosok Buya Hamka dari Museum Kelahiran Buya Hamka

oleh Redaksi
14 April 2021, 20:07 WIB
Seorang pengunjung sedang mencuci tangan sebelum memasuki Museum Kelahiran Buya Hamka, Selasa (14/4/2021). (Genta Andalas/Suhada Tri Marneli)

Seorang pengunjung sedang mencuci tangan sebelum memasuki Museum Kelahiran Buya Hamka, Selasa (14/4/2021). (Genta Andalas/Suhada Tri Marneli)

ShareShareShareShare

Oleh : Suhada Tri Marneli*)

Seorang pengunjung sedang mencuci tangan sebelum memasuki Museum Kelahiran Buya Hamka, Selasa (13/4/2021). (Genta Andalas/Suhada Tri Marneli)

Berkunjung ke Danau Maninjau kurang lengkap rasanya jika tidak singgah ke Museum Kelahiran Buya Hamka yang terletak di sekitaran tepi Danau Maninjau, tepatnya Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Perjalanan menuju Museum Kelahiran Buya Hamka jika dari Bukittinggi akan melewati kelok 44 atau dari Pariaman akan melewati Lubuk Basung.

Ketika sampai di Rumah Kelahiran Buya Hamka, kita akan disuguhkan dengan bangunan Museum yang khas Minangkabau dan dari halamannya kita dapat menikmati keelokkan Danau Maninjau. Di masa pandemi Covid-19 saat ini, pengunjung diwajibkan memakai masker. Sebelum memasuki rumah kelahiran Buya Hamka pengunjung harus mencuci tangan serta menjaga protokol kesehatan selama berkunjung di Museum.

Salah seorang warga Maninjau, Diki menjelaskan bahwa Museum Kelahiran Buya Hamka umumnya dikunjungi oleh pelajar, mahasiswa, atau pun masyarakat umum. Tidak hanya itu Diki menambahkan bahwa tidak hanya dari Indonesia, pengunjung museum juga ada yang berasal dari Negeri Jiran Malaysia hingga Singapura.

“Pengunjung museum banyak juga yang berasal dari luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura,” jelasnya pada Selasa (13/4/2021).

Baca Juga  Menapaki Jejak Kejayaan di Candi Muaro Jambi

Museum ini merupakan rumah masa kecil Buya Hamka sebelum pindah ke Padang Panjang dan Pulau Jawa. Dari tepian Danau Maninjau inilah lahir sosok Haji Abdul Malik Karim Amrullah yang biasa kita kenal dengan nama Buya Hamka, ulama besar yang namanya dikenal hingga mancanegara. Buya Hamka dilahirkan pada 17 Februari 1908 dan wafat pada 24 Juli 1981 di Jakarta.

Potongan sejarah kehidupan Buya Hamka dari lahir hingga wafat dapat dilihat dari Museum ini. Di dalam Museum terdapat tempat tidur orang tua Buya Hamka, dimana disinilah dilahirkan sosok Buya Hamka yang namanya terkenal hingga saat ini. Selain tempat tidur, juga terdapat beragam foto yang menggambarkan kehidupan Buya Hamka. Mulai dari foto masa kecil, foto ketika menimba ilmu di Pulau Jawa, foto bersama istri dan anak-anaknya, hingga foto pengantaran jenazah Buya Hamka ketika menutup usia.

Pada sudut lain bangunan museum terdapat jubah-jubah yang digunakan Buya Hamka semasa hidupnya. Jubah tersebut tersimpan rapi di dalam lemari kaca museum. Di depan lemari kaca tempat jubah ini, terdapat meja dan kursi yang biasa digunakan oleh Buya Hamka semasa hidupnya. Bergeser sedikit ke kanan, kita akan menjumpai mesin ketik tua yang digunakan Buya Hamka untuk menulis.

Baca Juga  Pesona Sejarah dan Mitos Unik yang Menarik di Masjid Kurang Aso 60

Sosok Buya Hamka tidak hanya terkenal sebagai ulama, tetapi juga sebagai penulis, sastrawan, dan editor di beberapa surat kabar pada masanya. Bahkan nama singkatan Buya Hamka mulai dikenal ketika beliau menerbitkan Majalah Panji Masyarakat dengan nama Buya Hamka.

Buya Hamka telah menerbitkan ratusan buku, mulai dari buku agama, sastra, novel roman, hingga politik. Beberapa karya paling fenomel beliau yaitu Tafsir al-Azhar (5 jilid), Mandi Cahaya di Tanah Suci, Di Lembah Sungai Nil, Di Bawah Lindungan Ka’bah, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Merantau ke Deli, dan Di Dalam Lembah Kehidupan. Buku-buku ini dapat dilihat di Rumah Kelahiran, atau pun di Rumah Baca yang terletak di samping Museum.

*Penulis merupakan Mahasiswi Jurusan Agroteknologi 2018 Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Tag: buya hamka
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Penulis menikmati pemandangan alam di puncak Gunung Kerinci (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

Menembus Kabut Kerinci, Menyapa Atap Sumatra dari Dekat

1 Juni 2026, 16:14 WIB
Rivaldo Ferdiand pendiri Galeri Kapsul Waktu Nusantara, duduk di antara ribuan koleksi barang jadul miliknya, Kamis (28/5/2026) (Genta Andalas/Pitri Yani)

Merasakan Jejak Masa Lalu Lewat Galeri Kapsul Waktu

29 Mei 2026, 18:39 WIB
Sejumlah pengunjung menikmati suasana Air Terjun Sarasah Uwak di kawasan Limau Manis, Kota Padang, Minggu (24/5/2926) (Genta Andalas/Tantri Pramudita)

Sarasah Uwak: Pesona Air Terjun di Balik Kampus Hijau

26 Mei 2026, 20:28 WIB
Para pengunjung baru sampai di Pulau Angso Duo pda Selasa (24/03/2026) (Genta Andalas/Nabila Ramadani)

Menjelajahi Sisi Eksotis dan Magis Pulau Angso Duo

31 Maret 2026, 21:28 WIB
Pengunjung yang sedang menikmati Keindahan Air Terjun Sarasah Sikayan Balumuik, Sabtu (28/03/2026) (Genta Andalas/ Nabila Ramadani)

Sikayan Balumuik Surga Tersembunyi di Timur Kota Padang

31 Maret 2026, 11:54 WIB
Penjaga Masjid Al-Hakim bersiap menyapu halaman masjid pada Selasa (28/10/2025) (Genta Andalas/ Nasywa Luhfiyyah Edfa)

Di Antara Azan dan Ombak: Kisah Penjaga Masjid Al-Hakim

4 November 2025, 11:10 WIB

Populer

  • (Poster Film Sekawan Limo 2 Gunung Klawih/Jambian-Pikiran Rakyat)

    Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Ketika Jalan Pintas Menjadi Kutukan Generasi Berikutnya

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabek Mandi Sikabu: Surga Pemandian Keluarga di Tengah Alam Sumatera Barat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menelusuri Luka Masa Lalu Lewat Cerita Lila

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kondisi Aceh Masih Memprihatinkan, Fasilitas Belum Pulih dan Anak Belajar di Tenda

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Sastra Inggris UNAND Gelar English Drama Performance 2026

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Saat Teror Tak Lagi Sekadar Konten

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Toy Story 5, Ketika Teknologi Menantang Imajinasi Anak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim dan Nasib PKL yang Terlupakan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak