• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, 12 Juni 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Feature

Surau Gadang Syekh Burhanuddin, Surau Pertama di Sumatra Barat

oleh Redaksi
30 November 2022, 23:24 WIB
Seorang pengunjung berdiri di samping Surau Gadang Syekh Burhanaddin, Nagari Tanjung Medan, Ulakan, Kabupaten Padangpariaman, Sumatra Barat, pada Minggu (13/11/2022) (Genta Andalas/Souty) 

Seorang pengunjung berdiri di samping Surau Gadang Syekh Burhanaddin, Nagari Tanjung Medan, Ulakan, Kabupaten Padangpariaman, Sumatra Barat, pada Minggu (13/11/2022) (Genta Andalas/Souty) 

ShareShareShareShare
Seorang pengunjung berdiri di samping Surau Gadang Syekh Burhanaddin, Nagari Tanjung Medan, Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, pada Minggu (13/11/2022) (Genta Andalas/Souty)

Oleh: Souty Syahrani*

Terdapat bangunan surau pertama yang masih berdiri kokoh hingga saat ini di Sumatra Barat.Surau tersebut adalah peninggalan tokoh Islam tersohor di Sumatra Barat yang bernama Syekh Burhanuddin. Surau tersebut bernama Surau Gadang Syekh Burhanuddin yang terletak di Korong Taluak Nibung Tanjung Medan, Nagari Sandi Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Hanya butuh waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan dari kota Padang, kita sudah dapat mengunjungi surau bersejarah ini. Surau Gadang Syekh Burhanuddin ini bahkan telah tercatat sebagai salah satu cagar budaya tertua oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatra Barat (Sumbar).

Bustami Tuanku Khatib Majolelo, selaku juru pengelola Surau Gadang ini mengungkapkan bahwa Surau ini dibangun oleh Syekh Burhanuddin pada tahun 1680. Hingga saat ini, Surau Syekh Burhanuddin telah berusia 342 tahun. Surau ini dibangun penuh dengan bahan kayu dan rotan yang kokoh. Namun, pada tahun 2007, bangunan sempat rusak dan hampir rubuh akibat gempa. Lebih lanjut, Bustami Tuanku Khatib Majolelo menuturkan bahwa telah ada perbaikan terhadap surau ini pada tahun 2014 oleh BPCB Sumbar. Bahkan, demi menjaga keaslian bangunan, dibangun pula replika surau yang terbuat dari beton, yang berlokasi tepat di sebelah kiri bangunan asli Surau Gadang Syekh Burhanuddin. Meski demikian, kini terdapat beberapa kerusakan pada atap surau.

Baca Juga  Padang Mangateh, Peternakan di Sumatera Barat yang Indah

“Untuk sekarang, ada beberapa kerusakan pada atap surau, hingga menyebabkan sedikit kebocoran. Tapi kini masih dalam proses renovasi,” jelas Bustami.

Surau beratap gonjong dan berbentuk bujur sangkar ini memiliki luas bangunan berukuran 14 x 14meter dengan tiang utama bangunan berjumlah 16 buah dan tiang pendukung berjumlah 26 buah. Sebelum memasuki Surau Gadang ini, kita akan terlebih dahulu melewati aula di bagian depan. Sedangkan di sebelah kanan aula, terdapat rumah juru pengelola surau. Selain itu, dibagian belakang Surau Gadang, terdapat pula bangunan Asrama Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin. Setelah melewati aula, kita akan menaiki beberapa buah anak tangga untuk memasuki pintu utama surau.

Lebih lanjut, Bustami menjelaskan layaknya surau di Minangkabau dengan biasanya terdapat satu surau induk dan beberapa surau-surau kecil di sekitarnya, maka Surau Gadang Syekh Burhanuddin merupakan satu surau induk  dengan 100 surau kecil di daerah sekitarnya. Adapun tujuan pembangunan surau ini adalah guna menyebarkan agama Islam, tepatnya ajaran Tarekat Shattariyah oleh Syekh Burhanuddin. Bahkan, Tuanku Koto dari Nagari Ampek Angkek Luhak Agam, guru Tuanku Imam Bonjol sempat belajar di surau ini.

Baca Juga  Kuliah, Kerja, dan Harapan: Kisah Mahasiswa UNAND Bertahan untuk Mandiri

“Awalnya surau ini dibangun untuk menyebarluaskan ajaran agama islam yakni Tarekat Shattariyah. Namun, kini surau digunakan secara aktif untuk ibadah salat wajib lima waktu serta beberapa tradisi atau acara keagamaan, seperti Tradisi Maulid Nabi dan makan bajamba,” jelas Bustami Tuanku Khatib Majolelo.

Kini, Surau Gadang Syekh Burhanuddin masih berdiri kokoh dan aktif digunakan sebagai tempat ibadah dan aktivitas keagamaan lainnya. Acara-acara keagamaan dan tradisi pun masih sering diselenggarakan di surau ini. Selain itu, surau yang telah menjadi bangunan bersejarah ini pun terbuka untuk umum sebagai objek wisata religi, tanpa pungutan biaya. Mari kenali sejarah Islam di Sumbar dengan mengunjungi surau pertama di Tanah Minang, Surau Gadang Syekh Burhanddin.

*) Penulis merupakan Mahasiswi Departemen Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

Tag: Feature
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Penulis menikmati pemandangan alam di puncak Gunung Kerinci (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

Menembus Kabut Kerinci, Menyapa Atap Sumatra dari Dekat

1 Juni 2026, 16:14 WIB
Rivaldo Ferdiand pendiri Galeri Kapsul Waktu Nusantara, duduk di antara ribuan koleksi barang jadul miliknya, Kamis (28/5/2026) (Genta Andalas/Pitri Yani)

Merasakan Jejak Masa Lalu Lewat Galeri Kapsul Waktu

29 Mei 2026, 18:39 WIB
Sejumlah pengunjung menikmati suasana Air Terjun Sarasah Uwak di kawasan Limau Manis, Kota Padang, Minggu (24/5/2926) (Genta Andalas/Tantri Pramudita)

Sarasah Uwak: Pesona Air Terjun di Balik Kampus Hijau

26 Mei 2026, 20:28 WIB
Para pengunjung baru sampai di Pulau Angso Duo pda Selasa (24/03/2026) (Genta Andalas/Nabila Ramadani)

Menjelajahi Sisi Eksotis dan Magis Pulau Angso Duo

31 Maret 2026, 21:28 WIB
Pengunjung yang sedang menikmati Keindahan Air Terjun Sarasah Sikayan Balumuik, Sabtu (28/03/2026) (Genta Andalas/ Nabila Ramadani)

Sikayan Balumuik Surga Tersembunyi di Timur Kota Padang

31 Maret 2026, 11:54 WIB
Penjaga Masjid Al-Hakim bersiap menyapu halaman masjid pada Selasa (28/10/2025) (Genta Andalas/ Nasywa Luhfiyyah Edfa)

Di Antara Azan dan Ombak: Kisah Penjaga Masjid Al-Hakim

4 November 2025, 11:10 WIB

Populer

  • Poster film Pesta Babi

    Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tenaga Kebersihan FK UNAND Ditemukan Meninggal di Hutan Biologi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pesta Babi dan Ancaman terhadap Ruang hidup Masyarakat Adat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tidak Ada Unggahan Kenaikan Isa Almasih, BEM KM UNAND Klarifikasi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menakar Prabowonomics di Tengah Tekanan Ekonomi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mengenal Uang Japuik, Adat Pariaman yang Masih Sering Disalahartikan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tiga Pria Diamankan Usai Diduga Konsumsi Alkohol di UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aksi Mahasiswa Warnai Depan Kantor Gubernur Sumbar

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Absennya UNAND dalam Aksi BEM-SI Sumbar Tuai Pertanyaan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

© 2026 Gentaandalas.com

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak